PKB XLVIII Resmi Dibuka, Duta Badung Bersinar Lewat “Kala Mandala” dan Penari Disabilitas
- account_circle 110
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 35
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Denpasar, Sabtu 13 Juni 2026
PKB XLVIII Resmi Dibuka, Duta Badung Bersinar Lewat “Kala Mandala” dan Penari Disabilitas

Bali, indonesiaexpose.co.id — Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi membuka Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, Denpasar, Sabtu (13/6/2026). Pembukaan pesta seni terbesar di Pulau Dewata itu ditandai dengan pemukulan gong dan disaksikan Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Puspa, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI, Inspektur Jenderal Kemendagri, Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali, serta ribuan masyarakat.
Mengusung tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha”, PKB ke-48 tahun ini juga mencatat prestasi nasional setelah resmi masuk dalam daftar 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa kepada Gubernur Bali Wayan Koster dan disambut apresiasi jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, para bupati dan wali kota se-Bali, akademisi, seniman serta budayawan.
Suasana pembukaan semakin semarak dengan penampilan Peed Aya dari seluruh kabupaten/kota. Duta Kabupaten Badung tampil memukau melalui garapan bertajuk “Kala Mandala” yang sarat pesan filosofis tentang perjalanan kehidupan, kesadaran diri, dan pemuliaan jiwa.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta hadir langsung menyaksikan penampilan tersebut. Adi Arnawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh seniman, budayawan, pendamping, dan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga Duta Badung mampu tampil penuh semangat, kreativitas, dan dedikasi.
Menurutnya, kehadiran para penari disabilitas dalam Peed Aya Badung menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus bukti bahwa seni dan budaya merupakan ruang bersama yang memberikan kesempatan setara bagi semua untuk berkarya dan menunjukkan potensi terbaiknya.
“Semangat berkesenian dan pelestarian budaya Bali harus terus tumbuh di tengah masyarakat. Warisan leluhur ini harus tetap hidup, berkembang, dan menjadi kebanggaan generasi masa kini maupun generasi mendatang,” tegas Bupati Adi Arnawa.
PKB XLVIII Tahun 2026 kembali menegaskan posisi Bali sebagai pusat pelestarian budaya yang mampu memadukan tradisi, inklusivitas, dan daya tarik pariwisata kelas dunia.
(110)
- Penulis: 110
- Editor: putri
- Sumber: tim Index
