Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » SMKN 3 Denpasar Implementasikan Sekolah Ramah Lingkungan

SMKN 3 Denpasar Implementasikan Sekolah Ramah Lingkungan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 2 Jul 2023
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Minggu  02  Juni  2023

SMKN 3 Denpasar Implementasikan Sekolah Ramah Lingkungan

(Foto/ist)

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Keberadaan sekolah ramah lingkungan amat penting untuk menyikapi masifnya kerusakan lingkungan dan perubahan iklim yang tak menentu.

Seiring berjalannya waktu kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan pun semakin tinggi. Dengan adanya gerakan peduli lingkungan yang dilakukan oleh warga sekolah diharapkan dapat memberikan edukasi kepada publik sehingga dapat mencegah dan mengurangi kerusakan lingkungan hidup.

Saat ini telah banyak sekolah-sekolah yang menggerakkan sekolah ramah lingkungan. Pembelajaran di sekolah tak hanya memasukkan teori saja tetapi juga memasukkan unsur lingkungan hidup. Salah satu SMK yang menerapkan sekolah ramah lingkungan ialah SMKN 3 Denpasar, Bali.

Saat SMKN 3 Denpasar menerima kunjungan delegasi Education for Sustainable Development (ESD) – Net 2030 (14-06-2023) mereka memperlihatkan praktik baik SMKN 3 Denpasar dalam menerapkan ESD. Di sini para delegasi disuguhkan dengan pemandangan yang amat kental. Mereka melihat bagaimana siswa belajar menghiraukan lingkungannya.

Kepala SMKN 3 Denpasar, Anak Agung Bagus Wijaya Putra menyampaikan bahwa melalui pendidikan SMKN 3 Denpasar mencoba mengenalkan kepada siswa tentang lingkungan. Mereka tak hanya sekadar belajar di kelas tetapi mereka juga diajari bagaimana menjaga kebudayaan mereka.

“Di SMKN 3 Denpasar hampir tidak pernah kosong dengan kegiatan. Saat libur sekolah di sini ada kegiatan, siswa diajarkan mangidung, membuat banten, klakat, klangsah, menulis di lontar, dan menanam rempah-rempah. Ini semua rutin dilakukan oleh siswa SMKN 3 Denpasar. Kegiatan-kegiatan ini sebagai upaya dari kami sebagai insan pendidikan yang berkewajiban untuk menjaga kekayaan kita dengan mengajarkan ini semua kepada siswa. Harapannya siswa bisa menerapkan dan menularkan ke orang lain sehingga lingkungan, adat dan tradisi di Bali bisa tetap terjaga,” ucap Putra di kutib dari web.Ditjen Vokasi.

Sementara itu, Pande Putu Ganendra Paramasatya, siswa Jurusan Tata Boga SMKN 3 Denpasar menyampaikan bahwa ini merupakan pengalaman pertamanya ikut terlibat dalam menerima kunjungan skala internasional.

Ia menuturkan bahwa bersama teman-teman dan guru mereka mempersiapkan untuk mempresentasikan kondisi sekolah yang sebenarnya kepada mata dunia.

“Kami diberi tahu oleh guru sekitar bulan Mei kemudian kita mulai bagi tugas untuk mempersiapkannya. Persiapan ini tidak terlalu berat karena memang sudah terbiasa kami lakukan juga. Kami mencoba memberi tahu kepada tamu terkait kegiatan yang biasa kami lakukan seperti membuat klangsah dari daun kelapa, membuat sate lilit, membuat klakat dari bambu. Semua kegiatan yang dilakukan menggunakan bahan-bahan alami yang tersedia di alam kita. Ilmu yang kami dapatkan di sekolah ini kemudian kami terapkan di rumah untuk berbagai keperluan seperti sembahyangan, upacara adat, dan tradisi lainnya,” ucap Ganendra.

Putra menambahkan melalui pendidikan SMKN 3 Denpasar mencoba untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

“Kami terus berupaya mencari cara bagaimana pendidikan bisa masuk ke seluruh lingkup kehidupan. Sebagaimana kita ketahui Bali dikenal dengan kebudayaannya yang kental. Kebudayaan tidak hanya mencakup tari-tarian saja tetapi lingkungan juga. Dibutuhkan waktu dan kerja sama yang baik untuk mengimplementasikan ESD demi lestarinya lingkungan dan kebudayaan yang ada di Bali. Dengan lestarinya kebiasaan yang baik ini harapannya keturunan selanjutnya dapat mengenal warisan mereka dan mampu meneruskan ini semua,” pungkas Putra.

