Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Minimalisir Dampak Negatif Digitalisasi dan Otomatisasi XL Axiata Dorong Swasta Tingkatkan Pemberdayaan Pekerja Perempuan

Minimalisir Dampak Negatif Digitalisasi dan Otomatisasi XL Axiata Dorong Swasta Tingkatkan Pemberdayaan Pekerja Perempuan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
  • visibility 140
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Kamis 23 September 2021.

 

Minimalisir Dampak Negatif Digitalisasi dan Otomatisasi

XL Axiata Dorong Swasta Tingkatkan Pemberdayaan Pekerja Perempuan

 

 

Dunia kerja telah berubah dengan cepat yang didorong oleh penerapan otomatisasi dan digitalisasi serta akibat dari pandemi Covid-19 yang telah mengubah arah berbagai bidang industri dan profesi. Perkembangan ini memunculkan kemungkinan dampak negatif bagi kalangan pekerja perempuan, di mana proporsi mereka secara kesetaraan gender di bidang digital masih sangat kurang.

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Peran sektor swasta dalam memperjuangkan kesetaraan gender semakin penting dan mendesak di era digitalisasi industri saat ini. Untuk itu, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus berupaya mendorong pelaku dunia usaha swasta untuk meningkatkan pemberdayaan pekerja perempuan guna meminimalisir dampak digitalisasi dan otomatisasi terhadap eksistensi mereka. Data dari World Economic Forum menunjukkan, proporsi pekerja perempuan yang bekerja pada bidang teknologi baru masih sangat minim.

Direktur & Chief Strategic Transformation and Information Officer XL Axiata, Yessie D. Yosetya, yang juga menjabat selaku Chair dari G20 EMPOWER mengatakan, “Dunia kerja telah berubah dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang didorong oleh penerapan otomatisasi dan digitalisasi yang terus meningkat, serta akibat dari pandemi Covid-19 yang telah mengubah arah berbagai bidang industri dan profesi. Perkembangan ini memunculkan dampak yang besar pada banyak kelompok masyarakat di seluruh dunia, termasuk kemungkinan memberikan efek negatif bagi kalangan pekerja perempuan di mana proporsi kesetaraan gender mereka di bidang digital masih sangat kurang.”

Laporan The World Economic Forum’s Future of Jobs 2020 mengungkapkan bahwa 84% pengusaha mempercepat agenda digitalisasi mereka dan 50% pengusaha berniat untuk mempercepat otomatisasi di bidang pekerjaan. Perubahan ini kemungkinan akan mempercepat penghilangan serangkaian peran pekerjaan yang semakin tidak dibutuhkan di dalam dunia kerja baru, dan juga akan mempercepat penciptaan peran baru yang dapat mendorong terciptanya taraf kemakmuran di dunia kerja baru.

Karena itu, kalangan pekerja perempuan perlu melakukan upaya ekstra agar tidak tertinggal, mengingat kesenjangan gender saat ini masih terdapat di beberapa bidang pekerjaan ilmiah dan teknis, serta keterampilan dalam kepemimpinan. Saat ini, kurang dari 20% pekerja teknologi adalah perempuan di banyak negara maju, dan hanya 1,4% pekerja perempuan yang memiliki pekerjaan mengembangkan, memelihara, atau mengoperasikan sistem TIK, dibandingkan dengan 5,5% pekerja laki-laki.

Dukungan yang terarah adalah faktor kunci dalam mencapai kesetaraan gender bagi kaum perempuan, menghilangkan hambatan ketidaksetaraan dan memungkinkan mereka melakukan transisi yang diperlukan di bidang pekerjaan yang lebih produktif dan bergaji lebih tinggi. Penelitian menyarankan bahwa sektor swasta harus berinvestasi lebih banyak dalam melatih kembali karyawan perempuan, atau bermitra dengan lembaga akademis lainnya untuk memperluas keterampilan dan kompetensi bagi perempuan yang mewakili sekitar 160 juta pekerjaan yang akan digantikan oleh sistem otomatisasi.

