Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Walikota Jaya Negara Tetapkan Sanur Sebagai Kawasan Rendah Emisi

Walikota Jaya Negara Tetapkan Sanur Sebagai Kawasan Rendah Emisi

  • account_circle 112
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 312
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  21  Pebruari  2026

Walikota Jaya Negara Tetapkan Sanur Sebagai Kawasan Rendah Emisi

 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat mencanangkan Sanur, Denpasar sebagai Kawasan Rendah Emisi (KRE) dengan pelepasan Burung Dara serta pemotongan pita di Sanur Seaside Denpasar, Sabtu (21/2/2026).

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara secara resmi menetapkan Sanur, Denpasar sebagai Kawasan Rendah Emisi (KRE). Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Walikota Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penyepenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan di Kawasan Rendah Emisi Sanur. Pencanangan zona pariwisata rendah emisi yang mewilayahi Desa Sanur Kaja, Desa Sanur Kauh, Desa Adat Sanur dan Desa Adat Intaran ini dilaksanakan dengan pelepasan Burung Dara serta pemotongan pita di Sanur Seaside Denpasar, Sabtu (21/2/2026).

Dalam kesempatan yang sama, turut dilaksanakan penandatanganan serah terima pengelolaan Shuttle Listrik dan Kesepakatan Bersama antara World Resources Institute (WRI) Indonesia dengan Pemerintah Kota Denpasar. Turut hadir Perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Forkopimda Kota Denpasar, serta pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut menjelaskan, Kawasan Sanur merupakan jantung pariwisata Kota Denpasar. Karenannya, keberadaanya harus terus dijaga guna menjaga kualitas dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan.

“Sanur adalah wajah pariwisata Denpasar. Penataan transportasi dan pengendalian emisi menjadi prioritas agar pertumbuhan ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan kualitas lingkungan dan kenyamanan warga,” ujar Jaya Negara.

Dikatakannya, keberlanjutan pariwisata di Sanur merupakan tanggung jawab bersama. Sehingga, pencanangan Sanur sebagai kawasan rendah emisi menjadi penting untuk dilaksanakan. Mengingat, dengan adanya aturan rendah emisi ini, maka secara otonatis lalu lintas, angkutan dan lainya akan menjadi lebih tertata rapi.

“Kami bersyukur, masyarakat lokal memberikan dukungan penuh, pertama kita sudah tata Jogging Track, dilanjutkan dengan drainase dan trotoarisasi, shuttle listrik dan kini adalah tata kelola yang rendah emisi, semoga kedepan Sanur terus tumbuh dan berkembang, serta terus menjaga kualitas dengan berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal masyarakat,” ujar Jaya Negara.

Bendesa Adat Intaran Sanur, I Gusti Agung Alit Kencana, menilai penataan Kawasan Rendah Emisi mulai menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat. Dimana, dalam proses perencanaan teknis, Pemerintah Kota Denpasar, Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Desa Adat dan BUPDA Intaran didukung oleh World Resources Institute (WRI) Indonesia.

“Kawasan sekarang lebih tertib dan nyaman. Dengan adanya 12 unit shuttle listrik seperti Shuttle Intaran, kepadatan kendaraan pribadi berkurang. Trotoar yang diperbaiki dan lampu penerangan yang lebih baik juga membuat masyarakat dan wisatawan lebih leluasa berjalan kaki,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan aktivitas pejalan kaki turut berdampak positif bagi pelaku usaha lokal. Terutama kawasan yang semakin rapi, tertata dan menciptakan ekosistem ekonomi dan pariwisata berkelanjutan.

“Pedagang dan artshop di pinggir jalan merasakan kawasan jadi lebih hidup. Karena orang lebih banyak berjalan kaki, mereka lebih nyaman untuk berhenti, melihat-lihat, dan berbelanja. Ini menunjukkan penataan kawasan rendah emisi juga mendukung perputaran ekonomi lokal,” ungkapnya.

Country Director WRI Indonesia, Nirarta Samadhi, menyampaikan bahwa KRE perlu dirancang dengan prinsip keadilan akses.

“Kawasan Rendah Emisi harus memastikan semua orang tetap dapat bermobilitas secara adil dan terjangkau, termasuk warga lokal, pelaku usaha kecil, dan pekerja sektor pariwisata. Karena itu, desain kebijakan harus inklusif dan memberi ruang partisipasi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya skema pembiayaan yang inovatif agar kebijakan ini dapat dilakukan dalam jangka panjang.

