Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali »

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 4 Nov 2022
  • visibility 213
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tabanan, Sabtu   05   November 2022

Perayaan Tumpek Landep, Bupati Tabanan Berikan Kuis Kepada Para Peserta Sembahyang

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Hal yang menarik terjadi saat pelaksanaan perayaan Tumpek Landep kali ini, tak hanya melakukan persembahyangan secara khusyuk, dalam upacara yang dipimpin oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M ini juga diwarnai dengan suasana yang penuh semangat dan sukacita. Persembahyangan berlangsung di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan dan dimulai sejak pagi, Sabtu, Saniscara Kliwon, Landep (5/11/2022).

Perayaan Rahina Tumpek Landep sebagai langkah tindak lanjut dari instruksi Gubernur Bali Nomor 12 Tahun 2022, dengan pelaksanaan Upacara Jana Kerthi dan atau Atma Kerthi sebagai pelaksanaan tata-titi kehidupan masyarakat Bali bedasarkan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi dalam Bali Era baru. Nampak turut mengikuti persembahyangan, Wakil Bupati, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda beserta para Asisten, Forkopimda, Para Kepala Bagian beserta OPD Terkait di lingkungan Setda dan seluruh Camat di Tabanan.

Secara filosofis, tumpek landep memiliki makna yang sangat baik jika diimplementasikan dalam pelaksanaan tata-titi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Seperti pada kata akhirannya landep yang berarti “lancip” yang mengacu pada lancipnya tonggak pemikiran manusia. Esensi dari filosofi tersebut, seperti disampaikan Bupati Tabanan, Sanjaya, menjadi momen bagi kita sebagai manusia untuk selalu instrospeksi diri, mulat sarira, serta menajamkan kembali pikiran kita, untuk meraih tujuan yang lebih baik dalam kehidupan.

Jatuh di setiap 210 hari, Tumpek Landep adalah momen pemujaan kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa, ida Sang Hyang Pasupati. Di mana kita memohon kepada Sang Hyang Pasupati agat pikiran kita menjadi baik, sesuai dengan norma-norma agama. “Di Hari tumpek landep ini, setiap 6 bulan sekali kita instrospeksi diri, apa yang telah kita lakukan 6 bulan lalu sampai sekarang, benarkah kita sudah melaksanakan hal-hal yang sesuai dengan ajaran agama hindu atau norma agama dan norma negara” Sanjaya menyampaikan.

Pihaknya juga menegaskan, dalam Tumpek Landep ini, selain berdoa dan instrospeksi, sudah sepatutnya juga menjadi momen bagi kita berterima kasih kepada barang-barang pusaka yang dimiliki. Sebab benda-benda tersebut menjadi alat / pendukung aktifitas kita dan bermanfaat untuk melindungi diri kita ataupun untuk kemajuan masyarakat dan bangsa jika dilihat pada era kekinian. Sanjaya juga berpesan agar kearifan lokal dari Tumpek Landep ini tiak hilang dimakan zaman dan tergerus dengan kemajuan teknologi. Sehingga memahami betul apa itu esensi, makna dan filosofi Tumpek sendiri itu menjadi penting.

“Karena dalam Visi Misi Nangun Sat Kerthi, bagaimana kita menjaga sebuah keseimbangan dan keharmonisan ala mini, baik itu manusianya, kramanya, baik itu tata laksana budayanya maupun alam lingkungannya, harus dijaga kesuciannya secara sekala dan niskala. Tumpek Landep adalah bagian dari implementasi visi misi kita” paparnya. Kearifan lokal, pelestarian adat dan budaya yang metaksu, juga ditegaskannya, menjadi bagian dari daya tari Bali bagi para pengunjung di luar Bali. Oleh sebab itu budaya Bali yang adiluhung tidak boleh kita tinggalkan.