“Sebagai Perwakilan G20 EMPOWER untuk Indonesia, saya berharap para pemimpin sektor swasta untuk bekerja sama dengan pemerintah kita untuk segera mempromosikan dan menerapkan kebijakan dan tindakan yang berpihak pada kesetaraan gender yang akan memungkinkan kaum perempuan untuk dapat ikut berpartisipasi di masa depan berbagai bidang pekerjaan, dengan mempersempit kesenjangan gender dan dengan mempercepat keterwakilan perempuan di tingkat pimpinan, terutama dalam kelompok pekerjaan yang kurang terwakili di mana pertumbuhan besar diperkirakan akan terjadi”, tandas Yessie.

G20 EMPOWER merupakan aliansi yang diluncurkan pada Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Osaka, Jepang pada tahun 2019. G20 EMPOWER sendiri bertujuan untuk membangun dan mendukung jejaring sektor swasta di negara-negara anggota G20 dalam mengidentifikasi tantangan dan mendukung kesetaraan gender serta kemajuan kepemimpinan perempuan di sektor swasta. Keanggotaan G20 Empower Indonesia saat ini diwakili oleh focal point yang terdiri dari perwakilan Kemen PPPA RI, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), dan PT XL Axiata Tbk.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Minggu, 6 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 7  Desember  2020

  • PLN  UID  BALI

    PLN  UID  BALI

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  02  Maret  2022   PLN  UID  BALI

  • Keluarga Kembali Menjadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Rai Mantra Tekankan Disiplin Prokes dan VDJ Saat Dirumah

    Keluarga Kembali Menjadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Rai Mantra Tekankan Disiplin Prokes dan VDJ Saat Dirumah

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  29  September  2020   Keluarga Kembali Menjadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Rai Mantra Tekankan Disiplin Prokes dan VDJ Saat Dirumah Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat mempin Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 secara virtual di Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar, Selasa (29/9/2020).   BALI,  INDEX  –  Penyebaran Covid-19 di Kota Denpasar telah merambah […]

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin 30  Agustus  2021     Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memutasi besar-besaran terhadap puluhan perwira dari perwira tinggi atau pati hingga perwira menengah atau pamen. Tercatat ada 15 jenderal yang dipindah untuk menempati jabatan barunya, salah satunya Brigjen Teddy Minahasa Putra yang kini menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat. Melalui siaran […]

  • Waka Polres Majalengka Kontrol Perkembangan Pembangunan Rumdin

    Waka Polres Majalengka Kontrol Perkembangan Pembangunan Rumdin

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Bandung, Sabtu  08  Agustus  2020     Waka Polres Majalengka Kontrol Perkembangan Pembangunan Rumdin     JAWA  BARAT, INDEX  – Waka Polres Majalengka, Polda Jabar Kompol Sumari, SH melaksanakan kontrol perkembangan Pembangunan Rumah Dinas (Rumdin) Khusus Angota Polri Polsek Majalengka Kotaļ di Jalan Koperasi Majalengka, Sabtu (8/8/2020). Dalam kesempatan tersebut Waka Polres Majalengka Kompol Sumari, […]

  • Perksekusi dan main hakim sendiri dalam pelayanan Transportasi langgar Hak Konsumen sesuai UU No.8/1999 

    Perksekusi dan main hakim sendiri dalam pelayanan Transportasi langgar Hak Konsumen sesuai UU No.8/1999 

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sidoarjo,  Jumat  21  Juni  2019   Perksekusi dan main hakim sendiri dalam pelayanan Transportasi langgar Hak Konsumen sesuai UU No.8/1999 Helmi direktur PT. Kanigara Jaya Raya – Transport online (kanan) jabat tangan dengan Sandy Wijaya Manager operasional Jayamahe Transport -Transport online, (kiri)   JATIM, INDEX  – Pasca aksi persekusi dan main hakim sendiri (pengempesan ban dan perusakan mobil) […]

expand_less