“Keberlanjutan kawasan rendah emisi membutuhkan pembiayaan kreatif, baik melalui kemitraan dengan sektor swasta maupun penguatan model bisnis angkutan umum ramah lingkungan.” kata Nirarta.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan, menjelaskan bahwa setelah Perwali ini ditetapkan, Dinas Perhubungan Kota Denpasar akan menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) sebagai turunan operasional kebijakan. RAD tersebut akan menjadi acuan implementasi teknis bagi perangkat daerah, desa adat, dan pelaku usaha dalam menjalankan KRE Sanur. Pihaknya berharap, dengan kolaborasi lintas sektor, Kawasan Rendah Emisi Sanur diharapkan menjadi model penataan mobilitas berkelanjutan di Bali, sekaligus mendukung komitmen Bali menuju emisi nol bersih.

“Kami akan memastikan implementasi KRE dilakukan secara bertahap, mulai dari rekayasa lalu lintas, penyediaan infrastruktur pendukung seperti jalur sepeda dan pedestrian, hingga integrasi dengan transportasi umum. Semua dirancang berbasis data dan kajian teknis, didukung oleh WRI Indonesia,” tandasnya.

(112).

  • Penulis: 112
  • Editor: putri
  • Sumber: hms

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Bangli,  Sabtu  07  Januari  2022   Pimpin Rapat Perdana Di Gedung BMB, Bupati Bangli Bahas Pengelolaan Pariwisata Anjungan Penelokan     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Mengawali kegiatan di Tahun 2023 dan pasca diresmikannya Gedung Bukti Mukti Bhakti (BMB) oleh Gunernur Bali Wayan Koster pada 30 Desember lalu, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mulai berkantor di […]

  • Update Covid 19, Lagi, 1 Pasien Dinyatakan Meninggal Dunia, Kasus Sembuh Bertambah 8 Orang, Kasus Positif Bertambah 24 Orang

    Update Covid 19, Lagi, 1 Pasien Dinyatakan Meninggal Dunia, Kasus Sembuh Bertambah 8 Orang, Kasus Positif Bertambah 24 Orang

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  28  September  2020   Update Covid 19, Lagi, 1 Pasien Dinyatakan Meninggal Dunia, Kasus Sembuh Bertambah 8 Orang, Kasus Positif Bertambah 24 Orang Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai   BALI,  INDEX  –  Kabar duka kembali menyelimuti penanganan Covid-19 di Kota Denpasar. Pada Rabu (27/9/2020) dilaporkan […]

    • calendar_month Senin, 2 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 02 Agustus. 2021   Wawali Arya Wibawa Serahkan Bantuan Pangan Kuatkan Dapur Umum Yadnya   Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menyerahkan bantuan pangan kepada Dapur Umum Yadnya di Kelurahan Pedungan pada Senin (2/8/2021)   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Setelah sebelumnya memberikan bantuan di Dapur Umum Gotong Royong Kota Denpasar Jaba Paon, […]

  • Pascapandemi Covid-19, Kunjungan Wisman ke Sumut Capai 94.815 Orang

    Pascapandemi Covid-19, Kunjungan Wisman ke Sumut Capai 94.815 Orang

    • calendar_month Selasa, 8 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Medan,  Rabu  09  Agustus  2023 Pascapandemi Covid-19, Kunjungan Wisman ke Sumut Capai 94.815 Orang   (Foto/ist)   Sumatera Utara ,  indonesiaexpose.co.id  – Kunjungan wisatawan mancanagera (Wisman) ke Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus meningkat pascapandemi. Tahun 2021 kunjungan wisman ke Sumut tercatat 230 orang, tahun 2022 jumlahnya bertambah menjadi 74.498 orang, dan para periode Januari-Juni 2023, jumlahnya […]

  • Cegah Corona Muspika Jakarta Timur Lakukan  Penyemprotan Disinfektan

    Cegah Corona Muspika Jakarta Timur Lakukan  Penyemprotan Disinfektan

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  18  Maret  2020   Cegah Corona Muspika Jakarta Timur Lakukan  Penyemprotan Disinfektan   JAKARTA,  INDEX  –  Guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Arie Ardian Rishadi , SIK , MSi bersama Dandim 0505/JT Kolonel Inf Muhamad Mahfud As’at dan Walikota Jakarta Timur M Anwar melakukan aksi giat bersih – bersih […]

  • Atasi Permasalahan Sampah, Pemkot Denpasar Jajaki Kerja Sama Dengan Indonesia Power

    Atasi Permasalahan Sampah, Pemkot Denpasar Jajaki Kerja Sama Dengan Indonesia Power

    • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  8  Maret  2021   Atasi Permasalahan Sampah, Pemkot Denpasar Jajaki Kerja Sama Dengan Indonesia Power   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Penanganan permasalahan sampah menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Denpasar dibawah kepemimpinan IGN Jaya Negara – Kadek Agus Arya Wibawa. Hal ini sangat disadari bahwa saat ini masalah sampah menjadi persoalan yang sangat serius dan […]

expand_less