Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Biak Sukses Ekspor Perdana Produk Tuna 28 ton  ke Singapora

Biak Sukses Ekspor Perdana Produk Tuna 28 ton  ke Singapora

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Biak, Senin  30  Agustus  2021

 

Biak Sukses Ekspor Perdana Produk Tuna 28 ton  ke Singapora

 

Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Kabupaten Biak Numfor Papua Sukses Lakukan Ekspor Perdana ke Singapura, (28/8/2021) Dok. KKP.

 

Papua, indonesiaexpose.co.id – Kabupaten Biak Numfor, Papua melalui Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) sukses melakukan ekspor perdana produk perikanan ke Singapura.

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP)  Artati Widiarti mengatakan,  kegiatan ini merupakan langkah nyata bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) turut mengawal perekonomian Indonesia Timur, khususnya Papua.

Menurutnya, Biak dapat menjadi hub ekspor untuk produk perikanan dari wilayah Papua, seperti Nabire, Jayapura, Serui, dan Bintuni, yang berada pada Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 717.

“WPPNRI 717 memiliki komoditas perikanan bernilai ekonomis tinggi seperti tuna, tongkol, cakalang, kerapu, lobster dan kepiting,” kata Artati secara daring pada acara Ekspor Perdana Produk Perikanan dari Kabupaten Biak Numfor, Sabtu (28/8/2021).

Di jelaskan, produk yang diekspor antara lain tuna loin (150 kg), kepiting (350 kg) dan lobster (30 kg) yang dikirim ke Singapura melalui jalur udara.

Artati mengungkapkan, ekspor ini menjadi langkah awal yang baik bagi Kabupaten Biak Numfor untuk dapat memasarkan produknya ke luar negeri.

” Tentunya langkah selanjutnya adalah meningkatkan jumlah ekspor dan memperluas pasar,” sambungnya.

Artati berharap ekspor selanjutnya yang akan direncanakan pada September 2021 dapat direalisasikan.

Terlebih ada peningkatan yang sangat siginifikan, baik dari sisi volume dan nilai ekspor, yakni produk tuna whole frozen sebanyak 25 ton dengan tujuan Singapura melalui jalur laut. Sehingga rangkaian ekspor perdana produk perikanan yang dilakukan secara bertahap di bulan Agustus-September 2021 akan mencapai 28 ton.

Karenanya, dia meminta peran serta nelayan lokal untuk berpartisipasi dalam pemenuhan kebutuhan ekspor.

“Diharapkan sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Swasta dalam pembinaan kepada nelayan untuk menghasilkan produk kualitas ekspor,” terangnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan turut mengapresiasi keberhasilan Kabupaten Biak Numfor dalam menjawab tantangan ekspor perdana produk perikanan.

“Saya memahami untuk menggerakkan ekspor komoditas perikanan, tentu bukan lah suatu pekerjaan yang mudah karena diperlukan kesiapan baik teknis dan regulasi, apalagi tugas inisiasi ekspor dari Biak dan Tual diinisiasi pada bulan Maret 2021 dan terealisasinya sekarang ini (Sabtu, 28/8/2021),” kata Luhut secara daring juga.

Menurutnya, ekspor perdana komoditas perikanan dari Biak Numfor pada hari ini, membuktikan bahwa semua masalah akan terselesaikan dengan komitmen besar untuk maju serta bekerja sama untuk mencapai tujuan serta mimpi yaitu mewujudkan negara Indonesia yang tangguh.

Adapun Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap pada kesempatan ini menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu mewujudkan ekspor perdana produk perikanan dari wilayahnya. Herry mengungkapkan bahwa pengelolaan sumber daya ekonomi merupakan keniscayaan untuk mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan sektor perikanan.

“Dan sektor perikanan merupakan unggulan dan andalan Kabupaten Biak Numfor dan wilayah teluk Cenderawasih/Saireri,” ujar Herry. “Launching ekspor perdana ini menandai bahwa Pemerintah Kabupaten Biak Numfor untuk jangka panjang akan terus melakukan ekspor hasil laut, khususnya yang memiliki nilai ekspor tinggi seperti ikan tuna, kepiting dan lobster,” tambahnya.

