Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Kemenekraf Fasilitasi Kreator Konten Indonesia untuk Bentuk Asosiasi

Kemenekraf Fasilitasi Kreator Konten Indonesia untuk Bentuk Asosiasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Jumat 13 Desember 2024

Kemenekraf Fasilitasi Kreator Konten Indonesia untuk Bentuk Asosiasi

 

(foto:ist)

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) memfasilitasi para kreator konten Indonesia untuk membentuk asosiasi sebagai wadah berkreasi, payung perlindungan, serta instrumen untuk bersinergi dengan pemerintah dan sektor hexahelix ekonomi kreatif (ekraf).

Diskusi ini dilaksanakan di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (12/12/2024) sebagai tindak lanjut dari pertemuan Kemenekraf dengan para kreator konten pada Kamis, 5 Desember 2024 yang membahas inisiatif para kreator konten untuk mendirikan Asosiasi Kreator Konten Indonesia yang menjadi langkah penting bagi penguatan ekosistem ekonomi kreatif sebagai new engine of growth tanah air.

Kemenekraf menyambut baik inisiatif para kreator konten, kemudian menginventarisasi beragam tantangan yang ada untuk dicarikan solusinya bersama.

“Jadi sebetulnya inisiatif asosiasi ini datang dari kawan-kawan kreator konten, kami mendukung, kemudian kita inventarisasi mulai dari literasi kompetensi yang beragam, kebijakan platform yang kurang menguntungkan, stigma publik dan konten negatif, hingga keterhubungan parsial dengan pemerintah. Kalau memang asosiasi ini mau dibentuk, kami siap mendukung, kami siap berkolaborasi, apa yang menjadi tantangan kita urai bersama-sama,” kata Menekraf Riefky melalui siaran tertulisnya di Jakarta.

Menekraf Teuku Riefky Harsya menyampaikan, potensi kolaborasi dengan para kreator konten diharapkan saling menguatkan dalam rangka mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen melalui ekonomi kreatif.

“Dalam berkolaborasi ke depan kita juga bisa saling menguatkan, saling mengisi, tentunya juga dalam rangka untuk turut memajukan bangsa termasuk mendukung program-program Presiden dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi 8 persen. Ekonomi kreatif akan menjadi mesin pertumbuhan baru ekonomi nasional. Mudah-mudahan acara hari ini memberikan optimisme bagi kemajuan kreator konten di Indonesia,” ujar Menekraf Riefky.

Pertumbuhan dan potensi kontribusi ekonomi yang besar pada pembukaan lapangan kerja dan pemberdayaan masyarakat melalui pembuatan konten digital menunjukkan tren positif. Sehingga, menjadi penting bagi para kreator konten untuk memiliki wadah melalui pembentukan asosiasi.

“Pengembangan subsektor konten dapat berkontribusi pada perekonomian nasional, termasuk pengentasan kemiskinan, pertumbuhan kelas menengah, kemunculan industri kreatif baru, peningkatan literasi digital serta meningkatkan pendapatan negara dari pajak dan bukan pajak. Selain itu, kreator konten juga berperan dalam meningkatkan kesadaran akan pariwisata, produk dalam negeri dan budaya Indonesia di tingkat global,” kata Menekraf Riefky.

Dibahas juga dalam pertemuan tersebut mekanisme keanggotaan kreator daerah, produksi konten yang terus berkembang dan pelibatan generasi muda yang mulai sadar bahwa kreator konten kini merupakan sebuah lapangan kerja yang berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Salah satu yang utama itu, para junior kita, konten kreator gen Z ini, kita yang rangkul mereka. Kalau bisa, itu top banget,” kata Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad. Ditegaskan pula bahwa asosiasi ini bersifat inklusif dan berperan dalam kemajuan UMKM serta garda terdepan melawan hoax dan cyber bullying.

CEO Kasisolusi selaku Steering Committee Kreator Konten Deryansha Azhary mengatakan kreator bidang konten mampu menyerap 17 juta tenaga kerja dan diproyeksikan tumbuh tiga sampai lima kali lipat di tahun 2030. “Maka, kita butuh payung asosiasi untuk kegiatan ekonominya,” tutupnya.

Hadir pula dalam pertemuan tersebut, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto serta para kreator konten Indonesia.

Turut hadir mendampingi Menekraf Teuku Riefky Harsya, Wamenekraf Irene Umar; Plt. Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kemenekraf, Muhammad Neil El Himam; serta Direktur Tata Kelola Ekonomi Digital Kemenparekraf Yuana Rochma Astuti.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dirut Bank Mandiri Darmawan Junaidi : Nilai transaksi digital melalui Livin’ by Mandiri tembus Rp2.435 triliun, tumbuh 48,4 persen 

    Dirut Bank Mandiri Darmawan Junaidi : Nilai transaksi digital melalui Livin’ by Mandiri tembus Rp2.435 triliun, tumbuh 48,4 persen 

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  31  Januari 2024 Dirut Bank Mandiri Darmawan Junaidi : Nilai transaksi digital melalui Livin’ by Mandiri tembus Rp2.435 triliun, tumbuh 48,4 persen   Dirut Bank Mandiri Darmawan Junaidi saat berbicara di acara konferensi pers virtual Paparan Kinerja Kuartal IV 2022 Bank Mandiri di Jakarta, Selasa (31/1/2024).(Foto/indonesiaexpose.co.id)   Jakarta, indonesiaexpose.co.id – PT Bank Mandiri […]

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Senin  07  September  2020

    • calendar_month Senin, 13 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 13 September  2021     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Berdasarkan hasil Survey Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan tahun 2019, tingkat inklusi dan literasi untuk industri perasuransian di Indonesia masih sangat rendah yaitu masing-masing 13,15% dan 14,13%. Guna lebih mengenalkan produk industri asuransi sejak dini kepada masyarakat di Bali, OJK Regional 8 Bali dan Nusa […]

  • Rai Mantra : Pelestarian, Penguatan, dan Pengembangan Budaya Sejak Dini.

    Rai Mantra : Pelestarian, Penguatan, dan Pengembangan Budaya Sejak Dini.

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 19 Oktober 2019   Rai Mantra : Pelestarian, Penguatan, dan Pengembangan Budaya Sejak Dini.     Walikota Rai Mantra didampingi Kadis Kebudayaan Denpasar, I Gusti Ngurah Bagus Mataram, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Raka Purwantara, Bendesa Adat Sumerta, Wayan Butuantara, serta tokoh adat dan desa setempat meninjau pendidikan yang telah diberikan kepada siswa […]

  • Izin Bermasalah, Hutan Rusak: Potensi Jerat Pidana Korporasi di Tabanan

    Izin Bermasalah, Hutan Rusak: Potensi Jerat Pidana Korporasi di Tabanan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Tabanan,  Kamis  22  Januari  2026 Izin Bermasalah, Hutan Rusak: Potensi Jerat Pidana Korporasi di Tabanan   Pansus TRAP  DPRD Provinsi Bali melakukan inspeksi mendadak (sidak),di Kawasan Hutan Desa Adat Kembang Merta, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan,Bali.Kamis (22/1/2026),   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Dugaan pelanggaran hukum di Kawasan Hutan Desa Adat Kembang Merta, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali  […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Bali, Senin  23  Desember  2024 Renungan  Joger

expand_less