Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » PLN UID Bali  Dorong  Modernisasi  Pertanian Dengan  Electrifying   Agriculture

PLN UID Bali  Dorong  Modernisasi  Pertanian Dengan  Electrifying   Agriculture

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
  • visibility 153
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tabanan,  Senin  15  Februari  2021

 

PLN UID Bali  Dorong  Modernisasi  Pertanian
Dengan  Electrifying   Agriculture

 

 

BALI,  indonesiaexpose.co.id  –  Guna mendukung produktivitas sektor pertanian, PLN UID Bali secara aktif mensosialisasikan electrifying agriculture. Layanan PLN kepada pelaku usaha sektor pertanian diharapkan dapat meningkatkan efisiensi hingga 40% pelaku usaha tani. Tujuannya untuk meningkatkan daya saing industri dan ketahanan pangan nasional.

Melalui electrifying agriculture, PLN berharap petani dapat mengoptimalkan operasional produksinya dengan menggunakan listrik alih – alih diesel. Selain lebih murah juga lebih ramah lingkungan.

Salah satu bentuk dukungan PLN terhadap petani modern diwujudkan dengan melakukan kunjungan ke beberapa petani hidroponik. Dalam kunjungannya ke pelaku usaha pertanian hidroponik di Desa Penebel Tabanan pada Jumat (12/02) lalu.

General Manager PLN UID Bali, Adi Priyanto menyampaikan dukungannya terhadap petani modern yang memanfaatkan teknologi hidroponik sehingga bahan sayuran dapat dikonsumsi dalam wujud yang lebih sehat yakni bebas pestisida.

“Penggunaan hidroponik membutuhkan pompa yang beroperasi hingga 24 jam untuk memberikan nutrisi kepada tanaman, sehingga paling tepat menggunakan pompa listrik yang lebih efisien dan murah,” ungkap  General Manager PLN UID Bali, Adi Priyanto melalui siaran tertulisnya, Senin (15/2/2021).

Kepala Desa Penebel, I Gusti Agung Ketut Sastrawan pada kesempatan yang sama mengatakan bahwa dirinya bertekad untuk menjadikan Desa Penebel sebagai sentra penghasil sayuran dengan metode hidroponik.

“Kami akan membuat Desa Penebel terkenal sebagai pengasil sayur organik melalui metode pertanian hidroponik, untuk itu teknologi pompa sebagai syarat keberlangsungan pertumbuhan tanaman lebih tepat menggunakan listrik sehingga lebih murah dan efisien bagi petani,” tambahnya.

Hal senada dikatakan Sastrawan pemilik usaha hidroponik I Putu Agus Mahardika  bahwa tanaman hidroponik sangat bergantung pada ketersediaan air dan nutrisi yang ditopang oleh pompa listrik selama 24 jam.

“Kami berharap metode ini dapat diaplikasikan di masyarakat umum, sehingga masyarakat dapat membuat sendiri hidroponik di rumah dalam skala kecil untuk dapat mendukung ketahanan pangan,” sambungnya.

Kunjungan kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi Petani di Baturiti Tabanan. I Ketut Budiarta selaku pelaku usaha pertanian telah beralih menggunakan penggilingan padi yang dioperasikan menggunakan listrik.

“Kami lakukan pengajuan tambah daya dari 33 kVA ke 105 kVA, ini jauh lebih murah dibandingkan dengan menggunakan diesel yang harganya mahal dan susah di dapat,” pungkas Adi.

Budiarta juga menjelaskan bahwa dalam sebulan ia mampu mengeluarkan biaya yang besar untuk pembelian solar yang digunakan untuk menyalakan mesin penggiling padi. Sedangkan biaya tersebut jauh berkurang hingga 40-45% setelah beralih menggunakan listrik. Menurutnya ini merupakan investasi yang tepat, selain efisien, produktivitas juga meningkat.

