Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Pansus TRAP Dipandang Jadi Penjaga Bali: Bongkar Fakta

Pansus TRAP Dipandang Jadi Penjaga Bali: Bongkar Fakta

  • account_circle 080
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 386
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Rabu  20  Mei  2026

Pansus TRAP Dipandang Jadi Penjaga Bali: Bongkar Fakta

 

Jro Gde Sudibya, ekonom dan pengamat ekonomi, lingkungan

 

KEK Kura-Kura Bali Memanas. Polemik Investasi, Mangrove, dan Kesucian Pura Uji Keberpihakan Elite Bali.

Bali,  indonesiaexpose.co.id   —  Polemik proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali di Pulau Serangan, Denpasar, kembali memantik perhatian nasional. Di tengah ambisi menjadikan Bali pusat investasi dan ekonomi global, proyek yang dikelola PT Bali Turtle Island Development (BTID) justru menghadapi sorotan tajam terkait dugaan persoalan tata ruang, lingkungan, hingga isu spiritual menyangkut keberadaan pura yang disebut masuk dalam kawasan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB).

Kontroversi kian menghangat setelah beredarnya foto sejumlah anggota DPRD Bali bersama Presiden Komisaris PT BTID, Tantowi Yahya, yang viral di media sosial. Foto itu memicu pertanyaan publik terkait arah keberpihakan politik para elite di tengah keresahan masyarakat adat mengenai masa depan ruang hidup Bali.

Di sisi ekonomi, proyek KEK yang digadang-gadang menjadi motor investasi strategis nasional kini justru menghadapi tantangan legitimasi sosial. Publik mempertanyakan apakah pembangunan ekonomi Bali tetap berpijak pada prinsip keberlanjutan atau mulai bergeser ke arah investasi yang dinilai mengabaikan lingkungan serta hak masyarakat lokal.

Sorotan keras datang dari  Jro Gde Sudibya, ekonom dan pengamat ekonomi, lingkungan,  terbukanya kembali polemik KEK Serangan tak lepas dari langkah Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali yang dinilai berani membuka dugaan penyimpangan tata ruang di Bali. Mulai dari tukar guling tanah fiktif , konversi hutan mangrove, hingga penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) yang disebut melanggar regulasi.

Sudibya menilai, tanggung jawab utama berada pada pihak eksekutif, yakni Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kota Denpasar yang secara ex officio menjadi dewan pengarah kawasan KEK Serangan.

Selain itu, ia juga menyoroti lemahnya fungsi pengawasan legislatif yang dinilai membiarkan berbagai persoalan berlangsung bertahun-tahun.

Dari sisi ekonomi hijau, kasus pembabatan mangrove dan penerbitan ratusan SHM di kawasan Tahura Ngurah Rai dinilai menjadi ironi besar. Padahal, hutan mangrove Bali selama ini menjadi simbol keberhasilan pembangunan berkelanjutan Indonesia di mata dunia. Dalam forum KTT G20 Bali 2022, para pemimpin dunia bahkan melakukan penanaman mangrove simbolis di kawasan tersebut sebagai representasi komitmen ekonomi hijau dan pembangunan rendah emisi.

Namun lebih dari sekadar ekonomi, polemik ini juga memasuki wilayah spiritual Bali. Mencuatnya isu pura yang disebut berada dalam kawasan SHGB memantik kekhawatiran krama adat terhadap kesucian kawasan spiritual warisan leluhur.

Sudibya menilai langkah Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali yang menjamin umat tetap dapat bersembahyang ke Pura Sakenan patut diapresiasi. Akan tetapi, menurutnya, inti persoalan jauh lebih dalam: siapa yang bertanggung jawab menjaga taksu, vibrasi kesucian, serta bentang spiritual pura warisan Dang Hyang Dwijendra dan Mpu Asta Paka jika lanskap alam sekitarnya telah berubah drastis?

“Bali tidak men-dewa-kan industri pariwisata yang merusak lingkungan dan tidak berkeadilan bagi krama lokal. Bali tetap terbuka terhadap investasi, tetapi harus ramah lingkungan, berkeadilan secara ekonomi, budaya, dan spiritual,” tegasnya.

Peringatan itu juga dikaitkan dengan tragedi banjir bandang 10 September 2025 yang menerjang Denpasar, Badung, dan Gianyar, yang disebut sebagai alarm keras dampak kerusakan lingkungan akibat pembangunan tanpa keseimbangan.

