Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » PLN UID Bali  Dorong  Modernisasi  Pertanian Dengan  Electrifying   Agriculture

PLN UID Bali  Dorong  Modernisasi  Pertanian Dengan  Electrifying   Agriculture

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
  • visibility 122
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tabanan,  Senin  15  Februari  2021

 

PLN UID Bali  Dorong  Modernisasi  Pertanian
Dengan  Electrifying   Agriculture

 

 

BALI,  indonesiaexpose.co.id  –  Guna mendukung produktivitas sektor pertanian, PLN UID Bali secara aktif mensosialisasikan electrifying agriculture. Layanan PLN kepada pelaku usaha sektor pertanian diharapkan dapat meningkatkan efisiensi hingga 40% pelaku usaha tani. Tujuannya untuk meningkatkan daya saing industri dan ketahanan pangan nasional.

Melalui electrifying agriculture, PLN berharap petani dapat mengoptimalkan operasional produksinya dengan menggunakan listrik alih – alih diesel. Selain lebih murah juga lebih ramah lingkungan.

Salah satu bentuk dukungan PLN terhadap petani modern diwujudkan dengan melakukan kunjungan ke beberapa petani hidroponik. Dalam kunjungannya ke pelaku usaha pertanian hidroponik di Desa Penebel Tabanan pada Jumat (12/02) lalu.

General Manager PLN UID Bali, Adi Priyanto menyampaikan dukungannya terhadap petani modern yang memanfaatkan teknologi hidroponik sehingga bahan sayuran dapat dikonsumsi dalam wujud yang lebih sehat yakni bebas pestisida.

“Penggunaan hidroponik membutuhkan pompa yang beroperasi hingga 24 jam untuk memberikan nutrisi kepada tanaman, sehingga paling tepat menggunakan pompa listrik yang lebih efisien dan murah,” ungkap  General Manager PLN UID Bali, Adi Priyanto melalui siaran tertulisnya, Senin (15/2/2021).

Kepala Desa Penebel, I Gusti Agung Ketut Sastrawan pada kesempatan yang sama mengatakan bahwa dirinya bertekad untuk menjadikan Desa Penebel sebagai sentra penghasil sayuran dengan metode hidroponik.

“Kami akan membuat Desa Penebel terkenal sebagai pengasil sayur organik melalui metode pertanian hidroponik, untuk itu teknologi pompa sebagai syarat keberlangsungan pertumbuhan tanaman lebih tepat menggunakan listrik sehingga lebih murah dan efisien bagi petani,” tambahnya.

Hal senada dikatakan Sastrawan pemilik usaha hidroponik I Putu Agus Mahardika  bahwa tanaman hidroponik sangat bergantung pada ketersediaan air dan nutrisi yang ditopang oleh pompa listrik selama 24 jam.

“Kami berharap metode ini dapat diaplikasikan di masyarakat umum, sehingga masyarakat dapat membuat sendiri hidroponik di rumah dalam skala kecil untuk dapat mendukung ketahanan pangan,” sambungnya.

Kunjungan kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi Petani di Baturiti Tabanan. I Ketut Budiarta selaku pelaku usaha pertanian telah beralih menggunakan penggilingan padi yang dioperasikan menggunakan listrik.

“Kami lakukan pengajuan tambah daya dari 33 kVA ke 105 kVA, ini jauh lebih murah dibandingkan dengan menggunakan diesel yang harganya mahal dan susah di dapat,” pungkas Adi.

Budiarta juga menjelaskan bahwa dalam sebulan ia mampu mengeluarkan biaya yang besar untuk pembelian solar yang digunakan untuk menyalakan mesin penggiling padi. Sedangkan biaya tersebut jauh berkurang hingga 40-45% setelah beralih menggunakan listrik. Menurutnya ini merupakan investasi yang tepat, selain efisien, produktivitas juga meningkat.

