Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Era Digital : Segala lini Instansi Lulusan IT Sangat dibutuhkan

Era Digital : Segala lini Instansi Lulusan IT Sangat dibutuhkan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 28 Jul 2021
  • visibility 158
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Rabu 28  Juli  2021

Era Digital : Segala lini Instansi Lulusan IT Sangat dibutuhkan

 

Lead of Talent Experience CODEX PT Telkom Indonesia, Sagara Rizal, ST, MT

 

Bali, indonesiaexpose.co.id  – Anda ingin cepat kerja setelah menjadi sarjana? Jadilah sarjana IT. Kuasai IT dulu barulah yang lain. Dengan menguasai IT, Anda akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan. Itulah fenomena yang terjadi dewasa ini, apalagi di tengah pandemi COVID – 19 yang masih melanda dunia, termasuk Indonesia.

Asal tahu saja, PT Telkom Indonesia sejak tahun lalu menargetkan merekrut 1.000 sarjana dan magister guna menunjang platform bisnis Digital Telco Company. Sayang sampai sekarang target itu belum terpenuhi.

Lead of Talent Experience CODEX PT Telkom Indonesia, Sagara Rizal, ST, MT, mengatakan CODEX adalah lembaga resmi perekrut sumber daya manusia dengan latar belakang sarjana dan magister untuk mendukung Departemen Digital Next Business (DXB) PT Telkom guna menunjang perubahan paradigma bisnisnya dari Telco Company menjadi Digital Telco Company.

“Memang, kebutuhan 1.000 formasi sarjana dan magister itu untuk semua jurusan. Mulai dari sarjana IT, akuntansi, bisnis, manajemen, psikologi dan lain-lain tapi formasi yang yang laing besar adalah lulusan IT. Ini merupakan tantangan yang besar dimana lulusan IT sangat terbatas dan sampai sekarang formasi itu belum terpenuhi, padahal lingkungan kerjanya sudah dibuat sangat flexible,” ucap Rizal, di Denpasar, Rabu (28/07/2021).

Menurut Rizal, para lulusan sarjana dan magister itu sangat dibutuhkan oleh PT Telkom untuk mendukung bisnis Digital Telco Company. Sehingga peluang terbesar adalah dari lulusan IT. Sayangnya, sampai sekarang target itu belum terpenuhi. “Karenanya saya menghimbau lulusan IT agar memanfaatkan peluang ini bergabung ke PT Telkom, apalagi kerjanya sangat flexibel,” ujar Rizal.

Kekurangan lulusan IT itu juga sangat dirasakan oleh lembaga pemerintah, terutama Kejaksaan Agung RI. Selama dua kali rekrut Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), jumlah formasinya banyak tetapi pelamar dari jurusan IT tidak memenuhi formasi yang ada. Meksi demikian, untuk rekrut CASN tahun anggran 2021 yang sedang berlangsung, Kejaksaan Agung RI tetap membuka formasi untuk lulusan TI, baik Diploma III, Diploma IV maupun S-1. Hal itu dapat disimak dari Pengumuman Nomor: PENG-01/C/Cp.2/06/2021 tentang Seleksi Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia Tahun Anggaran 2021 tanggal 30 Juni 2021 yang ditandatangani oleh Bambang Sugeng Rukmono, Jaksa Agung Muda Pembinaan selaku Ketua Panitia Seleksi Pegadaan CPNS Kejaksaan RI TA 2021.

Dari total 4.148 formasi, hampir setengahnya atau sebanyak 1.914 formasi disediakan untuk lulusan TI. Bahkan agar bisa mencapai quota CASN tersebut, Kejaksaan Agung memerintahkan seluruh Kepala Kejaksaan Tinggi di Indonesia untuk melakukan sosialisai pada perguruan tinggi TI di daerah masing-masing. Tujuannya agar lebih banyak pelamar dari jurusan TI.

Kisah lain dari Bank BNI 1946 bisa menjadi contoh akan kebutuhan tenaga IT dalam mendukung bisnis. Bank milik pemerintah itu mulai tahun 2021 ini menutup 94 kantor cabangnya di seluruh Indonesia karena beralih ke pelayanan digital. Itu artinya Bank BNI membutuh SDM sangat banyak berlatar belakang IT.

