Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Pameran Photo oleh Penyandang Disabilitas Bali : Alat Bantu ADAPTIF , Hidupku Menjadi Produktif

Pameran Photo oleh Penyandang Disabilitas Bali : Alat Bantu ADAPTIF , Hidupku Menjadi Produktif

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
  • visibility 199
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Minggu 02 Pebruari 2025

Pameran Photo oleh Penyandang Disabilitas Bali : Alat Bantu ADAPTIF , Hidupku Menjadi Produktif

 

Pameran photo ‘Alat Bantu ADAPTIF’ penyandang disabilitas mulai dari 2 hingga 9 Februari 2025

Bali, indonesiaexpose.co.id – Kursi roda adaptif adalah alat bantu mobilitas yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan para penyandang disabilitas. Dengan menggunakan kursi roda adaptif, mereka dapat memperoleh kembali kemandirian dan merasakan kebebasan dalam beraktivitas sehari-hari.

Annika Linden Centre gelar pameran photo ‘Alat Bantu ADAPTIF’ penyandang disabilitas mulai dari 2 hingga 9 Februari 2025 . Terdapat 35 karya foto yang diambil dengan kamera HP penyandang disabilitas dalam pameran ini.

Ketua Gugus Tugas Alat Bantu Adaptif Disabilitas Provinsi Bali Putu Juliani di Annika Linden Centre,mengatakan bahwa pameran ini berfokus pada alat bantu adaptif, ada tujuh orang penyandang disabilitas fisik di Bali memamerkan hasil foto yang ilmu fotografinya dipelajari melalui workshop pada bulan Desember 2024 lalu.

“Beberapa dari mereka adalah pengguna alat bantu, ada yang memakai kursi roda, ada yang tangan palsu, ada yang pakai sepatu AFO juga. Jadi, mereka bukan hanya artis yang penyandang disabilitas, melainkan juga pengguna alat bantu yang menjadi topik pameran kita,” kata Putu Juliani di Annika Linden Centre , Minggu (2/2/2025).

“Selain menggali potensi disabilitas, kata Juliani yang juga Operation Manager Yayasan Puspadi Bali, hasil gambar dan topik yang mereka angkat juga untuk menggugah pentingnya alat bantu adaptif.

“Kami ingin mengadvokasi pemerintah supaya bisa menganggarkan alat bantu ini di dalam APBD karena sejauh ini kalau pemerintah mendistribusikan alat bantu semua masih standar, sedangkan yang diinginkan adalah yang sesuai dengan kebutuhan,” ujarnya.

Selama ini, kata dia, Yayasan Puspadi Bali bersama Pemprov Bali, Pemkot Denpasar, dan Pemkab Badung, aktif berkoordinasi terkait dengan bantuan alat bagi penyandang disabilitas.

Menurut dia, banyak disalurkan bantuan dari program tanggung jawab sosial lingkungan pihak swasta melalui pemerintah daerah. Namun, kerap kali barang yang datang tidak tepat dengan yang dibutuhkan.

“Contoh teman yang tuli tingkat desibel ketuliannya beda-beda, kalau tidak cocok bikin sakit telinganya, harus diukur dahulu. Begitu juga kaki palsu dan kursi roda, kalau tidak sesuai, bisa memperparah. Dari awal dianggarkan sehingga alat bantu bisa dicocokkan dengan penggunanya,” kata Juliani.

Kelompok-kelompok penyandang disabilitas di Bali ini menyadari sulit bagi pemerintah daerah menyediakan alat bantu adaptif dari APBD. Pemerintah daerah baru bisa mendorong dengan bantuan swasta.

Oleh karena itu, bersama pemerintah daerah di tingkat provinsi dan Kota Denpasar serta Kabupaten Badung mereka menyusun draf regulasi yang detail seperti berisi perincian calon penerima. Dengan demikian, jika pemerintah berhasil menganggarkan, akan sesuai dengan kebutuhan.

Penyandang disabilitas asli Bali, Wayan Damai memamerkan hasil karyanya.

