Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Bersama Ida Shrii Bhraja Ganaachakra Mencari Solusi Upacara Biaya Mahal Bagi Umat Kurang Mampu

Bersama Ida Shrii Bhraja Ganaachakra Mencari Solusi Upacara Biaya Mahal Bagi Umat Kurang Mampu

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 23 Jul 2022
  • visibility 198
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu 23 Juli 2022

Bersama Ida Shrii Bhraja Ganaachakra
Mencari Solusi Upacara Biaya Mahal Bagi Umat Kurang Mampu

 

(Foto/ist)

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Ida Shrii Bhraja Ganaachakra termasuk sosok sulinggih yang berani melawan arus. Sebagai respon atas masalah umat Hindu, beliau berani membuat terobosan yang sangat berarti bagi umat yang tidak mampu untuk melakukan upacara keagamaan karena keterbatasan dana. Ini berawal dari pengalaman pahit beliau sendiri saat upacara pengabenan Ayahanda tercinta. Sebagai wujud pemberontakan, beliau sempat beralih keyakinan, namun kembali kedalam pangkuan Dharma semenjak bertemu seorang Guru Spiritual.

Didiksa sebagai Sulinggih pada tahun 2015, sekitar tahun 2018, Ida Shrii Bhraja Ganaachakra sempat membuat Surat terbuka untuk Ketua Umum PHDI Pusat, terkait mahalnya biaya upacara. Saat konflik antar Hindu Tradisional Ritualistik versus Hindu Universal Humanis, beliau juga berkirim surat langsung kepada Presiden Jokowi, tertanggal 17 Agustus 2021, perihal Pengusiran Aliran Hindu.

“Solusi kesederhanaan upacara hanya bisa DIMULAI DAN DIBERIKAN CONTOH oleh para pemuka agama mulai dari Pandita, Pinandita, pengurus pura / organisasi keumatan dan para pejabat / publik figur. Banyak sekali susastra Veda yang memberikan berbagai pilihan di dalam menjalankan upacara-upacara tradisi Veda”, ujar Ida Shrii Bhraja Ganaachakra saat di temui di Denpasar, Sabtu (23/7/2022).

Menurutnya, di Lombok sudah ada terobosan yang sangat baik dan berani dari seorang Pedanda yakni Ida Pedanda Gde Puja (Grya Gunung Sari) yang berkenan menyelesaikan Ngaben dengan biaya 3 juta saja dan seorang Mpu yakni Ida Pandita Mpu Mas Suyasa (Grya Taman Emas) dengan banten Ngaben 1,5 juta saja.

“Selama ini para pemuka agama (apalagi umat) takut bahkan dihindari untuk berupacara pada tingkatan KANISTA karena KETIDAKTAHUAN dan MULE KETO akibat dari gelapnya jalan beragama tanpa diterangi PENGETAHUAN/VEDA. Generasi muda dilarang untuk bertanya karena mule keto dari dulu harus dilaksanakan tanpa boleh ada pertanyaan apapun apalagi sanggahan, ”paparnya.

Ida Shrii mengungkap, bahwa sejatinya SEORANG PANDITA TIDAK LAGI MEMBUTUHKAN SARANA APAPUN DALAM BERUPACARA atau setidaknya sanggup untuk menyelesaikan upacara apapun hanya dengan banten sebiji buah, setangkai bunga, sehelai daun sebagaimana dijelaskan secara rinci oleh Shri Krishna di Bhagavadgita IX.26, yang mau versi manapun terjemahannya akan mengatakan kurang lebih “cukup dengan sebiji buah, seteguk air, setangkai bunga atau sehelai daun sebagai persembahan yang tulus kepada Tuhan.

Inilah yang membutuhkan kajian-kajian di lembaga terhormat kita PHDI kedepannya, agar para pemuka agama kita MENGAPLIKASIKAN SASTRA AGAMA yang dikuasainya dengan baik di lapangan. Jangan lagi menolak muput upacara BANTEN KANISTA bila perlu sosialisasikan tanpa henti.

Ida Shri memberi saran, lebih baik uangnya dimanfaatkan untuk peningkatan SDM Hindu dan menjangkau umat-umat Hindu di pedalaman yang selama ini jarang tersentuh karena terkendala anggaran/biaya. Mari pergunakan uangnya untuk membuka kelas-kelas Bahasa Sanskrta agar generasi muda berikutnya melek bahasa Veda, tidak hanya bisa menguncarkan mantra dan membaca sloka akan tetapi memahami maknanya dengan benar.

“Mari kita pergunakan uangnya untuk menyelenggarakan pelatihan-pelatihan ekonomi kerakyatan berbasis desa adat, karena lagi-lagi FAKTANYA saat ini ekonomi Bali utamanya UMKMnya dikuasai oleh non Hindu. Orang-orang non Hindu meminjam uang di Bank untuk modal usaha untuk menguasai ekonomi Bali sementara orang-orang Hindu meminjam uang di bank untuk upacara menegakkan dresta”, sambungnya.

Lanjutnya, kami sesungguhnya tidak alergi dengan upacara besar, bahkan senang dan bahagia, asalkan dilaksanakan oleh umat yang memiliki dana berlebih. Bahkan oleh sebuah catatan indah dari Sugi Lanus bahwa upacara besar dari masa lampau umumnya hanya dilaksanakan oleh para RAJA, namun sekarang rakyat kecilpun rela berhutang demi melaksanakan upacara besar yang biasanya dilakukan oleh seorang raja.