*Program Electrifying Agriculture Wujud Trasformasi PLN*
Dalam rapat terbatas PLN UID Bali yang digelar untuk membahas potensi pertanian di Bali, Adi Priyanto menyampaikan bahwa untuk mengakselerasi program Electrifying Agriculture ini, pihaknya sedang melakukan pemetaan lebih lanjut untuk mendukung pertanian di Bali. Pemetaan ini dimaksudkan untuk mengetahui potensi – potensi sektor pertanian di Bali yang dapat dikembangkan.

Selain itu, saat ini PLN Pusat juga telah melakukan Kerjasama dengan Mitra Bank BUMN yang mampu menyediakan layanan perbankan berupa pembiayaan bagi para pelangan atau calon pelanggan yang akan digunakan untuk dapat berpartisipasi dalam program Electrifying Agriculture dari PLN.

Kerjasama ini sudah sepatutnya dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha pertanian selain peningkatan produktivitas, efisiensi biaya, juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing usaha tani dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Program Electrifying Agriculture ini merupakan bagian dari semangat transformasi PLN pilar Customer Focus dan Innovative dalam meningkatkan pelayanan listrik yang lebih mudah, terjangkau dan andal untuk masyarakat Indonesia. Tidak terbatas pada sektor pertanian saja namun juga sektor lainnya seperti perikanan, perkebunan dan peternakan.

(077)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raih Penghargaan Nasional Pengukuran IKK, Wali Kota Jaya Negara Dorong Lahirkan Kebijakan Hadirkan Manfaat

    Raih Penghargaan Nasional Pengukuran IKK, Wali Kota Jaya Negara Dorong Lahirkan Kebijakan Hadirkan Manfaat

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Surabaya,  Selasa 25 November 2025 Raih Penghargaan Nasional Pengukuran IKK, Wali Kota Jaya Negara Dorong Lahirkan Kebijakan Hadirkan Manfaat   Pemkot Denpasar meraih Penganugerahan Pengukuran IKK Tahun 2025. Penghargaan diterima langsung Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara pada Selasa (25/11/2025) di Surabaya.   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Pemerintah Kota Denpasar kembali menorehkan prestasi di […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  15  Juni  2025 Renungan  Joger  

  • Pemkot Denpasar  Lantik  3926 PPPK  Pada  1 Juni 2025

    Pemkot Denpasar  Lantik  3926 PPPK  Pada  1 Juni 2025

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  25  Mei  2025 Pemkot Denpasar  Lantik  3926 PPPK  Pada  1 Juni 2025   Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Wayan Sudiana Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kota Denpasar telah menetapkan jadwal Pelantikan dan Pengambilan Sumpah untuk 3926 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun Anggaran 2024 Tahap Pertama, yang akan dilaksanakan pada Minggu, 1 […]

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Rembang, Rabu  06  Oktober  2021    

  • Dinamika Distribusi LPG 3 Kg, Bali Miliki  120 agen Resmi

    Dinamika Distribusi LPG 3 Kg, Bali Miliki  120 agen Resmi

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  05   Pebruari  2025 Dinamika Distribusi LPG 3 Kg, Bali Miliki  120 agen Resmi   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Menyikapi dinamika distribusi LPG 3 Kg, Pemprov Bali melalui Disnaker ESDM menggelar rapat koordinasi yang melibatkan PT Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas Bali, dan Tim Pengawasan Terpadu Disperindag. Rakor yang berlangsung di Ruang Rapat Siddhakarya, Kantor […]

  • Inovasi untuk Keberlanjutan, XL Axiata Luncurkan Zero Waste Pertama di HUT ke-28

    Inovasi untuk Keberlanjutan, XL Axiata Luncurkan Zero Waste Pertama di HUT ke-28

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat  18 Oktober  2024 Inovasi untuk Keberlanjutan, XL Axiata Luncurkan Zero Waste Pertama di HUT ke-28   Direktur & Chief Enterprise Business and Corporate Affairs Officer XL Axiata, Yessie D. Yosetya,   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) memanfaatkan momentum perayaan ulang tahun ke-28 untuk menegaskan kembali komitmen terhadap program keberlanjutan. […]

expand_less