Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Lamaholot Bali Berencana Bangun Monumen Jokowi Menangis di Lokasi Bencana Adonara

Lamaholot Bali Berencana Bangun Monumen Jokowi Menangis di Lokasi Bencana Adonara

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 25 Apr 2021
  • visibility 166
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Minggu 25 April 2021

 

Lamaholot Bali Berencana Bangun Monumen Jokowi Menangis di Lokasi Bencana Adonara

 

Saiful Saleh dan Danatus Dihe Sanga di Bandara Ngurah Rai sebelum terbang ke Flores Timur.

 

Bali, indonesiaexpose.co.id – Warga Lamaholot di Bali tak hanya peduli dengan nasib saudaranya di Pulau Adonara yang tertimpa bencana alam. Mereka juga punya ide menarik, berencana membangun monumen Presiden Jokowi menangis di lokasi bencana di Adonara serta memfasilitasi anak yatim piatu tetap melanjutkan pendidikannya melalui orang tua asuh. Guna memuluskan rencana tersebut, Minggu (25/04/2021) pagi Lamaholot Bali mengutus dua anggotanya, Donatus Dihe Sanga (Dodis) dan Saiful Saleh (Ipul) terjun langsung ke lokasi bencana alam di Pulau Adonara, Flores Timur.

Selain memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan verifikasi data anak yatim, Dodis dan Ipul akan berdiskusi dengan Pemerintah Kabupaten Flores Timur dan Pemerintah Desa Nele Lamadike untuk berkolaborasi membangun monumen Presiden Jokowi sedang menangis ketika tiba di lokasi bencana paling parah di Desa Nele Lamadike, Kecamatan Ile Boleng, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur.

Inisiator Posko Bali Peduli Adonara, Rahman Sabon Nama di Denpasar, Minggu (25/04/2021) menjelaskan, keinginan mendirikan monumen bencana Adonara ini mengemuka dalam rapat Lamaholot Bali pada 06 April 2021 lalu, menyikapi bencana banjir dan tanah longsor yang menimpa Pulau Adonara pada 04 April 2021.

“Melihat dahsyatnya bencana, awalnya kami bermaksud membangun monumen bencana. Nah tak diisangka pada 09 April Presiden Jokowi mendatangi Pulau Adonara, melihat langsung kondisi kerusakan akibat bencana dan bertemu para korban. Itulah yang makin menggerakan kami ingin membangun monumen Jokowi menangis di lokasi bencana paling parah yakni di Desa Nele Lamadike,” terang Rahman Sabon Nama di Denpasar, melalui siaran tertulisnya, Minggu (25/4/2021).

Menurut Rahman Sabon Nama, pembangunan monumen ini tidak bermaksud mengabadikan duka para keluarga korban tetapi semata-mata untuk mengingatkan kepada kita semua bahwa bencana banjir dan tanah longsor itu bisa terjadi kapan saja pada musim hujan sehingga kita lebih waspada. Lalu, karena bajir dan tanah longsor itu sangat tergantung dengan kondisi lingkungan sekitar pemukiman masyarakat sehingga kita seharusnya lebih manusiawi memperlakukan alam sekitar kita. Monumen ini sekaligus mengenang seorang presiden, Bapak Jokowi yang rendah hari dan begitu peduli sehingga rela datang di Pulau Adonara.

“Jadi monumen ini ada nilai edukasi bagi kita yang sekarang dan bagi anak cucu kita kelak agar mereka bisa belajar dari monumen ini bahwa di sini pernah terjadi bencana alam yang maha dahsyat. Konsepnya, nanti akan ada sayembara desain monumen, lalu dikerjakan secara gotong royong tetapi finishingnya terutama pembuatan patung atau dioramanya kita akan libatkan tukang ahli dari Bali,” kata Rahman yang juga Humas ITB STIkOM Bali

Koordinator Posko Bali Peduli Adonara, Petrus Seli Tupen menambahkan. jika ide pembangunan monumen ini diterima pihak terkait, maka Lamaholot Bali sebagai inisiator segera menggalang kerja sama dengan diaspora Flores Timur, khususnya warga Adonara yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan di luar negeri.

“Apalagi, Ikatan Keluarga Adonara di Batam juga punya ide yang sama dan saya kira group whats app Epu Orin Adonara juga pasti welcome. Asal kita mau dan ikhlas, soal dana pembangunannya bisa kita cari, kalau ada sharing anggaran dengan pemda lebih bagus lagi,” sebut pria asal Desa Lamawato, Adonara Timur.

Mengenai bantuan sosial yang dibawa Dodis dan Ipul, Ketua Lamaholot Bali Yosep Boleng merinci, terdata 76 koli barang terdiri dari pakaian layak pakai, kebutuhan perempuan dan anak serta kebutuhan mandi – cuci, sudah diberangkatkan dengan truk dan diperkirakan tiba di Larantuka pada Selasa, 27 April malam.

“Kami bekerja sama dengan Posko Pramuka di Larantuka dan alumni Lamaholot Bali yang sudah ada di Adonara untuk salurkan bantuan ke para korban di tujuh kecamatan di Pulau Adonara dan memverifikasi data anak yatim piatu di lapangan,” tandas Yosep Boleng, asa Desa Tobi Tika, Witihama.

(074)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peresmian Pasar Badung Akan Dihadiri 7.500 Lebih Undangan

    Peresmian Pasar Badung Akan Dihadiri 7.500 Lebih Undangan

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 22 Maret 2019   Peresmian Pasar Badung Akan Dihadiri 7.500 Lebih Undangan Ket foto : Gladi Persiapan Persmian Pasar Badung, Kamis (21/3). BALI,  INDEX  –  Berbagai persiapan terus dilaksanakan Pemkot Denpasar guna mensukseskan peresmian pasar termegah di Denpasar, Pasar Badung. Gladi peresmian pun dilaksanakan dengan khidmat pada Kamis (21/3) sore. Tampak 2.000 penari […]

  • PDAM Tirta Patria Kota Blitar

    PDAM Tirta Patria Kota Blitar

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Jawa Timur, Senin 03  November  2025 PDAM Tirta Patria Kota Blitar

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 10 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  11  Maret  2023 Renungan  JOGER

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 18 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Bali,  Senin   19  Juni 2023 Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  28  Mei  2022    

  • Banjir Bandang di Luwu Utara  XL Axiata Pastikan Jaringan Aman dan Siap Salurkan Bantuan

    Banjir Bandang di Luwu Utara XL Axiata Pastikan Jaringan Aman dan Siap Salurkan Bantuan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Makasar, Selasa  14  Juli  2020   Banjir Bandang di Luwu Utara XL Axiata Pastikan Jaringan Aman dan Siap Salurkan Bantuan Teknisi sedang melakukan perbaikan infrastruktur jaringan XL Axiata di sekitar lokasi bencana banjir bandang yang berada di  jalur fiber optik Masamba -Tolemo, Kabupaten Luwu Utara, Selasa (14/7/2020). ” Secara umum, layanan XL Axiata tetap aman […]

expand_less