Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali »

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 3 Jan 2022
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin 03 Januari 2021

 

Penyederhanaan Birokrasi, Gubernur Bali Tegaskan Tidak Ada Pejabat Yang Dirugikan dan Semua Kebagian Posisi

 

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –   Gubernur Bali, Wayan Koster didampingi Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati serta Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra secara resmi melantik dan mengambil Sumpah/Janji Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Adminstrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, di Gedung Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin ( 3/1/ 2022).

Gubernur Wayan Koster menyatakan pelantikan kali ini adalah tindaklanjut dari kebijakan penyederhanaan birokrasi di Pemerintah Provinsi Bali, sebagai dampak transformasi Jabatan Administrasi ke Jabatan Fungsional dan penyederhanaan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Gubernur Bali jebolan ITB ini menegaskan sangat berkomitmen dan konsisten dalam melaksanakan penyederhanaan birokrasi di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali. Sejak dilantik pada tanggal 5 September 2018 bersama Wagub Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, telah melakukan penyederhaan birokrasi tahap I melalui perampingan struktur Organisasi Perangkat Daerah dari awalnya 49 OPD pada tahun 2018, menjadi 41 OPD. Pada tahun 2021, kembali dilakukan perampingan Tahap II dari 41 OPD awal menjadi 38 OPD.

“Kebijakan penyelenggaraan birokrasi di Pemprov Bali mendapat apresiasi dari pemerintah pusat, karena Provinsi Bali adalah Provinsi pertama yang melakukan transformasi birokrasi. Jadi Saya beberapa kali dihubungi dari Kementerian Dalam Negeri, baik Pak Menteri langsung ataupun Dirjen Otda yang menyampaikan bahwa Pemprov Bali paling progresif dalam penyederhanaan birokrasi. Di daerah lain banyak penambahan OPD, kalau di Bali satu – satunya yang mengurangi,” kata Gubernur Koster yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini dan disambut applaus dari para pejabat yang dilantik.

Gubernur Koster yang merupakan mantan Anggota DPR RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini menyatakan sangat memahami betul bagaimana fungsi satu OPD berperan efektif, efesien dan memberi manfaat untuk masyarakat. Sehingga tidak ada keraguan yang timbul dalam penyederhanaan birokrasi di Pemprov Bali, yang dikurangi sebanyak 11 OPD.

“Jadi Saya telah mengukur, bukan asal, tetapi secara rasional. Karena Pemerintah Provinsi adalah middle managemen dalam struktur pemerintahan pusat, provinsi dan kabupaten/kota,” imbuh Gubernur Bali.

Transformasi dan perampingan birokrasi menurut Gubernur tentunya akan mengurangi ketersediaan jumlah jabatan, sehingga perlu dilaksanakan penataan ulang penempatan pejabat sesuai kualifikasi, kompetensi dan penilaian kinerja. “Oleh karena itu, Saya telah menginstruksikan kepada Bapak Sekda untuk melakukan langkah – langkah strategis, agar transformasi birokrasi dan perampingan OPD tidak menimbulkan kerugian terhadap para pejabat, dan memastikan seluruh pejabat mendapat tempat atau posisi jabatan,” ungkap Gubernur Wayan Koster.

Pada pelantikan kali ini, mutasi hanya dilakukan dengan pergeseran antar jabatan yang setara, dan tidak ada promosi dari jabatan yang lebih rendah, terhadap 113 pejabat, yang terdiri dari 6 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), 63 Pejabat Administrator (Eselon III), serta 44 Pejabat Pengawas (Eselon IV). “Jadi walaupun Pemprov Bali progresif dalam transformasi dan perampingan birokrasi, Kami tetap menjalankannya dengan cara – cara manusiawi , tidak menonjobkan orang, pengisiannya menunggu yang bersangkutan pensiun. Jadi semua sudah Saya perhitungkan,” jelas Gubernur asal Desa Sembiran Buleleng ini.

Pemprov Bali, dikatakan Gubernur Koster telah berhasil melaksanakan transformasi Jabatan Struktural ke Jabatan Fungsional, yang membuat Provinsi Bali menjadi Provinsi pertama yang melaksanakan program langsung dari Presiden RI tersebut.

Penyederhanaan birokrasi bertujuan untuk mengurangi hirarki dalam proses pengambilan keputusan, sehingga birokrasi bisa bekerja lebih cepat, dan fokus pada hasil yang terukur. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang kembali ditekankan oleh Gubernur Bali pada kesempatan itu, yakni pertama Birokrasi harus menjadi dinamis, gesit, profesional, efektif, dan efisien dalam melayani masyarakat melalui transformasi organisasi, transformasi manajemen kerja, dan transformasi jabatan; kedua Pola pikir dan pola kerja agar lebih adaptif melalui pola kerja kolaboratif dalam melaksanakan tugas dan tidak terjebak dalam tugas-tugas yang bersifat rutinitas; serta ketiga Pengelolaan anggaran harus bisa efektif, dan fokus mendukung program prioritas.