*Program Electrifying Agriculture Wujud Trasformasi PLN*
Dalam rapat terbatas PLN UID Bali yang digelar untuk membahas potensi pertanian di Bali, Adi Priyanto menyampaikan bahwa untuk mengakselerasi program Electrifying Agriculture ini, pihaknya sedang melakukan pemetaan lebih lanjut untuk mendukung pertanian di Bali. Pemetaan ini dimaksudkan untuk mengetahui potensi – potensi sektor pertanian di Bali yang dapat dikembangkan.

Selain itu, saat ini PLN Pusat juga telah melakukan Kerjasama dengan Mitra Bank BUMN yang mampu menyediakan layanan perbankan berupa pembiayaan bagi para pelangan atau calon pelanggan yang akan digunakan untuk dapat berpartisipasi dalam program Electrifying Agriculture dari PLN.

Kerjasama ini sudah sepatutnya dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha pertanian selain peningkatan produktivitas, efisiensi biaya, juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing usaha tani dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Program Electrifying Agriculture ini merupakan bagian dari semangat transformasi PLN pilar Customer Focus dan Innovative dalam meningkatkan pelayanan listrik yang lebih mudah, terjangkau dan andal untuk masyarakat Indonesia. Tidak terbatas pada sektor pertanian saja namun juga sektor lainnya seperti perikanan, perkebunan dan peternakan.

(077)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wawali Arya Wibawa Buka Musda Ke VI Muhammadiyah Kota Denpasar

    Wawali Arya Wibawa Buka Musda Ke VI Muhammadiyah Kota Denpasar

    • calendar_month Minggu, 5 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu 05 Maret 2023 Wawali Arya Wibawa Buka Musda Ke VI Muhammadiyah Kota Denpasar Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke VI Pimpinan Daerah Organisasi Muhammadiyah dan Aisiyah Kota Denpasar, pada Minggu (5/3/2023). Digelar di Quest San Hotel, Musda kali ini mengusung tema […]

  • Laporan Tiga Bulanan Pansus TRAP Diterima Aklamasi dalam Sidang Paripurna DPRD Bali

    Laporan Tiga Bulanan Pansus TRAP Diterima Aklamasi dalam Sidang Paripurna DPRD Bali

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 29 Desember 2025 Laporan Tiga Bulanan Pansus TRAP Diterima Aklamasi dalam Sidang Paripurna DPRD Bali   Penyerahan laporan kinerja Pansus TRAP DPRD Bali, Senin (29/12/2025).   Bali, indonesiaexpose.co.id   — Laporan kinerja tiga bulanan Panitia Khusus Tata Ruang, Perizinan, dan Aset (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali resmi diterima secara aklamasi dalam Sidang Paripurna DPRD […]

  • Pemerintah Perlu Rumuskan Regulasi Royalti Lagu yang Adil dan Tidak Bebani Pelaku Usaha

    Pemerintah Perlu Rumuskan Regulasi Royalti Lagu yang Adil dan Tidak Bebani Pelaku Usaha

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu 06  Agustus 2025 Pemerintah Perlu Rumuskan Regulasi Royalti Lagu yang Adil dan Tidak Bebani Pelaku Usaha     Jakarta, indonesiaexpose.co.id   – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyoroti polemik penarikan royalti atas pemutaran lagu di ruang-ruang publik yang tengah menjadi perbincangan hangat masyarakat. Ia meminta Kementerian Hukum (Kemenkum) segera merumuskan regulasi teknis […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 6 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  07  Desember  2023 Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 25 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu 25 September 2022    

  • Finalis Asal Bali, di Nobatkan Duta Bandara Terbaik 201

    Finalis Asal Bali, di Nobatkan Duta Bandara Terbaik 201

    • calendar_month Senin, 15 Apr 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Makassar, Selasa 16 April 2019   Finalis Asal Bali, di Nobatkan Duta Bandara Terbaik 2019   Sulawesi  Selatan,  INDEX  – PT Angkasa Pura I (Persero) mengumumkan para pemenang ajang pemilihan Duta Bandara 2019 pada sesi grand final yang diadakan di Hotel Four Points, Makassar, Senin (15/4/2019). Dari 48 peserta yang menjadi finalis dan berhak tampil di grand […]

expand_less