Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Dari Puputan Badung 1906 ke Tantangan Bali Abad ke-21

Dari Puputan Badung 1906 ke Tantangan Bali Abad ke-21

  • account_circle 071
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • visibility 291
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa  09  Juni  2026

Dari Puputan Badung 1906 ke Tantangan Bali Abad ke-21

 

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  —  120 Tahun Puputan Badung, For HATI Bali Serukan “Puputan Zaman Now” Selamatkan Bali dari Ancaman Kerusakan Ruang dan Lingkungan.

Tepat menjelang peringatan 120 tahun Puputan Badung 1906, semangat perjuangan leluhur Bali kembali digaungkan dalam konteks yang berbeda. Jika dahulu rakyat Badung berjuang menghadapi kolonialisme dengan mempertaruhkan jiwa dan raga, kini perjuangan itu dimaknai sebagai upaya menjaga kelestarian alam, tata ruang, dan masa depan Pulau Dewata.
Forum Pemerhati Pembangunan Bali (For HATI Bali) menyebut tantangan Bali abad ke-21 tidak lagi berupa invasi militer, melainkan tekanan pembangunan yang berpotensi mengabaikan daya dukung lingkungan, alih fungsi lahan pertanian, eksploitasi sumber daya air, hingga penguasaan kawasan pesisir yang dapat mengancam ruang hidup masyarakat dan kesucian alam Bali.

Gerakan yang lahir dari kepedulian terhadap masa depan Bali itu memperkenalkan konsep “Puputan Zaman Now”, yakni perjuangan moral, intelektual, ekologis, dan spiritual dalam mengawal arah pembangunan Bali agar tetap berpijak pada nilai budaya dan keberlanjutan lingkungan.

Mantan Anggota MPR RI Utusan Bali periode 1999–2004, Jro Gede Sudibya, menegaskan bahwa semangat Puputan Badung harus diterjemahkan sesuai tantangan zaman.

“Dahulu leluhur Bali mempertahankan martabat dan kedaulatan dari kekuatan kolonial. Hari ini yang harus dijaga adalah kedaulatan ruang, kelestarian lingkungan, kawasan suci, sumber air, dan identitas budaya Bali. Semangat puputan tidak boleh padam, hanya bentuk perjuangannya yang berubah,” tegas Jro Gede Sudibya.

Menurutnya, pembangunan harus tetap berjalan, namun tidak boleh mengorbankan warisan alam dan budaya yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Bali.

Senada dengan itu, Ketua Prajaniti Hindu Indonesia Provinsi Bali, dr. Wayan Sayoga, menilai gerakan penyelamatan lingkungan merupakan implementasi nyata ajaran Hindu yang berlandaskan filosofi Tri Hita Karana.

“Hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam harus menjadi dasar setiap kebijakan pembangunan. Ketika alam rusak, sesungguhnya yang rusak adalah kehidupan manusia itu sendiri. Menjaga Bali bukan hanya kewajiban sosial, tetapi juga kewajiban spiritual,” ujarnya.

For HATI Bali sebelumnya menyampaikan berbagai aspirasi kepada Pansus Tata Ruang, Aset Daerah dan Pariwisata (TRAP) DPRD Bali pada 3 Juni 2026. Dalam audiensi tersebut, mereka menegaskan dukungan terhadap pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan generasi mendatang.

Gerakan ini menolak anggapan bahwa kritik terhadap proyek-proyek tertentu merupakan sikap anti pembangunan. Sebaliknya, masyarakat menginginkan pembangunan yang berkeadilan, menjaga sawah produktif, melindungi sumber mata air, mempertahankan kawasan suci, serta menghormati hak masyarakat lokal.

Bagi For HATI Bali, makna terdalam puputan masa kini bukanlah mengorbankan nyawa demi Bali, melainkan mengabdikan hidup untuk memastikan Bali tetap menjadi Bali. Sebuah pesan kuat bahwa Pulau Dewata bukan hanya warisan dari leluhur, tetapi juga titipan bagi generasi yang akan datang.

