Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Gubernur Koster Ambil Jalan Tengah dalam Penerapan PPKM

Gubernur Koster Ambil Jalan Tengah dalam Penerapan PPKM

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 8 Jan 2021
  • visibility 118
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Jumat  8  Januari  2021

 

Gubernur Koster Ambil Jalan Tengah dalam Penerapan PPKM

Gubernur Bali Wayan Koster saat menjadi narasumber pada talk show Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan tema ‘Implementasi PPKM Jawa-Bali  secara virtual, Jumat (8/1/2021).

 

BALI,  indonesiaexpose.co.id  – Setelah berkoordinasi dengan Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali dan Bupati/Walikota se-Bali, Gubernur Wayan Koster mengambil jalan tengah dalam Perberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sesuai dengan Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Untuk Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Hal itu ditegaskannya saat menjadi narasumber pada talk show Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan tema ‘Implementasi PPKM Jawa-Bali : Kesiapan Pemerintah Jawa Barat, Jawa Timur dan Bali’ yang dilaksanakan secara virtual, Jumat (8/1/2021).

Gubernur Wayan Koster mengatakan, jalan tengah yang diambil dalam PPKM mulai 11 hingga 25 Januari 2021 mendatang, yaitu terkait ketentuan penerapan Work From Home (WFH) 75 persen untuk perkantoran, Bali memilih memberlakukan WFH 50 persen dan Work From Office (WFO) 50 persen . Selain itu, jalan tengah juga diambil pada penerapan aturan jam buka operasional pusat perbelanjaan dan mall yang sesuai Instruksi Mendagri dibatasi hingga pukul 19.00 WIB, untuk daerah Bali akan dibijaksanai hingga pukul 21.00 WITA. Kebijakan lain yang ditempuh Pemprov Bali adalah perluasan cakupan PPKM yang tak hanya dilaksanakan di dua wilayah sesuai Instruksi Mendagri yaitu Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

“Cakupannya kami perluas pada wilayah satu jalur kawasan wisata yaitu Denpasar, Badung, Gianyar, Klungkung dan Tabanan,” terang Koster  saat memberikan paparan bertempat di Gedung Jayasabha, Denpasar-Bali, Jumat (8/1/2021).

Menurutnya, aturan pembatasan kegiatan masyarakat sejatinya bukan hal yang baru bagi daerah Bali. Sejak awal penanganan Covid-19, Bali telah menerapkan aturan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis wilayah berskala mikro (desa). Artinya, pembatasan aktivitas masyarakat dilakukan di desa dengan banyak kasus positif atau berisiko tinggi penyebaran Covid-19.

“Itu bertujuan untuk memudahkan kontrol dan telah berjalan dengan baik,” imbuhnya sembari menyampaikan bahwa sejauh ini Bali belum pernah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Pada kesempatan itu, Gubernur yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Provinsi Bali ini menyampaikan gambaran umum perkembangan Covid-19 di wilayahnya. Ia menyebut, sejauh ini pengendalian penyebaran penyakit yang menyerang sistem pernapasan pada manusia ini berjalan cukup baik di Bali. Menurutnya, peningkatan jumlah kasus positif pada awal tahun ini tak terlepas dari tingginya animo wisatawan domestik untuk menikmati liburan di Pulau Dewata pada momen pergantian tahun. Aturan ketat yang diberlakukan di pintu masuk ternyata tak menyurutkan keinginan wisdom menikmati akhir tahun di Bali. Menurut catatan, selama periode 17 Desember 2020 hingga 5 Januari 2021, jumlah wisdom yang berkunjung ke Bali mencapai 400 ribu orang.

“Meski sudah diperketat, kunjungan wisatawan domestik tetap tinggi dan hal ini sudah kami perhitungkan,” jelas mantan anggota DPR RI tiga periode ini.

Namun demikian, mengacu data kumulatif perkembangan Covid-19 di Daerah Bali, Gubernur Koster menyampaikan bahwa peningkatan jumlah kasus positif dan kematian tak terlalu banyak. Rata-rata dalam satu minggu terjadi penambahan 30 kasus baru dan tingkat kematian rata-rata di bawah 5 persen. Ketersediaan ruang perawatan pada fasilitas kesehatan juga masih sangat cukup. Menurut Gubernur Koster, rata-rata keterisian tempat tidur rumah sakit di Bali di bawah 60 persen.

“Hanya satu RS (rumah sakit, red) yang keterisiannya sudah 60 persen yaitu Badung dan Denpasar 70 persen. Jadi ketersediaan ruang perawatan masih aman. Untuk pasien OTG, kita juga punya tempat karantina yang memadai,” urainya.

Indikator positif lainnya, tingkat kepatuhan terhadap protokol kesehatan yang ditunjukkan masyarakat Bali juga sangat baik. Mengacu data BNPB, tingkat kepatuhan masyarakat Bali dalam menggunakan masker mencapai 96 persen, kapatuhan jaga jarak dan menjauhi kerumunan mencapai 91 persen.