 

Kini, publik menanti: apakah negara melalui eksekutif dan legislatif akan berdiri bersama jutaan masyarakat Bali atau justru dinilai lebih berpihak pada kepentingan modal besar? Polemik KEK Kura-Kura Bali tidak lagi sekadar soal investasi, tetapi menjadi ujian besar tentang arah pembangunan Bali — antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian alam, dan kesucian spiritual Pulau Dewata.

Jro Gde Sudibya mengapresiasi langkah tegas PANSUS TRAP DPRD Bali dalam menjaga tata ruang dan kawal masa depan Bali 100 tahun ke depan seperti tertuang pada  Perda No. 4 Tahun 2023 – 100 Tahun Bali Era Baru .

Haluan pembangunan Bali 2025-2125.  Visi: “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru. Target 100 tahun.

Pasal 5: 5 Bidang Prioritas Haluan Pembangunan:

  • Adat, Agama, Tradisi, Seni & Budaya – Penguatan desa adat & subak
  • Pendidikan & Kesehatan – SDM unggul berbasis kearifan lokal
  • Ekonomi Kerthi Bali – Ekonomi berdikari: pertanian, kelautan, industri, UMKM, koperasi, pariwisata berbasis budaya
  • Infrastruktur – Darat, laut, udara yang terintegrasi & ramah lingkungan
  • Tata Kehidupan Alam & Krama Bali – Lingkungan bersih, hijau, dan  tata ruang berkelanjutan

Pasal 8: Setiap Gubernur wajib menyusun RPJMD berdasarkan Haluan ini. Jadi siapa pun gubernur nya, arahnya tetap sama sampai 2125.

Pasal 10: Haluan ini jadi pedoman untuk semua pemangku kepentingan: pemerintah, desa adat, swasta, masyarakat.

(080/071)

  • Penulis: 080
  • Editor: Siregar
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  30  Agustus  2020   Renungan  JOGER  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 15 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  16  Januari 2022   Renungan  JOGER  

  • Perry Warjiyo Gubenur  BI  :  Bali Digifest 2023 Accelerating Bali’s Transformation

    Perry Warjiyo Gubenur  BI  :  Bali Digifest 2023 Accelerating Bali’s Transformation

    • calendar_month Jumat, 2 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  02  Juni   2023 Perry Warjiyo Gubenur  BI  :  Bali Digifest 2023 Accelerating Bali’s Transformation   Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, beserta Menteri PAN-RB RI, Abdullah Azwar Anas secara resmi membuka ‘Bali Digital Festival II Tahun 2023’ bertempat di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali pada, Jumat (2/6/2023) yang ditandai dengan pemukulan drum.   Bali, indonesiaexpose.co.id  […]

    • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu   25   Mei 2022 Walikota Jaya Negara Dampingi Presiden Joko Widodo Serahkan Bantuan Sosial di Pasar Kreneng Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Gubernur Bali, Wayan Koster saat mendampingi Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara, Iriana Joko Widodo melaksanakan Kunjungan Kerja di Pasar Kereneng, Kota Denpasar, Rabu (25/5/2022). Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  […]

  • Dit Reskrimsus Polda Jabar Gagalkan Penyelundupan 70.000 Benih Lobster

    Dit Reskrimsus Polda Jabar Gagalkan Penyelundupan 70.000 Benih Lobster

    • calendar_month Sabtu, 24 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Bandung, Sabtu  24  April  2021   Dit Reskrimsus Polda Jabar Gagalkan Penyelundupan 70.000 Benih Lobster     Jawa Barat, indonesiaexpose.co.id  –  Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar Berhasil menggagalkan Penyelundupan 70,000 bibit Lobter (Benur) yang dikirm dari Sukabumi Jawa Barat. Pengungkapan kasus berawal pada hari Jum’at tanggal 23 sekitar jam 2 pagi kemudian Penyidik Unit […]

  • Gelar Lawatan ke Polandia, Wagub Cok Ace Promosikan Pariwisata Bali

    Gelar Lawatan ke Polandia, Wagub Cok Ace Promosikan Pariwisata Bali

    • calendar_month Sabtu, 5 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Polandia, Minggu  06  Agustus  2023 Gelar Lawatan ke Polandia, Wagub Cok Ace Promosikan Pariwisata Bali     Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) melakukan kunjungan kerja ke Polandia. Dalam lawatannya itu, Wagub Cok Ace membawa misi khusus yaitu mempromosikan pariwisata Bali. Pada Jumat (4/8/2023), Wagub Cok Ace […]

expand_less