Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Kopi Dadong, Pengembangan Produk Kopi Lokal Kintamani lewat Pemasaran Digital

Kopi Dadong, Pengembangan Produk Kopi Lokal Kintamani lewat Pemasaran Digital

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 26 Sep 2019
  • visibility 95
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bangli, Jumat  27  September  2019

 

Kopi Dadong, Pengembangan Produk Kopi Lokal Kintamani lewat Pemasaran Digital

 

BALI, INDEX – Media digital dinilai efektif di tengah perubahan behaviour masyarakat memperoleh akses informasi.

Lebih dari setengah penduduk Indonesia yang berjumlah 265 juta jiwa terkoneksi dengan internet. Pemanfaatan melalui media digital menjadi suatu keniscayaan. Walaupun keberadaannya tetap harus didukung dengan media konvensional. Industri Kecil Menengah (IKM), sektor ini diyakini mampu memacu pertumbuhan ekonomi nasional.
mulai bertransformasi ke era digital.

Kopi Dadong, merek kopi arabika lokal Kintamani hasil Iptek bagi Masyarakat (IbM) 2018, juga memanfaatkan promosi secara online untuk pengembangan pemasarannya. Dalam laporan Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) yang berjudul PPPUD Kopi Arabika Kintamani dengan Tim Pengusul dari Politeknik Negeri Bali yang merupakan salah satu Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dibiayai oleh Kemenristekdikti, menyatakan pemanfaatan media dalam jaringan (daring) seperti website, instagram, facebook dan tokopedia merupakan sarana efektif dalam pemasaran produk.

Ni GAP Harry Saptarini, S.Kom,M.Cs selaku ketua tim pengusul yang juga dosen Prodi Manajemen Informatika, Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bali menjelaskan, selama ini pemasaran yang dilakukan memang belum optimal, sehingga sistem pemasaran dengan teknologi informasi masih sangat perlu dikembangkan untuk mendapatkan perluasan pasar, seperti masih dalam satu bahasa yaitu menggunakan Bahasa Indonesia saja, sehingga perlu dibuatkan website dalam versi dua bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, agar mampu menjangkau konsumen internasional.

“Selain itu, pemasaran yang telah dilakukan pada program IbM belum merambah ke online shop,”ungkapnya.

Tantangan lainnya menurut Saptarini adalah produk yang dihasilkan belum memiliki standardisasi produk agar dapat diterima oleh pasar global. Produk harus memiliki sertifikat berstandar internasional. Hal tersebut telah mulai diupayakan dengan proses pengolahan kopi berdasarkan SOP berbasis mutu.

Selain itu Kopi Dadong juga akan mengajukan sertifikat halal sehingga mampu meraih pasar internasional selain pasar domestik. Kelengkapan administrasi usaha seperti SIUP, TDP, label halal,dan HKI pendaftaran Merek belum diperoleh sehingga pemasaran masih sangat terbatas.

” Solusi dari segi pemasaran adalah akan mendampingi mitra dalam pengembangan pasar dan promosi melalui media internet seperti pembangunan website untuk tahun pertama 2019 dan diprioritaskan dalam versi bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan tahun berikutnya akan diadakan pengembangan versi Bahasa Inggris,” tambah Saptarini.

Lanjutnya, untuk pemasarannya selain melalui website juga melalui online shop (Tokopedia, Lazada, Shopee) dan media social seperti instagram (IG) dan Facebook, pembentukkan jaringan untuk pameran-pameran dan peningkatan kualitas SDM dalam Bahasa Inggris untuk kesiapan merambah pasar internasional melalui pelatihan Bahasa Inggris untuk pengelola.

Untuk sisi SDM, dipandang perlu untuk melakukan peningkatan kemampuan Bahasa Inggris terutama untuk tenaga marketing dan pengelola usaha mengingat banyaknya tamu mancanegara di kawasan Kintamani serta untuk kesiapan menuju pemasaran produk internasional.

Indikator capaian dari kegiatan ini adalah, meningkatnya produksi sebesar 20% per tahun,
meningkatnya jumlah pelanggan sebesar 15% per tahun, meningkatnya penghasilan
sebesar 15% per tahun dan kemampuan bahasa Inggris pengelola semakin meningkat.

” Untuk persiapan pemasaran produk internasional, yang akan dilaksanakan secara bertahap selama 3 tahun dengan pembiayaan oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi,”tutupnya.

(070)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  10  Juli  2020   Sidang Paripurna DPRD Denpasar, Melalui Teleconference, Walikota Rai Mantra Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2019     BALI,  INDEX  –  Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar ke-11 masa persidangan II dengan agenda rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Kota Denpasar tahun anggaran 2019 digelar Jumat, (10/7) dengan […]

  • Pascapandemi Covid-19, Kunjungan Wisman ke Sumut Capai 94.815 Orang

    Pascapandemi Covid-19, Kunjungan Wisman ke Sumut Capai 94.815 Orang

    • calendar_month Selasa, 8 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Medan,  Rabu  09  Agustus  2023 Pascapandemi Covid-19, Kunjungan Wisman ke Sumut Capai 94.815 Orang   (Foto/ist)   Sumatera Utara ,  indonesiaexpose.co.id  – Kunjungan wisatawan mancanagera (Wisman) ke Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus meningkat pascapandemi. Tahun 2021 kunjungan wisman ke Sumut tercatat 230 orang, tahun 2022 jumlahnya bertambah menjadi 74.498 orang, dan para periode Januari-Juni 2023, jumlahnya […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  29  Agustus   2025 Renungan  Joger

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  18  Mei 2025 Renungan  Joger

  • Hingga Tahun 2030 Indonesia Butuhkan 9 Juta Talenta Digital

    Hingga Tahun 2030 Indonesia Butuhkan 9 Juta Talenta Digital

    • calendar_month Kamis, 6 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  06  Januari  2022   Hingga Tahun 2030 Indonesia Butuhkan 9 Juta Talenta Digital   Ni Luh Djelantik (kiri) menerima serifikat penghargaan sebagai narasumber dalam Kuliah Industri ITB STIKOM Bali (Foto/Ist)   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Tak kurang dari 3.062 mahasiswa ITB STIKOM Bali selama dua hari, Kamis – Jumat, mengikuti kuliah industri dengan menghadirkan […]

  • Tekan Penularan Kasus, Pemkot Denpasar Gencarkan Tracing Jemput Bola Lacak Kasus Covid-19

    Tekan Penularan Kasus, Pemkot Denpasar Gencarkan Tracing Jemput Bola Lacak Kasus Covid-19

    • calendar_month Senin, 10 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  10  Januari  2022   Tekan Penularan Kasus, Pemkot Denpasar Gencarkan Tracing Jemput Bola Lacak Kasus Covid-19 Pelaksanaan Tracing dan Testing di Desa Sanur Kauh, Kota Denpasar, Senin (10/1/2022).   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Satgas Covid-19 Kota Denpasar bersama Kaling/Kadus dan dibantu TNI/Polri terus menggencarkan Tracing dan Testing dengan sistem Jemput Bola pada Senin (10/1/2022) […]

expand_less