(112)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimalkan Layanan Jelang Nataru 2024, Menteri ESDM Apresiasi Pertamina

    Optimalkan Layanan Jelang Nataru 2024, Menteri ESDM Apresiasi Pertamina

    • calendar_month Kamis, 28 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Cilacap, Kamis  28  Desember 2023 Optimalkan Layanan Jelang Nataru 2024, Menteri ESDM Apresiasi Pertamina     Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif melakukan kunjungan ke Kilang Pertamina Cilacap, Jawa Tengah, Kamis 21 Desember 2023. Lawatan tersebut dalam rangka meninjau kesiapan Pertamina untuk memenuhi kebutuhan pasokan BBM di masa […]

  • Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Gelar Khitan Massal di Tahun Baru Islam

    Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Gelar Khitan Massal di Tahun Baru Islam

    • calendar_month Sabtu, 30 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Jakarta,  Sabtu   30   Juli 2022   Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Gelar Khitan Massal di Tahun Baru Islam   PT Pegadaian bersama Klinik Pratama Pegadaian Permata menyelenggarakan kegiatan khitan massal berlokasi di Masjid Al Jannah Cipinang ,Sabtu, (30/7/2022).(Foto/ist) Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  – PT Pegadaian bersama Klinik Pratama Pegadaian Permata menyelenggarakan kegiatan khitan massal berlokasi di Masjid Al […]

  • ” Sinergi dalam Harmoni ” :  34 Mitra Pegadaian di Pulau Dewata jalin Kerjasama Bisnis

    ” Sinergi dalam Harmoni ” :  34 Mitra Pegadaian di Pulau Dewata jalin Kerjasama Bisnis

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Denpasar , Kamis  16  Januari  2020   ” Sinergi dalam Harmoni ” :  34 Mitra Pegadaian di Pulau Dewata jalin Kerjasama Bisnis       BALI, INDEX –  PT Pegadaian (Persero) terus melakukan kolaborasi bisnis untuk memperluas pasar dan sharing ekonomi dengan menggandeng 34 mitra, baik dari sektor pemerintahan, pendidikan, BUMN, swasta, pariwisata, dan organisasi di Bali, […]

  • Aktif Dalam Wujudkan Ketangguhan Bangsa Hadapi Bencana, BPBD Provinsi Bali Raih Penghargaan dari BNPB

    Aktif Dalam Wujudkan Ketangguhan Bangsa Hadapi Bencana, BPBD Provinsi Bali Raih Penghargaan dari BNPB

    • calendar_month Jumat, 25 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Tangerang, Kamis  24  Februari  2022   Aktif Dalam Wujudkan Ketangguhan Bangsa Hadapi Bencana, BPBD Provinsi Bali Raih Penghargaan dari BNPB Kalaksa BPBD Provinsi Bali Made Rentin mewakili Gubernur Bali meraih penghargaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai salah satu Provinsi Terbaik atas Peran Aktif Dalam Mewujudkan Ketangguhan Bangsa Menghadapi Bencana.di Tangerang, Banten, Kamis (24/2/2022).   […]

  • Kakorlantas Evaluasi 3 Hari ETLE Jalan Tol: Budaya Berkendara Lebih Baik

    Kakorlantas Evaluasi 3 Hari ETLE Jalan Tol: Budaya Berkendara Lebih Baik

    • calendar_month Senin, 4 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Jakarta,  Senin  04  April  2022   Kakorlantas Evaluasi 3 Hari ETLE Jalan Tol: Budaya Berkendara Lebih Baik   Kakorlantas Irjen Firman Shantyabudi Gelar Presscom Implementasi ETLE Jalan Tol, Senin (4/4/2022) Dok Humas Polri Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi memaparkan analisa dan evaluasi implementasi ETLE di jalan tol. Hasilnya, budaya berkeselamatan pengendara meningkat […]

  • PROGRAM PPPE UNDIKSHA TAHUN 2020 DAMPINGI DIVERSIFIKASI PRODUK USAHA KERAJINAN  WOOD-HANDYCRAFT DI DESA PETANDAKAN

    PROGRAM PPPE UNDIKSHA TAHUN 2020 DAMPINGI DIVERSIFIKASI PRODUK USAHA KERAJINAN WOOD-HANDYCRAFT DI DESA PETANDAKAN

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Buleleng, Selasa 03 November  2020   PROGRAM PPPE UNDIKSHA TAHUN 2020 DAMPINGI DIVERSIFIKASI PRODUK USAHA KERAJINAN WOOD-HANDYCRAFT DI DESA PETANDAKAN     BALI,  INDEX  –  Kerajinan wood-handycraft di desa Petandakan-Buleleng merupakan usaha produktif yang dikelola oleh UKM Nyiur Indah. Pengembangan usaha kerajinan wood-handycraft pada awalnya timbul akibat efek imbas dari eskalasi prosesi religi, pementasan seni, […]

expand_less