Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Melalui Pameran mengharapkan, Bantuan Efektif bila dibuat Adaptif

Melalui Pameran mengharapkan, Bantuan Efektif bila dibuat Adaptif

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Minggu  09  Pebruari  2025

Melalui Pameran mengharapkan, Bantuan Efektif bila dibuat Adaptif

 

Diskusi inspiratif bertema “Mengenal Artivisme dan Ragam Disabilitas”, bertempat di Annika Linden Centre di Denpasar Timur pada, Minggu (9/2/2025).

 

Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Alat bantu adaptif tentu menjadi solusi dari hambatan lingkungan yang terjadi sekaligus membangun kemandirian disabilitas. Secara sederhana, alat bantu adaptif bisa dijelaskan sebagai alat bantu yang disesuaikan dengan penggunanya. Analoginya seperti kita berpakaian. Kalau ukuran pakaiannya sesuai dengan ukuran kita masing-masing, pasti lebih nyaman.Oleh karenanya, sebelum alat bantu adaptif dibuat perlu adanya pengukuran tubuh calon pengguna baik itu bagian pinggang, kaki, dan lainnya. Tujuannya, supaya penggunanya kelak bisa leluasa bergerak dan beraktivitas. Apabila terjadi perubahan fisik terhadap pengguna seperti bertambah tinggi maupun berat badan, tentunya alat bantu kembali disesuaikan.

Operation Manajer Yayasan Puspadi Bali Putu Juliani mengatakan, Yayasan Puspadi provinsi Bali mengapresiasi atas bantuan dari pemerintah Bali .Namun, pihaknya juga menilai bantuan yang diserahkan pemerintah tersebut belum ideal karena tidak sesuai kebutuhan.

Karena itu, mereka menyarankan untuk koordinasi terlebih dahulu sebelum diserahkan ke pihak Yayasan Puspadi Bali.

“Kami menyarankan berkoordinasi dengan Yayasan yang paham dengan alat bantu adaptif, sehingga tepat sasaran,” ujar Operation Manajer Yayasan Puspadi Bali Putu Juliani di Denpasar Timur pada, Minggu (9/2/2025).

Putu mengungkapkan, bantuan yang diberikan pemerintah tersebut diambil dari dana CSR yang mereka peroleh, namun alat bantu tersebut masih bersifat standar tidak sesuai ukuran yang dibutuhkan.

“Pemerintah yang mendapat dana CSR, jadi mereka yang membelikan ke perusahaan yang sudah tender dengan mereka, sehingga ukuran alat bantu adaptif tersebut tidak sesuai kebutuhan, ” katanya.

Selain itu, Putu Juliani menambahkan, dengan ditutup pameran foto alat bantu adaptif dan workshop ini, diharapkan dapat mengetuk hati pemerintah agar segera menganggarkan alat bantu adaptif ini dalam anggaran APBD.

“Berharap dalam waktu dekat pemerintah provinsi Bali bisa segera menganggarkan dan menjadikan alat bantu bagi penyandang disabilitas, ini adaptif karena adaptif itu sangat penting,” harapnya.

Sebelum pameran, enam orang disabilitas mengikuti Photo Story Workshop. Berlangsung selama dua hari pada Desember 2024 lalu di Annika Linden Centre. Bersama Angga Mahendra selaku fotografer profesional, para disabilitas belajar menceritakan kisah mereka dengan lebih tajam namun humanis melalui media visual.

Peserta workshop Dinda Mahadewi, memotret perbedaan alat bantu adaptif dan alat bantu standar. Baginya, ini sekaligus kritik bagi pemerintah yang gagal menghadirkan alat bantu adaptif yang sangat dibutuhkan teman-teman disabilitas. Peran pemerintah tentu didambakan karena masih mahalnya alat bantu adaptif bila dibeli secara mandiri. Bisa mencapai Rp50 juta.

Gugus Tugas Alat Bantu Adaptif Disabilitas Bali pun selama ini sudah mengadvokasi dan mendorong regulasi seperti Peraturan Wali Kota Denpasar dan Peraturan Bupati Badung mengenai ini. Hari ini belum mendapatkan hasil konkritnya. Akan tetapi, melalui pameran ini diharapkan mampu mendorong alat bantu adaptif segera dianggarkan dan direncanakan oleh pemerintah daerah di Bali.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prajuru dan Bendesa Desa Pakraman Serangan 2019-2024 Dikukuhkan Wawali Jaya Negara Ajak Dukung Pembangunan Kota Berwawasan Budaya.

    Prajuru dan Bendesa Desa Pakraman Serangan 2019-2024 Dikukuhkan Wawali Jaya Negara Ajak Dukung Pembangunan Kota Berwawasan Budaya.

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  27  Mei  2019     Prajuru dan Bendesa Desa Pakraman Serangan 2019-2024 Dikukuhkan Wawali Jaya Negara Ajak Dukung Pembangunan Kota Berwawasan Budaya. Pengukuhan Jero Bendesa dan Prajuru Desa Pakraman Serangan Masa Bakti 2019-2024 , serah terima jabatan disertai uapcara Mejaya-Jaya dilaksanakan pada Minggu (26/5) di Wantilan Pura Desa, Puseh Lan Bale Agung Desa […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  05  September   2024 Renungan  Joger

  • Index

    Index

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Jakarta,  Rabu  23  Agustus  2023

  • Hari Pertama PPKM Darurat di Kota Denpasar.Satgas Bersama Forkopimda Pantau Pengetatan Prokes

    Hari Pertama PPKM Darurat di Kota Denpasar.Satgas Bersama Forkopimda Pantau Pengetatan Prokes

    • calendar_month Sabtu, 3 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  03 Juli 2021   Hari Pertama PPKM Darurat di Kota Denpasar.Satgas Bersama Forkopimda Pantau Pengetatan Prokes   Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Denpasar yang juga Pj, Sekda Kota Denpasar, I Made Toya bersama Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan dan Forkopimda turut meninjau hari pertama penerapan PPKM Darurat di wilayah Kota Denpasar, […]

    • calendar_month Sabtu, 15 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Minggu , Minggu  16  Oktober  2022 Bupati Bangli Sedana Arta meresmikan Jalan Katung Ancut Sudamala , Kintamani   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Bupati Bangli Sedana Arta meresmikan Jalan Katung Ancut Sudamala sepanjang 2.340 m dengan lebar jln 4 m di Desa Katung Kintamani, Minggu, 16 /10/2022 pembangunan infrastruktur lintas Desa ini diharapkan bisa menggeliatkan perekonomian dan […]

  • Sawah Menyusut, Bali Terancam Krisis: Suara Petani di Tengah Gempuran Beton

    Sawah Menyusut, Bali Terancam Krisis: Suara Petani di Tengah Gempuran Beton

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 15  September  2025 Sawah Menyusut, Bali Terancam Krisis: Suara Petani di Tengah Gempuran Beton   salah satu Ahli fungsi lahan sawah di Bali , 2025   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Bali, Made Krisna Dinata alias Bokis menegaskan bahwa alih fungsi lahan pertanian menjadi bangunan telah menjadi pemicu utama rentannya […]

expand_less