Hal yang menarik yakni usai persembahyangan dan di tengah-tengah sambutannya, Bupati Sanjaya melemparkan pertanyaan berbentuk kuis kepada para peserta sembahyang terkait upacara yakni menyebutkan, apa saja 30 wuku, 5 panca wara dan 7 sapta wara dan bagi peserta yang berhasil menyebutkan dengan lengkap, langsung diberikannya hadiah. Tentu saja kuis tersebut disambut antusiasme yang tinggi oleh para peserta dan merekahkan senyum suka cita di pagi hari itu.

Tak lupa Sanjaya juga terus menerus mengingatkan agar ajaran yang sangat sederhana dari para leluhur, namun memiliki implementasi yang luar biasa tersebut untuk selalu dilestarikan. Terutama dalam menegakkan ajaran Tri Hita Karana, menjaga harmonis manusia dan Ida Sang Hyang Widi Wasa, manusia dengan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam dan lingkungannya, harus kita jaga lingkungan juga, baik dari hulu, tengah maupun hilir.

“ingat ada 6 tumpek yang wajib kita puja, Tumpek Lanep sebagai esensi jana kerthi dan atma kerthi, bagaimana kita melancipkan dan mengharmoniskan pikiran kita sehingga menjadi bagus dan suci dalam menjalankan kaidah-kaidah yang baik, terlepas dari kegelapan, kebodohan dan kesengsaraan,” pungkasnya. (Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Metro Jaya gerebek dua spa yang nekat beroperasi saat  PPKM Darurat

    Polda Metro Jaya gerebek dua spa yang nekat beroperasi saat  PPKM Darurat

    • calendar_month Minggu, 11 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin 12  Juli  2021   Polda Metro Jaya gerebek dua spa yang nekat beroperasi saat  PPKM Darurat   Kombes Pol Mukti Juharsa Dirnarkoba Polda Metro Jaya saat Pimpin Penggerebekan SPA di Tamansari Jakarta Barat.   Jakarta, indonesiaexpose.co.id –  Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dua menggrebek tempat SPA bertempat di Tamansari, Jakarta Barat, yang buka saat […]

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Minggu, 19 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Bali, Senin 20 Maret 2023 Renungan JOGER  

    • calendar_month Minggu, 7 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Denpasar,  Minggu   7  Maret  2021

  • Rapat Paripurna DPRD, Bupati Sanjaya Sampaikan Tujuh Ranperda

    Rapat Paripurna DPRD, Bupati Sanjaya Sampaikan Tujuh Ranperda

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Tabanan , Senin  12  Juni  2023 Rapat Paripurna DPRD, Bupati Sanjaya Sampaikan Tujuh Ranperda     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Sebagai upaya dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta menciptakan good governance dan good government merupakan tanggung-jawab selaku penyelenggara daerah. Untuk itu, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, menyampaikan 7 (Tujuh) buah Ranperda […]

  • Paradise Football Academy Ikuti Ajang Internasional, Rai Mantra Berikan Dukungan dan Apresiasi

    Paradise Football Academy Ikuti Ajang Internasional, Rai Mantra Berikan Dukungan dan Apresiasi

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  21  November  2019   Paradise Football Academy Ikuti Ajang Internasional, Rai Mantra Berikan Dukungan dan Apresiasi   Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat menerima anak-anak dan pembina Paradise Football Academy di Kantor Walikota Denpasar, Rabu (20/11/2019)   BALI, INDEX  –  Anak-anak berprestasi yang tergabung dalam Paradise Football Academy didampingi oleh para pembina […]

  • Update Covid 19 Di Denpasar, 11 Orang Sembuh, Kasus Positif Bertambah 9 Orang

    Update Covid 19 Di Denpasar, 11 Orang Sembuh, Kasus Positif Bertambah 9 Orang

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  23 Agustus 2020   Update Covid 19 Di Denpasar, 11 Orang Sembuh, Kasus Positif Bertambah 9 Orang Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai   BALI,  INDEX  –  Penambahan kasus sembuh Covid-19 tetap konsisten terjadi di Kota Denpasar. Namun demikian jumlah pasien sembuh dan kasus positif masih […]

expand_less