Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sulawesi Tenggara » Kisah Guru Ispiratif : Hasbullah 26 Tahun Mengabdi di Desa Anahinunu

Kisah Guru Ispiratif : Hasbullah 26 Tahun Mengabdi di Desa Anahinunu

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
  • visibility 51
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Konawe, Kamis  31  Juli  2025

Kisah Guru Ispiratif : Hasbullah 26 Tahun Mengabdi di Desa Anahinunu

 

Guru Bersama Anak Anak Kesayangan Setiap Hari Mengganggap Anak Didik Seperti Anak Sendiri, Karena Merekalah yang Akan Melanjutkan Perjuangan Pendidikan Kelak, Kalau Kita Sudah Tiada, Konawe (31/7/2025)

Sulawesi Tenggara, indonesiaexpose.co.id – Kesabaran pak Hasbullah sang pejuang pendidikan yang tak kenal lelah dalam berjuang untuk meningkatkan pendidikan di sebuah Desa bernama Anahinunu, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, (Sultra).

Kiprahnya dimulai dari tahun 1999 berjuang pantang menyerah dalam pengabdian sebagai tenaga pendidik sudah 26 tahun tidak menyurutkan hati untuk mengabdikan sebagai seorang pengajar demi masa depan anak agar dapat memperoleh pendidikan yang layak .

Di kalangan anak didik serta warga masyarakat Hasbullah lebih di kenal dengan panggilan Ustadz sebutan yang melekat kepada Hasbullah sang Umar Bakri.

“Ia mengatakan pada mulanya ia merasa prihatin terhadap masa depan pendidikan di desanya pada saat itu yang mana anak mau sekolah orang tua tidak punya biaya untuk menyekolahkan anak atau sebaliknya ketika para orang tua hendak menyekolahkan anaknya si anak tidak mau sekolah, ” kata Ustadz Hasbullah  yang juga menjabat Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) BIRRUL WALIDAIN , kepada indonesiaexpose.co.id di kantornya, Kamis (31/7/2025).

Dari penomena diatas munculah sosok Harun Zain S. Pd GR sebagai pejuang pertama sekaligus masyarakat mengangkat Bpk Harun Zain, S, Sd GR menjadi ketua pertama Yayasan BIRRUL WALIDAIN NW Tahun 1999 kemudian warga masyarakat desa Anahinunu sepakat mendirikan sekolah dengan swadaya gotong royong warga membangun sekolah tujuannya supaya dari segi biaya bisa kejangkau oleh para orang tua, ujarnya.

“Alhamdulillah saat ini jumlah siswa MI sudah ada 82 anak didik dari kelas 1 hingga 6,” terang Hasbullah

Seiring berjalannya waktu dari lulusan sekolah BIRRUL WALIDAIN sudah banyak anak didiknya yang berhasil dan melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi ada yang lanjut di Pesantren di Lombok

“Ini wujud kami dalam berpartisipasi dalam pembangunan melalui pendidikan, hal ini sejalan dengan program asta cita Presiden Prabowo Subianto bahwa pendidikan merupakan program pemerintah yang harus kita dukung bersama. Harapan kami semoga kelak anak didiknya bisa menjadi kebanggaan orang tua berguna bagi bangsa dan negara,” ucapnya

Menurut Ustadz Hasbullah bahwa Yayasan BIRRUL WALIDAIN merupakan Yayasan yang menaungi sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan MT,s sebuah Yayasan yang fokus pada dunia pendidikan tersebut diharapkan dapat mendobrak tabir kesetaraan dalam pendidikan, baik kesejahteraan bagi anak murid maupun kesejahteraan bagi para tenaga pendidiknya.

Lebih lanjut Ustadz Hasbullah menjelaskan bahwa Nama BIRRUL WALIDAIN bukan sekedar nama biasa tetapi lebih kepada makna semboyan yang artinya ” Bentuk Ajakan Kepada Para Anak Didik” untuk taat kepada orang tua, taat kepada guru dan taat kepada Negara, jelas Ustadz

“Guru merupakan soko guru di gugu dan ditiru sehingga ucapan prilaku seorang guru menjadi cerminan bagi anak didiknya oleh karena itu seorang guru harus mampu mejadi teladan bagi dirinya, anak didiknya dan warga, ” tandasnya

( Har / 09 )

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Minggu, 13 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Gianyar, Minggu  13  Desember  2020      

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  20  Juni  2022

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  03  Oktober  2024 Renungan  Joger

  • Supartha: Imigrasi Harus Proaktif  Sidak Keberadaan WNA, Demi Keamanan Bali

    Supartha: Imigrasi Harus Proaktif  Sidak Keberadaan WNA, Demi Keamanan Bali

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  12  Maret  2026 Supartha: Imigrasi Harus Proaktif  Sidak Keberadaan WNA, Demi Keamanan Bali   Dr.(c) I Made Supartha, S.H.,M.H., Komisi I DPRD Bali   Bali,  indonesiaexpose.co.id  —   Meningkatnya kasus kriminal yang melibatkan warga negara asing (WNA) di Bali mendapat sorotan tajam dari DPRD Provinsi Bali. Dr.(c) I Made Supartha, S.H.,M.H., Komisi I DPRD […]

  • KPU: 2.249 TPS akan laksanakan pemungutan suara susulan

    KPU: 2.249 TPS akan laksanakan pemungutan suara susulan

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis 18 April 2019   KPU: 2.249 TPS akan laksanakan pemungutan suara susulan Ketua KPU RI Arief Budiman (Foto/ist)   JAKARTA, INDEX – KPU menyebutkan sebanyak 2.249 TPS di sejumlah daerah di Indonesia akan melaksanakan pemungutan suara susulan karena keterlambatan distribusi logistik dan terkendala bencana alam banjir “Jumlah itu 0,28 persen dari total 810.193 […]

  • Memutus Mata Rantai Covid-19 Satgas Lingkungan Banjar Gaduh Sesetan Membuat Kesepakatan Bersama

    Memutus Mata Rantai Covid-19 Satgas Lingkungan Banjar Gaduh Sesetan Membuat Kesepakatan Bersama

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Denpasar,  Kamis  25  Juni  2020   Memutus Mata Rantai Covid-19 Satgas Lingkungan Banjar Gaduh Sesetan Membuat Kesepakatan Bersama     BALI,  INDEX   –   Untuk mempercepat pemutusan mata rantai Covid-19 Satgas Gotong Royong Lingkungan Banjar Gaduh Sesetan membuat kesepakatan bersama Selasa 23 Juni 2020 malam. Keputusan bersama dibuat karena Wilayah Banjar Gaduh Desa Adat Sesetan yang […]

expand_less