Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Puan Maharani: PeduliLindungi Menuju SuperApp, Perlu Ada Opsi, Biar Tidak Bocor

Puan Maharani: PeduliLindungi Menuju SuperApp, Perlu Ada Opsi, Biar Tidak Bocor

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 3 Okt 2021
  • visibility 154
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Senin  04  Oktober  2021

 

Puan Maharani: PeduliLindungi Menuju SuperApp, Perlu Ada Opsi, Biar Tidak Bocor

Ketua DPR RI, Puan Maharani (Foto/Ist)

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Aplikasi PeduliLindungi menjadi salah satu syarat bagi masyarakat untuk beraktivitas. Aplikasi tersebut merupakan aplikasi yang dikembangkan untuk membantu instansi pemerintah melakukan pelacakan digital guna menghentikan penyebaran virus Corona.

Pada aplikasi itu, Masyarakat yang sudah disuntik vaksin Covid-19 bisa mengunduh sertifikat vaksin lewat fitur

Selain itu, pengguna PeduliLindungi akan mendapatkan notifikasi jika berada di keramaian atau di kawasan zona merah. Pengguna juga akan mendapatkan peringatan jika di lokasi mereka berada terdapat orang yang terinfeksi Covid-19 positif atau ada Pasien Dalam Pengawasan.

Dengan adanya informasi lokasi pengguna yang dibagikan saat bepergian memudahkan pemerintah mengawasi dan mendeteksi pergerakan orang-orang yang terpapar Covid-19 selama 14 hari ke belakang. Pemerintah jadi lebih mudah mengidentifikasi dan mendeteksi masyarakat melalui lacak data lokasi dan informasi secara digital.

Aplikasi ini sangat berguna bagi petugas di bandara, pusat perbelanjaan atau di tempat lainnya untuk mengetahui apakah seseorang sudah menjalani program vaksinasi atau belum. Hanya dengan menunjukkan atau lewat fitur pindai QR Code akan ditampilkan data vaksinasi Anda.

Melihat segudang manfaat dari aplikasi Pedulilindungi, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan punya harapan lebih terhadap fungsi aplikasi PeduliLindungi.

Menurut Luhut, PeduliLindungi bisa menjadi super app di mana di dalamnya terdapat fitur pembayaran digital.

“Nanti mungkin kita coba masukkan ke digital app PelindungiLindungi. Jadi, platform berbagai macam saja bisa masuk,” tutur Luhut.

Luhut melihat potensi PeduliLindungi memungkinkan untuk jadi super app karena masyarakat Indonesia sudah banyak menggunakan pembayaran digital melalui fitur Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Luhut juga berharap Indonesia bisa membuktikan kepada dunia kalau negeri tercinta ini bisa jauh lebih berkembang dibandingkan kondisi ketika 7 hingga 10 tahun yang lalu.

Dia menambahkan, PeduliLindungi juga digunakan untuk mengendalikan jumlah pengunjung di berbagai tempat, seperti misalnya pusat-pusat perbelanjaan, perkantoran, restoran, dan tempat olahraga.

“Nantinya PeduliLindungi juga akan dikembangkan lebih lanjut menggunakan sistem artifisial intelijen (AI), dengan menggunakan face recognition untuk mengidentifikasi orang sesuai dengan identitasnya,” kata Luhut

Selain itu, Luhut juga memperkirakan investasi di sektor AI di Indonesia, nantinya masih akan terus meningkat. Hal itu karena semakin banyak organisasi yang ke depannya akan mulai memanfaatkan teknologi AI tersebut.

“Dari mulai menanamkan AI ke dalam bisnis mereka, dan bagaimana data serta analisis dapat membantu mengungkap wawasan baru dan hal-hal baru,” ujarnya.

Perlu diketahui, Kominfo mengungkapkan belum lama ini PeduliLindungi telah digunakan oleh 32,8 juta pengguna, dengan rata-rata penambahan pengguna per hari mencapai 500.000 pengguna.

Per 29 Agustus 2021, total masyarakat yang melakukan skrining dengan menggunakan PeduliLindungi di beberapa sektor publik, seperti pusat perbelanjaan, industri, tempat olahraga, dan lainnya, telah mencapai 13,6 juta orang.

Angkasa Pura II mengungkapkan pada periode 1 Agustus – 19 September 2021 aplikasi PeduliLindungi sudah digunakan sekitar 1 juta kali oleh penumpang pesawat untuk memproses penerbangan (keberangkatan dan kedatangan).

Tingginya penggunaan aplikasi PeduliLindungi tak bisa dilepaskan dari regulasi yang menjadikan platform ini sebagai syarat untuk mengakses layanan transportasi dan tempat-tempat publik.

Tentu saja dengan adanya “dorongan” berupa kewajiban dari regulasi, penggunaan aplikasi PeduliLindungi terus meroket karena diandalkan sebagai alat pengendalian selama pandemi.

Langkah aplikasi PeduliLindungi menjadi SuperApp disorot oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani. Menurut Puan, aplikasi lain bagi warga untuk menunjukkan sertifikat vaksin dan hasil pemeriksaan COVID-19 harus segera diterapkan. Ini diperlukan untuk menunjang aktivitas warga.

“Setiap warga negara, baik yang punya smartphone canggih atau kurang canggih, atau bahkan yang tidak punya smartphone sekalipun harus memiliki hak yang sama untuk mengakses ruang dan transportasi publik. Jadi menyediakan opsi lain di luar aplikasi PeduliLindungi, urgent dilakukan pemerintah untuk menjamin hak warga negara,” kata Puan melalui siaran tertulisnya, di Jakarta, Senin (04/10/2021).

Puan menjelaskan, apapun opsi yang disediakan pemerintah di luar aplikasi PeduliLindungi, jaminan atas perlindungan data pribadi warga negara harus menjadi yang utama. Hal ini mengingat segala mekanisme pasti menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai data utama.

“Apa pun nanti sistem atau alat baru yang akan digunakan nanti, pemerintah harus pastikan alat yang memuat data pribadi warga negara tersebut anti-bocor,” tandas Ketua DPP PDIP ini.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 11 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  12  Juli 2023 Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 16 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin  16  November  2020

  • Harkopnas ke-75, Walikota Denpasar Jaya Negara Mendapatkan Penghargaan Penggerak Koperasi Terbaik

    Harkopnas ke-75, Walikota Denpasar Jaya Negara Mendapatkan Penghargaan Penggerak Koperasi Terbaik

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Denpasar,Kamis 14 Juli 2022   Harkopnas ke-75, Walikota Denpasar Jaya Negara Mendapatkan Penghargaan Penggerak Koperasi Terbaik   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Koperasi Terbaik Nasional. Penerimaan penghargaan ini diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, pada peringatan ke-75 Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2022 di Prime […]

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 6  Juni  2020

  • ITB Stikom Bali

    ITB Stikom Bali

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  01  Oktober  2021   ITB Stikom Bali  

  • DPRD Bali : Proyek Hotel  Step Up, diduga Melanggar Aturan  Segera Dibongkar

    DPRD Bali : Proyek Hotel  Step Up, diduga Melanggar Aturan  Segera Dibongkar

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  11  Juni  2025 DPRD Bali : Proyek Hotel  Step Up, diduga Melanggar Aturan  Segera Dibongkar   Foto: Rapat kerja Komisi I DPRD Bali, Selasa 10 Juni 2025 Bali, indonesiaexpose.co.id – DPRD Bali komisi I menggelar rapat tindak lanjut hasil kunjungan terkait permasalahan perijinan bangunan liar yang berada di Kawasan Pantai Bingin dan proyek […]

expand_less