Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Barat » Mahasiswa LSPR Perkenalkan Keberagaman Budaya Kampung Seni Edas Bogor Melalui “Pesta Edas”

Mahasiswa LSPR Perkenalkan Keberagaman Budaya Kampung Seni Edas Bogor Melalui “Pesta Edas”

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
  • visibility 186
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bogor,  Kamis  13  Juni 2024

Mahasiswa LSPR Perkenalkan Keberagaman Budaya Kampung Seni Edas Bogor Melalui “Pesta Edas”

 

 

Jawa  Barat,  indonesiaexpose.co.id  – Mahasiswa/i semester 6 Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Jakarta dari kelas PRDC25-1SP mengadakan acara “Pesta Edas” yang bertujuan untuk memperkenalkan keberagaman budaya yang dimiliki oleh Kampung Seni Edas di Kota Bogor. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 9 Juni 2024 di Sanggar Tari Edas, Kampung Seni Edas, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur. Acara Pesta Edas dimeriahkan dengan Showcase yang menampilkan kesenian khas Kampung Seni Edas serta Mini Exhibition yang dapat dilihat dan dinikmati oleh pengunjung. Program ini merupakan bentuk partisipasi LSPR dalam mendukung program pemerintah terutama di bidang pendidikan yaitu Kampus Merdeka Desa Keberlanjutan. Pelaksanaan Community Development ini merupakan implementasi dari penggabungan 4 mata kuliah yaitu Community development, Creative Production & Publicity, Public Relations Communication Technique, dan Community Development. Perencanaan program yang dibuat dalam 4 mata kuliah ini sebagai wujud nyata mahasiswa dalam memberikan kontribusi akademis terhadap komunitas dan masyarakat.

“Kampung Seni Edas dibuat sebagai tempat wisata kesenian pertama di Bogor dengan kesenian yang diciptakan sendiri seperti Langir Badong, Wayang Kaleng, Boboko Ngentep, dan sebagainya. Sehingga kesenian ini tidak ada di tempat lain.” ujar Ade Suarsa, Pimpinan Kampung Seni Edas. “Namun disayangkan kurangnya publikasi ya, jadi memang keberadaan Kampung Seni Edas kurang dikenal. Tetapi saya juga mau berterima kasih dengan anak-anak muda yang sampai sekarang masih mau peduli dengan kesenian tradisional mengingat kesenian tradisional saat ini kan sudah mulai banyak dilupakan ya,” tambah Ade.

Acara “Pesta Edas” dimulai dengan diadakannya press conference menghadirkan Bapak Ade Suarsa selaku Pimpinan Kampung Seni Edas, Ibu Rizka Septiana M.Si selaku Dosen Community Development, dan Theodore Roosevelt selaku Ketua Pelaksana Pesta Edas. Total terdapat 13 media yang turut menghadiri press conference ini. Acara press conference dibuka dengan pertunjukan tarian Lodong Bogoran yang merupakan tarian khas Kampung Seni Edas kreasi oleh Ade Suarsa.

“Kampung Seni Edas adalah sebuah komunitas kesenian tradisional yang berada di tengah kota. Anak-anak juga sebetulnya paham bahwa kesenian tradisional ini masih dianggap sebelah mata oleh sebagian besar generasi muda terutamanya ya. NKRI itu harga mati, tetapi budaya harga diri,” ujar Ade Suarsa selaku pemimpin Kampung Seni Edas dalam press conference.

“Kami bangga dengan para mahasiswa LSPR yang sudah melaksanakan acara ini dengan baik. Di kemudian hari, para mahasiswa kami ini sudah akan siap terjun ke dunia pekerjaan,” ucap Rizka Septiana selaku Dosen Community Development dan pembimbing mahasiswa LSPR.

“Harapan kami, melalui Pesta Edas ini, Kampung Seni Edas dapat dikenal secara lebih luas, terutama di kalangan pemuda dan pelajar, sebagai upaya melestarikan budaya Indonesia. Kami juga berharap kegiatan ini dapat membantu memakmurkan budaya dan kesejahteraan masyarakat Sindangsari,” tambah Theodore sebagai Ketua Pelaksana Pesta Edas.

Beralih ke Pesta Edas yang mana dihadiri oleh berbagai tokoh penting di Kelurahan Sindangsari seperti Bapak Feby Darmawan selaku Camat Bogor Timur dan Bapak Nendar Kusnida selaku Lurah Sindangsari. Pesta Edas dimulai dengan pawai tarian dan alat musik dari gerbang Kampung Seni Edas menuju Sanggar Seni Edas untuk menyambut dan mengantar tamu-tamu yang datang.

Selama acara Pesta Edas berlangsung, para pengunjung dapat melihat Mini Exhibition yang menampilkan kostum tari yang dimiliki Edas. Para pengunjung juga dapat melihat kegiatan-kegiatan yang sebelumnya pernah dilakukan warga Kampung Seni Edas melalui foto-foto yang ditampilkan.