Di Era New Normal ini, manusia di seluruh dunia sekarang berlomba-lomba menguasai TI untuk mengembangkan kehidupannya yang lebih baik di masa kini dan yang akan datang. Semua aktivitas bisnis, pemerintahan, proses pembelajaran yang bersifat convensional mulai ditinggalkan dan sudah beralih ke digital. Apalagi, TI kini sudah merambah ke segala aspek kehidupan manusia dan sudah menjadi kebutuhan pokok ke-10 atau sepuluh bahan pokok (sepbako). Bukan sembilan bahan pokok (sembako) yang dikenal selama ini.

Jika diamat, dewasa ini ada fenemona terbalik. Dulu, dalam setiap lowongan pekerjaan, orang merekrut tenaga kerja baru sesuai jurusannya, barulah dilatih bidang IT. Sekarang, malah terbalik, mereka merekrut lulusan IT, barulah dilatih bidang-bidang lain. Boleh dikatakan, di era new normal ini, IT is a Must Not Just The Option, IT adalah sebuah keharusan, bukan sebuah pilihan.

(071)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Gelar Journalist Class XI Bagi Media Bali ,NTT dan NTB

    OJK Gelar Journalist Class XI Bagi Media Bali ,NTT dan NTB

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Kuta, Selasa 27 Mei 2025 OJK Gelar Journalist Class XI Bagi Media Bali ,NTT dan NTB   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong pengembangan kapasitas awak media melalui kegiatan Journalist Class untuk peningkatan pemahaman terkait tugas dan fungsi OJK sebagai regulator industri jasa keuangan di Indonesia. Untuk mendukung upaya tersebut, Departemen Literasi, […]

  • Kemenpan-RB Beri Penghargaan Predikat Pelayanan Prima Tahun 2020 ke-12 Polres

    Kemenpan-RB Beri Penghargaan Predikat Pelayanan Prima Tahun 2020 ke-12 Polres

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Jakarta,  Selasa  16  Februari  2021   Kemenpan-RB Beri Penghargaan Predikat Pelayanan Prima Tahun 2020 ke-12 Polres Kemenpan-RB memberikan penghargaan predikat pelayanan prima kepada 12 Polres di lndonesia   JAKARTA,indonesiaexpose.co.id  – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) memberikan penghargaan predikat pelayanan prima kepada 12 Polres di Indonesia. Reward itu diberikan lantaran terciptanya pelayanan publik […]

  • Rai Mantra : Tes Masif Untuk Mempercepat Penanganan Covid 19.

    Rai Mantra : Tes Masif Untuk Mempercepat Penanganan Covid 19.

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  24  Juni  2020   Rai Mantra : Tes Masif Untuk Mempercepat Penanganan Covid 19.   Rai Mantra saat  tinjau Rapid Tes di Padangsambian Kelod,Rabu (24/6/2020). BALI,  INDEX  –   Perintah Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra untuk melakukan tracing secara agresif dan testing secara masif, ditindaklanjuti oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota […]

  • ITB Stikom  Bali

    ITB Stikom  Bali

    • calendar_month Senin, 7 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Bali, Senin  7  Juni  2021   ITB Stikom  Bali

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  8  Juni  2020   Tidak Membawa Hasil Test Rapid Negatif , 26 Sopir Asal Luar Bali Diamankan Tim Gabungan Satgas Covid 19   BALI,  INDEX  –  Sebanyak 26 Sopir logistik dan meubler yang lolos dari pelabuhan ketapang gilimanuk tanpa membawa hasil rapid test negatif diamankan tim gabungan satgas covid 19 Kota Denpasar dan […]

  • Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 berhasil tekan pelanggaran Prokes di Kota Denpasar-Bali, Tingkat Kesembuhan naik jadi  93,54 persen

    Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 berhasil tekan pelanggaran Prokes di Kota Denpasar-Bali, Tingkat Kesembuhan naik jadi  93,54 persen

    • calendar_month Senin, 7 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  7  Desember  2020   Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 berhasil tekan pelanggaran Prokes di Kota Denpasar-Bali, Tingkat Kesembuhan naik jadi  93,54 persen Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai     BALI, indonesiaexpose.co.id –  Angka pelanggaran warga yang mengabaikan protokol kesehatan saat berada di luar rumah semakin turun.Hal ini […]

expand_less