Sementara Direktur Usaha dan Investasi, Catur Sarwanto yang hadir di Biak menjelaskan bahwa ekspor hari ini tak lepas juga dari peran aktif KKP, khususnya Ditjen PDSPKP yang bertanggung jawab di kawasan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Biak melakukan sejumlah pengembangan seperti membangun Integrated Cold Storage (ICS), Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI), 100 unit kapal 3 GT lengkap dengan alat tangkap, penyediaan sarana rantai dingin untuk nelayan berupa sarana cool box dan chest freezer.

“Kita bersyukur, seluruh sarana dan prasarana telah dimanfaatkan dengan baik hingga hasilnya terlihat seperti yang kita lepas hari ini (ekspor),” jelas Catur.

Selain infrastruktur, KKP melalui Ditjen PDSPKP juga melakukan pengembangan sumber daya manusia melalui edukasi seperti pelatihan dan bimbingan teknis kepada masyarakat perikanan berupa peningkatan kapasitas kelembagaan dari sebelumnya bersifat soliter, kemudian berkelompok dan saat ini telah bergabung dalam lembaga koperasi perikanan. Selanjutnya untuk meningkatkan kemampuan usahanya, sejumlah nelayan telah difasilitasi akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digunakan nelayan untuk pembelian kapal dan modal kerja melaut. Dalam pengelolaan usahanya, nelayan penerima KUR telah bekerjasama dengan koperasi Karper untuk menjual hasil tangkapan dan sekaligus pembayaran angsuran.

“Semoga ekspor ini menjadi awal yang baik bagi Biak, bagi Papua dan berdampak positif bagi kesejahteraan bagi masyarakat sekitar,” tutupnya.

(Hartono / 009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Senin, 4 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 04  April  2022   Pemprov Bali Kembali Luncurkan Pemutihan Bagi Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor  Tahun 2022     Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Gubernur Bali kembali luncurkan kebijakan strategis terkait relaksasi Pajak di Daerah Bali. Per hari ini, 4 April 2022 Pergub Nomor 14 tahun 2022 tentang […]

  • Sidak Pasar dan Toko Modern, Harga Bahan Pokok Stabil dan Stok Aman

    Sidak Pasar dan Toko Modern, Harga Bahan Pokok Stabil dan Stok Aman

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Banjanegara, Senin  01  April  2024 Sidak Pasar dan Toko Modern, Harga Bahan Pokok Stabil dan Stok Aman   (foto/ist)   Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Harga sejumlah bahan pangan di wilayah Banjarnegara cenderung stabil. Sebagai contoh, harga daging sapi yang masih stabil di kisaran Rp135 ribu-Rp140 ribu per kilogram. Informasi tersebut disampaikan salah seorang pedagang daging […]

  • Kapolri Keluarkan Telegram Berangus Premanisme, Ini 5 Hal Yang Harus Dijalankan Kapolda

    Kapolri Keluarkan Telegram Berangus Premanisme, Ini 5 Hal Yang Harus Dijalankan Kapolda

    • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis 17 Juni 2021   Kapolri Keluarkan Telegram Berangus Premanisme, Ini 5 Hal Yang Harus Dijalankan Kapolda       Jakarta,indonesiaexpose.co.id – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Telegram guna memberangus pungli dan premanisme di Pelabuhan seluruh Indonesia. Telegram ini keluar atas perintah Presiden Jokowi yang meminta Kapolri untuk menuntaskan pungli dan […]

  • PDAM. Tirta  Dharma

    PDAM. Tirta  Dharma

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Jawa Timur, Sabtu 20 Desember 2025 PDAM Tirta  Dharma

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  05  Maret  2020   Renungan  JOGER  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Bali, Senin  30  Desember  2024 Renungan  Joger

expand_less