Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Timur » Sentilan Menkeu Bikin Geger: Rp 3,6 Triliun Dana ‘Nganggur’.

Sentilan Menkeu Bikin Geger: Rp 3,6 Triliun Dana ‘Nganggur’.

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
  • visibility 428
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bojonegoro, Senin 03 November 2025

Sentilan Menkeu Bikin Geger: Rp 3,6 Triliun Dana ‘Nganggur’ .

 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

 

Jawa  Timur,  indonesiaexpose.co.id  — Kritik tajam Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengguncang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Sorotannya bukan main: dana kas daerah yang menginap di bank mencapai Rp 3,6 triliun, tanpa segera digerakkan untuk kepentingan rakyat.

“Uang ini uang rakyat. Seharusnya berputar, membangun, dan menciptakan lapangan kerja, bukan diendapkan,” tegas Purbaya dalam pernyataannya, Senin (3/11/2025).

Sentilan keras itu langsung menjadi bola panas. Tak lama berselang, media sosial Bojonegoro dipenuhi unggahan warganet yang mengaku melihat berbagai proyek infrastruktur tiba-tiba dikebut—mulai dari perbaikan jalan, pembangunan drainase, hingga renovasi fasilitas publik.

Fenomena “proyek mendadak” ini memunculkan dugaan bahwa kritik dari pusat menjadi pemantik bagi Pemkab Bojonegoro untuk bergerak cepat.

Dana Triliunan Menganggur, Siapa yang Diuntungkan?

Menkeu Purbaya menegaskan, dana besar yang hanya disimpan tanpa realisasi berarti kehilangan potensi ekonomi yang signifikan.
“Setiap rupiah yang tidak diputar adalah peluang yang hilang untuk menyejahterakan rakyat,” ujarnya.

Kementerian Keuangan bahkan menilai kasus Bojonegoro bisa menjadi contoh klasik lemahnya serapan APBD, yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalih Hati-hati, Publik Bertanya-tanya

Pemkab Bojonegoro membela diri. Mereka menyebut dana Rp 3,6 triliun itu sengaja disimpan sebagai alokasi belanja dan proyek infrastruktur tahun depan, bagian dari manajemen keuangan yang “hati-hati.”

Namun, penjelasan ini tak sepenuhnya meredakan kritik. Publik menilai, kehati-hatian yang berlebihan justru bisa menjadi bentuk kelambanan birokrasi yang berisiko menghambat kemajuan daerah.

Efek Sentilan: Transparansi dan Akselerasi Jadi Tuntutan

Kasus ini menjadi tamparan bagi banyak pemerintah daerah lain di Indonesia. Dana idle dalam jumlah besar tak hanya memperlambat ekonomi lokal, tapi juga menimbulkan keraguan publik terhadap kinerja dan transparansi anggaran.

Purbaya menegaskan, APBD seharusnya menjadi motor penggerak ekonomi daerah, bukan sekadar angka di rekening pemerintah.

Bojonegoro kini berada di bawah sorotan publik—dan sentilan Menkeu tampaknya mulai menunjukkan efek jera. Warga menuntut agar setiap rupiah di kas daerah benar-benar kembali ke tangan rakyat, dalam bentuk pembangunan nyata, bukan janji semata.

(044)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 3 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  4  Desember  2020   Renungan  JOGER  

  • Korlantas Gelar Tactical Floor Game (TFG) dan Penandatanganan SKB Pengaturan Lalin Arus Mudik dan Balik Lebaran 2023

    Korlantas Gelar Tactical Floor Game (TFG) dan Penandatanganan SKB Pengaturan Lalin Arus Mudik dan Balik Lebaran 2023

    • calendar_month Minggu, 16 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Jakarta,  Senin  17  April  2023 Korlantas Gelar Tactical Floor Game (TFG) dan Penandatanganan SKB Pengaturan Lalin Arus Mudik dan Balik Lebaran 2023 Penandatanganan SKB Tactikal Floor Game TFG yang di Pimpin Kakorlantas Irjen Firman Shantyabudi Bersama Stakeholder Dalam Rangka Pengamanan Lalin Arus Mudik 2023, Rabu (5/4/2023).(Foto/ist) Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi […]

  • Pembentukan Kelurahan Siaga Bencana DiLaksanakan di Kec. Kiaracondong Kota Bandung

    Pembentukan Kelurahan Siaga Bencana DiLaksanakan di Kec. Kiaracondong Kota Bandung

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Bandung, Minggu  02  Januari  2020   Pembentukan Kelurahan Siaga Bencana DiLaksanakan di Kec. Kiaracondong Kota Bandung   Jawa Barat,INDEX  –  Pembentukan Kelurahan siaga bencana di Wilayah Kecamatan Kiaracondong, berlangsung di RW.03 Kel. Cicaheum, Sabtu 01 Februari 2020, jam 08.00 WIB.Acara tersebut mengusung tema, “melalui edukasi bencana alam kita tingkatkan kewaspadaan & kesiagaan warga dalam mengantisipasi […]

    • calendar_month Kamis, 23 Feb 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Klungkung, Kamis 23 Februari  2023 Ketua DPRD Kab.Klungkung : Musrenbang Prioritaskan usulan Rencana Kegiatan Pembangunan Desa/Kelurahan   Bali, indonesiaexpose.co.id – Ketua DPRD Kabupaten Klungkung Anak Agung Gde Anom menghadiri Undangan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Klungkung bertempat di Ruang Rapat Bhinneka Guna Praja Kantor Camat KlungkungKantor Camat Klungkung, Bali, Kamis 23 Februari 2023. Ketua DPRD […]

  • Walikota Jaya Negara Serahkan Kembali Bantuan  Pascabencana , total sebesar Rp.255.200.000.

    Walikota Jaya Negara Serahkan Kembali Bantuan  Pascabencana , total sebesar Rp.255.200.000.

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 07 Mei  2025 Walikota Jaya Negara Serahkan Kembali Bantuan  Pascabencana , total sebesar Rp.255.200.000.   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menyerahkan bantuan pasca bencana kepada 13 penerima, Rabu (7/5/2025) di Lobi Kantor Walikota Denpasar.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, kembali menyerahkan secara simbolis bantuan pasca […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 16 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  17   Juni 2023 Renungan  Joger

expand_less