Dari Puputan Badung 1906 hingga Bali tahun 2026, perjuangan menjaga martabat Bali terus berlanjut. Bedanya, medan perjuangan kini berada pada kebijakan, tata ruang, lingkungan hidup, dan keberanian masyarakat untuk bersuara demi masa depan Pulau Dewata.

(080)

  • Penulis: 071
  • Editor: Siregar
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Jaya Negara Resmi Lantik 3.926 PPPK Kota Denpasar

    Walikota Jaya Negara Resmi Lantik 3.926 PPPK Kota Denpasar

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu 01 Juni 2025 Walikota Jaya Negara Resmi Lantik 3.926 PPPK Kota Denpasar Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dan Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede saat secara resmi melantik dan mengambil sumpah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah […]

  • Sambut Idul fitri 2026, Walikota Jaya Negara Lepas 13 Bus Peserta Mudik Nyaman Bersama PLN.

    Sambut Idul fitri 2026, Walikota Jaya Negara Lepas 13 Bus Peserta Mudik Nyaman Bersama PLN.

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle 112
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Denpasar,  Selasa  17 Maret 2026 Sambut Idul fitri 2026, Walikota Jaya Negara Lepas 13 Bus Peserta Mudik Nyaman Bersama PLN.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  —  PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali memberangkatkan 500 pemudik melalui Program Mudik Nyaman Bersama 2026 dari Terminal Ubung, Denpasar, Selasa (17/3/2026). Program ini merupakan bagian dari inisiatif Mudik […]

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 22 Agustus 2022 Wawali Arya Wibawa Buka Turnamen Volly Perbekel Cup Sanur Kauh 2022 Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat membuka secara resmi Turnamen Volly Perbekel Cup Sanur Kauh 2022 di Lapangan Volly Banjar Penyaringan Sanur Kauh, Minggu (21/8/2022) petang. Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya […]

  • Pos Penyekatan Efektif, Volume Kendaraan Dari Jakarta Ke Jawa Turun 53 Persen

    Pos Penyekatan Efektif, Volume Kendaraan Dari Jakarta Ke Jawa Turun 53 Persen

    • calendar_month Jumat, 7 Mei 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat  7 Mei 2021   Pos Penyekatan Efektif, Volume Kendaraan Dari Jakarta Ke Jawa Turun 53 Persen   Kadiv Humas Polri lrjen Argo Yuwono   Jakarta, indonesiaexpose.co.id –  Polri melakukan penyekatan disejumlah ruas jalan sebagai tindak lanjut kebijakan pemerintah yang meniadakan mudik lebaran. Penyekatan diberlakukan mulai tanggal 6 -17 Mei 2021. Kadiv Humas Polri […]

  • Hindari kelangkaan alat kesehatan : Pemkot Denpasar  Sidak Distributor AlKes

    Hindari kelangkaan alat kesehatan : Pemkot Denpasar  Sidak Distributor AlKes

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  18  Maret  2020   Hindari kelangkaan alat kesehatan : Pemkot Denpasar  Sidak Distributor AlKes   BALI,  INDEX  – Menyikapi kelangkaan sejumlah alat kesehatan menyusul merebaknya kasus virus COVID-19 di Indonesia, Pemerintah Kota Denpasar melalui Disperindag Kota Denpasar bersinergi dengan sejumlah OPD seperti Dinas Kesehatan dan Satpol-PP Kota Denpasar mengadakan pemantauan atau sidak ke sejumlah toko […]

  • Bali Exspor  773 kg salak gula pasir  ke Kamboja

    Bali Exspor  773 kg salak gula pasir  ke Kamboja

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Kuta,  Rabu  21  Agustus  2019   Bali Exspor  773 kg salak gula pasir  ke Kamboja   BALI,  INDEX  –  Setelah mangga dilepas perdana ke Rusia oleh Menteri Pertanian, kini giliran salak gula pasir khas dari pulau Dewata yang terus jajaki pasar ekspor di antaranya Kamboja, Dubai, Vietnam dan China. Paska dilepas perdana oleh Gubernur Bali di […]

expand_less