Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » PLN Beri Kemudahan Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia

PLN Beri Kemudahan Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 2 Feb 2021
  • visibility 227
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Selasa  2  Februari  2021

 

PLN Beri Kemudahan Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia

 

JAKARTA,  indonesiaexpose.co.id    – PLN terus melakukan inovasi guna mendukung terwujudnya era Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Direktur Mega Project PLN, M. Ikhsan Asaad dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VII DPR RI, Senin (1/2).

“Sesuai arahan Bapak Presiden, Menteri ESDM dan Menteri BUMN, PLN terus berpartisipasi aktif dalam mendukung ekosistem dan percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB),” tutur Ikhsan melalui siaran tertulisnya, Selasa (2/1/2021).

Paling utama, PLN memastikan ketersediaan pasokan listrik di seluruh Indonesia saat ini cukup. Hal ini tidak lepas dari pengembangan pembangkit melalui program 35 Gigawatt (GW).

Guna mendorong tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik, PLN baik secara mandiri maupun melalui kerja sama dengan pihak lain telah membangun infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Hingga saat ini terdapat 32 titik SPKLU yang tersebar di 12 kota dan 22 lokasi, antara lain di kantor-kantor PLN dan beberapa lokasi pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan. Selain itu terdapat 33 titik Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) yag tersebar di 33 lokasi di 3 kota, yaitu Banten, Bandung dan Bali.

PLN juga telah meluncurkan aplikasi PLN Charge.IN pada Jumat (29/1/2021) lalu , guna memudahkan pengguna kendaraan listrik.

Aplikasi Charge.IN adalah aplikasi charging yang pertama pada SPKLU bagi konsumen pemilik KBLBB. Dengan aplikasi Charge.IN, pemilik KBLBB bisa mengontrol dan memonitor pengisian baterai mobil atau motor listrik di stasiun-stasiun pengisian atau SPKLU. Aplikasi PLN Charge.IN sudah tersedia di google playstore, sehingga saat ini masyarakat sudah dapat menikmati kemudahan dalam mengisi daya kendaraan listrik.

Selain mendorong SPKLU dan SPBKLU, Ikhsan menilai komposisi pengecasan kendaraan listrik akan lebih banyak dilakukan di rumah. Oleh karena itu, PLN juga akan menyiapkan infrastruktur charging untuk di rumah pelanggan beserta stimulus penggunaan listriknya.

“PLN juga akan segera melaunching produk layanan _Home Charging_ dan SPKLU sebagai stimulus percepatan penggunaan KBLBB di Indonesia,” tambah Ikhsan.

Untuk pelanggan home charging, PLN akan memberikan beberapa insentif stimulus Biaya Penyambungan untuk Tambah Daya. Selain itu, PLN juga akan memberikan insentif Diskon Tarif Tenaga Listrik pada pukul 22.00 – 05.00 (7 jam) bagi pelanggan dengan  home charging  yang terkoneksi dengan PLN.

Sementara bagi pemilik instalasi listrik privat dan Badan Usaha SPKLU/SPBKLU berdasarkan Peraturan Menteri ESDM No. 13 Tahun 2020, akan ada penetapan parameter atau insentif khusus, antara lain:
• Penetapan Tarif Curah bagi Pemilik Instalasi Listrik Privat untuk Angkutan Umum, Badan Usaha SPKLU, dan Badan Usaha SPBKLU;
• Penetapan faktor pengali sebesar 1,5 bagi pemilik KBL yang mengisi daya di SPKLU PLN;
• Pembebasan rekening minimum selama 2 (dua) tahun pertama sejak pendaftaran ID Pelanggan SPKLU atau SPBKLU pemegang IUPTL Penjualan, dan pemilik instalasi listrik privat;
• Keringanan biaya penyambungan tambah daya atau pasang baru bagi SPKLU atau SPBKLU pemegang IUPTL Penjualan dan pemilik instalasi listrik privat.
• Keringanan jaminan langganan tenaga listrik bagi SPKLU atau SPBKLU pemegang IUPTL Penjualan dan pemilik instalasi listrik privat.