Pihaknya tidak mau memperkeruh polemik yang ada, yang entah ini semua karena politik, kebangkitan feodalisme gaya baru, atau yang lainnya.

Sebenarnya kami berusaha untuk lebih banyak diam dan menarik diri dari diskusi-diskusi di medsos yang sudah sangat keterlaluan buruknya, sangat jauh melenceng dari manusia beragama yang beradab.

” Tak lupa kami mohon maaf yang sebesar-besarnyanya bila mesti mengungkapkan FAKTA yang barangkali menyakitkan, namun percayalah kita butuh SAKIT untuk bisa BERUBAH lebih baik, sebagaimana ulat bersakit sakit dahulu dalam kepompong untuk kemudian bertransformasi menjadi kupu-kupu yang indah,” tandasnya.

(A.A.Md Sudarsana/071)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Erwin Soeriadimadja KPwBI Bali :  Inflasi Gabungan Dua Kota Di Bali Pada November 2023 Terkendali

    Erwin Soeriadimadja KPwBI Bali :  Inflasi Gabungan Dua Kota Di Bali Pada November 2023 Terkendali

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  05  Desember  2023 Erwin Soeriadimadja KPwBI Bali :  Inflasi Gabungan Dua Kota Di Bali Pada November 2023 Terkendali   Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja   Bali, indonesiaexpose.co.id – Inflasi Gabungan Dua Kota di Provinsi Bali (Denpasar dan Singaraja) pada November 2023 terkendali. Berdasarkan rilis BPS Provinsi Bali, tercatat inflasi sebesar […]

  • PT. Sucofindo  Sabet Dua Penghargaan di Ajang  9th  Malam Anugerah  BUMN 2020

    PT. Sucofindo  Sabet Dua Penghargaan di Ajang  9th  Malam Anugerah  BUMN 2020

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Jakarta,  Jumat  10  Juli  2020   PT. Sucofindo  Sabet Dua Penghargaan di Ajang  9th  Malam Anugerah  BUMN 2020   (Foto/Ist)   JAKARTA,  INDEX  – PT Sucofindo (Persero) sukses memborong dua  penghargaan dalam acara  9 th malam Anugerah BUMN 2020.   Kedua penghargaan tersebut  mencakup kategori Perusahaan BUMN (Non Tbk) Pengembangan SDM Terbaik ke-2 dan kategori CEO  BUMN  (Non […]

  • Komisi VI DPR RI Dukung PLN Wujudkan Sinergi BUMN dalam Transisi Energi

    Komisi VI DPR RI Dukung PLN Wujudkan Sinergi BUMN dalam Transisi Energi

    • calendar_month Rabu, 4 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  04  Oktober  2023 Komisi VI DPR RI Dukung PLN Wujudkan Sinergi BUMN dalam Transisi Energi   Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo saat menyampaikan paparan pada Rapat Dengar Pendapat Panitia Kerja (Panja) Transisi Energi ke Listrik Komisi VI DPR RI dengan Direksi PLN, di Jakarta pada Senin (02/10/2023).(Foto/ist) Jakarta, indonesiaexpose.co.id   – Komisi VI DPR […]

  • Bupati Giri Prasta Tinjau Pembangunan Bendungan Sidan, Akan Menjadi Sumber Air Baku Bagi 5 Kabupaten/Kota di Bali

    Bupati Giri Prasta Tinjau Pembangunan Bendungan Sidan, Akan Menjadi Sumber Air Baku Bagi 5 Kabupaten/Kota di Bali

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Mangupura, Senin  20  Juli  2020   Bupati Giri Prasta Tinjau Pembangunan Bendungan Sidan, Akan Menjadi Sumber Air Baku Bagi 5 Kabupaten/Kota di Bali   Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Kepala Dinas PUPR IB Surya Suamba dan Kabag Humas Made Suardita saat meninjau pembangunan Bendungan Sidan di Desa Belok, Kecamatan Petang, Rabu (15/7/2020).(ist)   […]

  • Diduga Terlibat Korupsi DAK  Lampung Tengah, Azis Syamsuddin Resmi Ditahan KPK

    Diduga Terlibat Korupsi DAK  Lampung Tengah, Azis Syamsuddin Resmi Ditahan KPK

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  26  September  2021   Diduga Terlibat Korupsi DAK  Lampung Tengah, Azis Syamsuddin Resmi Ditahan KPK       Jakarta,indonesiaexpose.co.id – Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, yang diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi di Kabupaten Lampung Tengah yang melibatkan mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Stepanus Robin Pattuju, resmi sebagai terasangka. ” Kegiatan […]

  • Pelajari Inovasi Layanan Kesehatan, TP PKK Kecamatan, dan Desa/Kelurahan Kota Denpasar Studi Belajar Ke Posyandu Alamanda Kota Bandung

    Pelajari Inovasi Layanan Kesehatan, TP PKK Kecamatan, dan Desa/Kelurahan Kota Denpasar Studi Belajar Ke Posyandu Alamanda Kota Bandung

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Bandung, Minggu  03  November  2024 Pelajari Inovasi Layanan Kesehatan, TP PKK Kecamatan, dan Desa/Kelurahan Kota Denpasar Studi Belajar Ke Posyandu Alamanda Kota Bandung     Jawa  Barat,  indonesiaexpose.co.id  –  Rombongan Tim Penggerak PKK tingkat Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan se Kota Denpasar, melaksanakan studi pembelajaran terkait inovasi layanan Posyandu Alamanda Kota Bandung, yang berhasil menjadi Juara […]

expand_less