“Saya yakin, dengan kerjasama yang baik dan dilandasi jiwa pengabdian yang tinggi, disiplin serta loyalitas, seluruh tugas akan dapat kita laksanakan dengan baik, sebagai prasyarat terwujudnya Bali Era Baru,” pungkas Gubernur Bali, Wayan Koster.

Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Prtama dilingkungan Pemerintah Provinsi Bali dilantik berdasarkan Keputusan Gubernur Bali Nomor 813/04-C/HK/2021. Sedangkan pengangkatan Jabatan Administrator berdasarkan Keputusan Gubernur Bali Nomor 971/04-/HK/2021, serta Jabatan Pengawas berdasarkan Keputusan Gubernur Bali Nomor 972/04-C/HK/2021.

(Adv)

 

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rayakan Galungan & Kuningan, Bandara I Gusti Ngurah Rai Tampilkan Penari Penyandang Disabilitas

    Rayakan Galungan & Kuningan, Bandara I Gusti Ngurah Rai Tampilkan Penari Penyandang Disabilitas

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Mangupura, Kamis  27  Pebruari   2020 Rayakan Galungan & Kuningan, Bandara I Gusti Ngurah Rai Tampilkan Penari Penyandang Disabilitas     BALI, INDEX  – Memperingati Hari Raya Galungan dan Kuningan, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali berbenah dengan menghadirkan atmosfer dan dekorasi khas hari raya yang diperingati oleh umat Hindu Bali setiap 210 […]

  • OJK Gelar Evaluasi BPR/S 2019 dan Economic Outlook  2020

    OJK Gelar Evaluasi BPR/S 2019 dan Economic Outlook  2020

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  27  November  2019   OJK Gelar Evaluasi BPR/S 2019 dan Economic Outlook  2020   Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Rochman Pamungkas (tengah)  di Hotel Inna Grand Bali Beach Sanur, Denpasar-Bali, Rabu (27/11/2019).   BALI, INDEX –  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara menggelar pertemuan tahunan Evaluasi Kinerja BPR/S 2019 dan […]

  • Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 64 Orang dan Kasus Positif Covid-19 Bertambah 78 Orang

    Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 64 Orang dan Kasus Positif Covid-19 Bertambah 78 Orang

    • calendar_month Senin, 1 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  1  Maret  2021   Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 64 Orang dan Kasus Positif Covid-19 Bertambah 78 Orang   Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Perkembangan Covid-19 di Kota Denpasar hingga saat ini belum menunjukan tanda akan berhenti. Dimana, tren penularan maish […]

  • Sentilan Menkeu Bikin Geger: Rp 3,6 Triliun Dana ‘Nganggur’.

    Sentilan Menkeu Bikin Geger: Rp 3,6 Triliun Dana ‘Nganggur’.

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Bojonegoro, Senin 03 November 2025 Sentilan Menkeu Bikin Geger: Rp 3,6 Triliun Dana ‘Nganggur’ .   Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa   Jawa  Timur,  indonesiaexpose.co.id  — Kritik tajam Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengguncang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Sorotannya bukan main: dana kas daerah yang menginap di bank mencapai Rp 3,6 triliun, tanpa segera digerakkan […]

  • Maknai HUT ke-532 Kota Singasana, Pemkab Tabanan Wujudkan Harmoni Lewat Persembahyangan dan Pelestarian Alam

    Maknai HUT ke-532 Kota Singasana, Pemkab Tabanan Wujudkan Harmoni Lewat Persembahyangan dan Pelestarian Alam

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Tabanan, Rabu  05  November  2025 Maknai HUT ke-532 Kota Singasana, Pemkab Tabanan Wujudkan Harmoni Lewat Persembahyangan dan Pelestarian Alam       Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-532 Kota Singasana Tahun 2025, jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan melaksanakan persembahyangan bersama bertepatan dengan Purnama Sasih Kelima di Pura Luhur Batukau, Desa […]

  • Undiksha Dampingi Usaha Kerajinan Wood -Handycraft Petandakan -Buleleng

    Undiksha Dampingi Usaha Kerajinan Wood -Handycraft Petandakan -Buleleng

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Buleleng, Kamis  19  September 2019   Undiksha Dampingi Usaha Kerajinan Wood -Handycraft Petandakan -Buleleng   BALI, INDEX  –  Kerajinan wood-handycraft di desa Petandakan-Buleleng merupakan usaha produktif yang dikelola oleh UKM Nyiur Indah. Pengembangan usaha kerajinan wood-handycraft pada awalnya timbul akibat efek imbas dari eskalasi prosesi religi, pementasan seni, kreasi seni, edukasi seni, dan kebutuhan ornament […]

expand_less