Merujuk pada data tersebut, ia menilai kurang pas kalau Bali disebut sebagai provinsi yang memberi kontribusi besar pada penambahan kasus positif Covid-19 secara nasional. Sebab secara nasinoal, Bali menempati peringkat 11 dalam jumlah kasus positif Covid-19. Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen melaksanakan Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2021 dengan lebih menggencarkan lagi operasi yustisi secara komprehensif dengan melibatkan Kabupaten/Kota yang didukung penuh oleh jajaran TNI/Polri.

Pada bagian lain, Gubernur kelahiran Desa Sembiran ini juga menyinggung penyesuaian aturan yang diberlakukan bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang masuk Bali. Mengacu pada SE Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2021, diberlakukan ketentuan yang sama bagi PPDN yang masuk ke Bali melalui jalur udara, laut dan darat yaitu wajib menunjukkan hasil negatif uji Swab berbasis PCR atau rapid test antigen.

“Kalau aturan sebelumnya kan ada perbedaan antara yang masuk melalui jalur udara dan laut/darat, sekarang kita samakan,” katanya. Masih sama dengan kebijakan sebelumnya, pemerintah menggratiskan layanan rapid test antigen bagi sopir kendaraan logistik. Tak hanya itu, Gubernur Koster juga tengah berkoordinasi dengan pihak ASDP dan Angkasa Pura agar penumpang umum bisa memperoleh subsidi biaya rapid test antigen.

“Kita tidak ingin pengaturan ini memberi beban berat bagi masyarakat,” ucapnya.

Mengakhiri paparannya, Gubernur Koster menegaskan kalau saat ini kesehatan masyarakat masih menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat agar tetap disiplin dan patuh menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 serta tak mudah terpengaruh oleh isu yang berkembang di media sosial. Jika semua disiplin menerapkan prokes, ia berharap Covid-19 segera melandai dan perekonomian segera pulih.

Talk show juga menghadirkan dua narasumber lain yaitu Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak dan Asisten Pemerintahan, Hukum, dan Kesejahteraan Sosial Sekda Provinsi Jawa Barat Dewi Sartika.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyikapi Tantangan Geopolitik, Wawali Arya Wibawa Hadiri Sarasehan Kebangsaan BPIP

    Menyikapi Tantangan Geopolitik, Wawali Arya Wibawa Hadiri Sarasehan Kebangsaan BPIP

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  20  Mei 2025 Menyikapi Tantangan Geopolitik, Wawali Arya Wibawa Hadiri Sarasehan Kebangsaan BPIP   Jakarta, indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri sarasehan kebangsaan yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Kompleks Parlemen, Gedung Nusantara IV Senayan, Jakarta, Selasa (20/5). Acara ini juga dihadiri oleh Pimpinan Lembaga Negara, Kementerian, […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Senin, 14 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Bali, Selasa 15  Maret  2022   Renungan  JOGER  

  • Maksimalkan Penanganan Covid-19 di Kota Denpasar  Walikota Rai Mantra Pimpin Rapat GTPP bersama Lurah/Perbekel dan Bendesa Adat.

    Maksimalkan Penanganan Covid-19 di Kota Denpasar Walikota Rai Mantra Pimpin Rapat GTPP bersama Lurah/Perbekel dan Bendesa Adat.

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  14  September  2020   Maksimalkan Penanganan Covid-19 di Kota Denpasar Walikota Rai Mantra Pimpin Rapat GTPP bersama Lurah/Perbekel dan Bendesa Adat.     Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda, AAN. Rai Iswara memimpin rapat evaluasi bersama seluruh Perbekel, Lurah Bendesa Adat dan seluruh anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota […]

  • PLTS Tahap 1 Kapasitas 10 MW Sukses Dioperasikan, PLN Tunjukkan IKN Dilayani Energi Bersih

    PLTS Tahap 1 Kapasitas 10 MW Sukses Dioperasikan, PLN Tunjukkan IKN Dilayani Energi Bersih

    • calendar_month Sabtu, 2 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Penajam Paser Utara,  Sabtu  02 Maret 2024 PLTS Tahap 1 Kapasitas 10 MW Sukses Dioperasikan, PLN Tunjukkan IKN Dilayani Energi Bersih   Kaltim,  indonesiaexpose.co.id  – PT PLN (Persero) melalui subholding PLN Nusantara Power berhasil menyambung pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ke jaringan transmisi atau sinkronisasi tahap I sebesar 10 Megawatt […]

  • Wawali Arya Wibawa Hadiri HUT PMI Denpasar ke 26.

    Wawali Arya Wibawa Hadiri HUT PMI Denpasar ke 26.

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 24 Juni 2022   Wawali Arya Wibawa Hadiri HUT PMI Denpasar ke 26.   Bali,  indonesiaexpose.co.id   –  Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Hut PMI Kota Denpasar ke 26 yang digelar di Pantai Biaung, Jumat (24/6/2022). Kegiatan yang diawali dengan pemotongan tumpeng dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih lingkungan di sekitar pantai. Kegiatan […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  08  Juni  2025 Renungan  Joger

expand_less