Masuk ke dalam inti pertunjukan kesenian. Pertama, pertunjukan diawali dengan penampilan wayang kaleng yaitu merupakan salah satu ciri khas Edas yang terbuat dari limbah kaleng, karung, tambang, tali, dan bambu. Wayang ini mengisahkan fenomena sosial yang terjadi di masyarakat seperti pudarnya kebudayaan di generasi muda. Wayang Kaleng ini nantinya akan diperkenalkan dan dipertunjukan untuk pertama kalinya secara internasional di Australia. Dalam pertunjukan wayang kaleng, penonton juga diajak untuk mencoba alat musik tradisional Pew Pew bersama-sama.

Selanjutnya penampilan diisi dengan pertunjukan Lembur Kuring Khas Kampung Seni Edas oleh siswi SMP Negeri 1 Bogor. Lembur kuring merupakan pertunjukan alat musik tradisional Sunda yang dipadukan dengan nyanyian. Kemudian, acara diakhiri dengan pertunjukan Tari Kaulinan Barudak yang merupakan tarian anak-anak diambil dari budaya bermain anak-anak serta Tunggul Kawung yang merupakan perpaduan tarian dan bedug.

Acara ini tidak hanya menjadi sebuah perayaan kesenian, tetapi juga menjadi momentum untuk menginspirasi generasi muda lainnya untuk memahami dan melestarikan warisan budaya yang berharga.

Tentang Kampung Seni Edas
Kampung Seni Edas berlokasi di JL. Raya Wangun, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur. Kampung ini didirikan dan diresmikan pada tahun 2022 oleh Ade Suarsa yaitu selaku pimpinan Kampung Seni Edas sekaligus pemilik dari Sanggar Tari Edas. Alasan Kampung Seni Edas didirikan dikarenakan Pak Ade melihat beragam potensi kesenian yang ada di Kampung Seni Edas sehingga dapat menjadi menjadi destinasi wisata kesenian dan kebanggan kota Bogor.

Tentang LSPR Communication & Business Institute
LSPR adalah salah satu Perguruan Tinggi Ilmu Komunikasi Swasta Nasional yang berada di daerah Sudirman, Jakarta dan Transpark, Bekasi. LSPR pertama kali didirikan oleh Ibu Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR pada tanggal 1 Juli 1992 sebagai lembaga pendidikan hubungan masyarakat (public relations). Saat ini LSPR telah memiliki 10 jurusan yaitu Public Relations & Communication, Marketing Communication, Performing Arts Communication, Management, Tourism, dan lainnya.

(056)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 12 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  13  November  2020   Renungan  JOGER  

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu 08 Desember  2021

  • Ekspor Pertanian Provinsi Bali di tahun 2022 melonjak Rp. 119.218.610.361

    Ekspor Pertanian Provinsi Bali di tahun 2022 melonjak Rp. 119.218.610.361

    • calendar_month Kamis, 22 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 22 Desember 2022 Ekspor Pertanian Provinsi Bali di tahun 2022 melonjak Rp. 119.218.610.361   Balai Karantina Pertanian Kls I Denpasar, gelar acara Coffee Morning bersama  awak media, bertempat di  Denpasar,Kamis (22/12/2022).(Foto/indonesiaexpose.co.id/080) Bali, indonesiaexpose.co.id – Di tahun 2022, nilai ekspor pertanian Provinsi Bali melonjak dibandingkan tahun 2021. Jika tahun 2021 nilainya hanya Rp 93.970.120.338, […]

  • Hendi Sampaikan Terima Kasih Arus Mudik dan Balik Lancar

    Hendi Sampaikan Terima Kasih Arus Mudik dan Balik Lancar

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Semarang, Minggu  08  Mei 2022 Hendi Sampaikan Terima Kasih Arus Mudik dan Balik Lancar   (Foto/ist)   Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  –  Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyebutkan ada perbedaan yang dirasakannya dalam pemantauan kegiatan arus mudik dan balik selama seminggu penuh. Dia mengungkapkan tidak adanya kemacetan panjang pada arus mudik maupun arus balik, terkhusus di […]

  • HIPMI Gianyar Pasang 100 Unit Biopori di Pura Kayangan Tiga Umakuta, Dukung Kebijakan Gubernur Bali dan Pelestarian Lingkungan

    HIPMI Gianyar Pasang 100 Unit Biopori di Pura Kayangan Tiga Umakuta, Dukung Kebijakan Gubernur Bali dan Pelestarian Lingkungan

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Gianyar , Senin  11  Agustus  2025 HIPMI Gianyar Pasang 100 Unit Biopori di Pura Kayangan Tiga Umakuta, Dukung Kebijakan Gubernur Bali dan Pelestarian Lingkungan   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Gianyar menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dengan melakukan pemasangan 100 unit lubang resapan biopori di area Pura Kahyangan Tiga Umakuta, Desa Pejeng, […]

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  16  Desember  2021   Walikota Jaya Negara Luncurkan Buku Spirit Denpasar Festival: Esensi Kepemimpinan Arsa Wijaya, Menata Denpasar Abad XXI   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat meluncurkan secara resmi Buku Spirit Denpasar Festival, Esensi Kepemimpinan Arsa Wijaya, Menata Denpasar Abad XXI serangkaian Denpasar Festival ke-14 di Dharma Negara Alaya, Kamis […]

expand_less