Salah satu penyandang disabilitas asli Bali yang bernama Wayan Damai ingin hasil fotonya menjadi media penghubung kebutuhan rekan-rekannya kepada pemerintah.

“Dengan kursi roda adaptif, para penyandang disabilitas dapat bergerak dengan lebih mudah dan bebas, baik di dalam rumah maupun di luar ruangan.Saya menyetir mobil dan kerja di luar dengan alat bantu kursi roda adaptif ini lebih fleksibel bergerak,” terang Wy.Damai yang juga pengurus Diaspora Kab.Gianyar Bali.

“Ini sebagai media penyambung dari pemerintah agar bisa tersentuh, masih banyak anak disabilitas yang perlu alat bantu gerak yang memang membantu mereka,” kata dia.

Kursi roda adaptif yang dirancang dengan baik dapat memberikan dukungan yang optimal bagi postur tubuh, sehingga mencegah terjadinya masalah kesehatan seperti nyeri punggung atau kerusakan pada tulang belakang.

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perayaan  International  Day  Of  Yoga  2022 di  Anand   Ashram  Ubud Mengapresiasi Perbedaan, Merawat Kebhinnekaan

    Perayaan  International  Day  Of  Yoga  2022 di  Anand   Ashram  Ubud Mengapresiasi Perbedaan, Merawat Kebhinnekaan

    • calendar_month Minggu, 26 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Gianyar, Minggu 26 Juni 2022   Perayaan  International  Day  Of  Yoga  2022 di  Anand   Ashram  Ubud Mengapresiasi Perbedaan, Merawat Kebhinnekaan       Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Sejak tahun 2009, Yayasan Anand Ashram (berafiliasi dengan PBB) telah menyelenggarakan One Earth Yoga and Meditation Festival (OEYMF), yang sebelumnya bernama International Bali Meditators’ Festival (IBMF) dan sejak 8 […]

  • Punya strategi rahasia, Bupati Mahayastra: Secepatnya Gianyar akan bebas covid

    Punya strategi rahasia, Bupati Mahayastra: Secepatnya Gianyar akan bebas covid

    • calendar_month Jumat, 26 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Gianyar,  Jumat 26 Februari 2021   Punya strategi rahasia, Bupati Mahayastra: Secepatnya Gianyar akan bebas covid       BALI,  indonesiaexpose.co.id   – Sebuah senyum tersungging di bibir Bupati Gianyar, Made Mahayastra saat memperlihatkan data kasus covid-19, di halaman belakang kantor Bupati Gianyar, Jumat 26 Februari 2021 pagi. “Secepatnya Gianyar akan bebas covid-19, saya yakin itu,” […]

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  06   Juli 2022 Raja-Raja Nusantara dan Manca Negara Akan Bertemu di Bali   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Para raja se-nusantara dan mancanegara akan bertemu di Bali pada bulan Agustus 2022 mendatang dalam hajatan festival adat dan budaya nusantara. Informasi itu disampaikan Ketua DPP Masyarakat Adat Nusantara (MATRA) KGPAA Mangku Alam II saat menemui Wagub […]

  • Angkat Tema “Celepuk dan Kupu-Kupu”  Sebanyak 377 Layangan Ramaikan Lomba Secara Virtual Di Denpasar

    Angkat Tema “Celepuk dan Kupu-Kupu” Sebanyak 377 Layangan Ramaikan Lomba Secara Virtual Di Denpasar

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 09  Juli  2020   Angkat Tema “Celepuk dan Kupu-Kupu” Sebanyak 377 Layangan Ramaikan Lomba Secara Virtual Di Denpasar   BALI,  INDEX  –  Bangkitkan kreativitas pemuda dalam masa pendemi covid 19 ini, sejumlah pemuda Denpasar membuat sebuah kompetisi layang-layang virtual. Dimana lomba layang-layang virtual ini untuk kedua kalinya di adakan di Denpasar, yang kali […]

  • index

    index

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Mangupura, Senin  12  Juni  2023

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  19  Pebruari  2020   Renungan  JOGER  

expand_less