PLN telah melakukan penyusunan _roadmap_ pengembangan SPKLU dimana diproyeksikan jumlah kumulatif SPKLU beserta jumlah estimasi jumlah KLBB (Kendaraan listrik berbasis baterai) pada tahun 2031 adalah sebanyak 31.866 SPKLU yang melayani 327.681 Kendaraan bermotor listrik. PLN juga telah melakukan penyusunan  roadmap  pengembangan SPBKLU. Diproyeksikan pada tahun 2030 terdapat 4,6 juta kendaraan listrik R2 di Indonesia pada tahun 2030. Dengan asumsi 50 persen KBLBB R2 adalah  battery swap user, diproyeksikan terdapat kebutuhan 2,1 juta  battery pack  dan 67.000 _battery cabinet  pada tahun 2030 di dalam ekosistem SPBKLU.

Tidak hanya itu, PLN sinergi bersama Antam, Mind Id, dan Pertamina mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dengan membangun  Indonesia Battery Corporation . Langkah-langkah tersebut merupakan upaya PLN untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik yang ramah lingkungan di Indonesia.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Sabtu, 19 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  20  Juni 2021   Renungan JOGER  

  • 834 Atlet Siap Harumkan Nama Denpasar di Ajang Porprov Bali XV Tahun 2022, Walikota Jaya Negara: Denpasar Pasti Bisa

    834 Atlet Siap Harumkan Nama Denpasar di Ajang Porprov Bali XV Tahun 2022, Walikota Jaya Negara: Denpasar Pasti Bisa

    • calendar_month Rabu, 16 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  16  November  2022   834 Atlet Siap Harumkan Nama Denpasar di Ajang Porprov Bali XV Tahun 2022, Walikota Jaya Negara: Denpasar Pasti Bisa Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat melepas Kontingen Kota Denpasar yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali Gotong Royong Tahun 2022 di Selasar Gedung Taksu, […]

  • LSPR  Siapkan  Lima  Protokol  Belajar-Mengajar  saat  New  Normal 

    LSPR  Siapkan  Lima  Protokol  Belajar-Mengajar  saat  New  Normal 

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu 03 Juni 2020   LSPR  Siapkan  Lima  Protokol  Belajar-Mengajar  saat  New  Normal     BALI,  INDEX  – Rencana pemerintah untuk melonggarkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) direspons London School Public Relations (LSPR) Communication & Business Institute dengan mempersiapkan sejumlah protokol belajar mengajar di era new normal. Pertimbangan utama dalam protokol ini adalah keamanan, kesehatan, […]

  • PLN Siap Jalankan Keputusan Pemerintah Perpanjang Stimulus Listrik Periode April – Juni 2021

    PLN Siap Jalankan Keputusan Pemerintah Perpanjang Stimulus Listrik Periode April – Juni 2021

    • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin  22 Maret 2021   PLN Siap Jalankan Keputusan Pemerintah Perpanjang Stimulus Listrik Periode April – Juni 2021     Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   – PLN siap menjalankan keputusan Pemerintah untuk memperpanjang pemberian stimulus listrik bagi masyarakat kecil, pelaku usaha seperti industri dan bisnis, serta sosial periode bulan April – Juni 2021. Stimulus yang diberikan merupakan […]

    • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Bangli, Kamis  08  Juni 2023 I Wayan Diar Wakil Bupati Bangli  Apresiasi  PLN   Serahkan Bantuan kepada Yayasan Gurukula.     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Guna mendorong peningkatan kualitas PLN lewat program Tanggung jawab sosial dan lingkungan ( TJSL) PLN Peduli menyerahkan bantuan sarana pendidikan berupa perangkat komputer kepada Yayasan Gurukula bertempat di Wantilan Gurukula Laksmi, Kubu, Bangli, Rabu 07/06/2023. Ketua […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Bali, Jumat 27  Januari  2023   Renungan  JOGER    

expand_less