Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Situasi Pandemid Covid-19 Nasib Pecalang dan Prajuru Desa Adat perlu perhatian khusus

Situasi Pandemid Covid-19 Nasib Pecalang dan Prajuru Desa Adat perlu perhatian khusus

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2020
  • visibility 176
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Kamis 14 Mei 2020

 

Situasi Pandemid Covid-19 Nasib Pecalang dan Prajuru Desa Adat perlu perhatian khusus

 

Anak Agung Gede Agung Aryawan ST selaku Kelian Banjar Adat Sakah, Desa Adat Kepaon, Pemogan, Denpasar Selatan.(Foto/Ist)

 

BALI, INDEX  – Mewabahnya Covid-19 di Bali menjadi ancaman sejumlah daerah tak terkecuali Denpasar,Bali. Peran prajuru Desa Adat, khususnya pecalang dalam penanggulangan penyebaran Covid-19 di Bali perlu mendapatkan perhatian serius pemerintah. Meski Pecalang beserta prajuru Desa Adat lainnya, spiritnya adalah ngayah (kerja sosial), namun dinilai perlu ada kebijakan untuk menjamin keselamatan jiwa dan resiko lain dari tugas yang mereka emban.Hal ini di ungkapkan Anak Agung Gede Agung Aryawan ST saat bertemu dengan Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (Kadis PMA) Provinsi Bali, di Kantor Dinas setempat, Rabu (13/5/2020).

Anak Agung Gede Agung Aryawan ST selaku  tokoh masyarakat dan juga Kelian Banjar Adat Sakah, Desa Adat Kepaon, Pemogan, Denpasar Selatan mengungkapkan,  nasib  pecalang dalam penanggulangan penyebaran Covid-19 di Bali perlu mendapatkan perhatian serius pemerintah.

“Tugas yang diberikan ini kan memiliki resiko. Apakah pecalang dianggap kebal dan tidak akan terjangkit virus ini (Covid-19) ? Artinya, perlu diberikan jaminan bagi mereka jika terjadi resiko, dan jika terjadi kemungkinan terburuk, bagaimana dengan nasib anak-istri atau keluarga mereka nantinya. Agar mereka tenang dan nyaman dalam ngayah melawan Covid-19 ini. Kasian pecalang , mereka bukan manusia setengah dewa yang kebal pada virus korona,” tutur Anak Agung Gede Agung Aryawan saat dikonfirmasi indonesiaexpose.co.id, di Denpasar,Bali, Kamis (14/5/2020).

Anak Agung Gede Agung Aryawan juga berharap ada penambahan anggaran yang dialokasikan untuk Satgas Gotong Royong Desa Adat.

Menurutnya,  alokasi anggaran Rp 150 juta yang diambil dari anggaran Dana Desa Adat tersebut hanya cukup untuk memberi bantuan sembako, dan membeli kebutuhan desinfektanisasi, seperti membeli alat, membeli obat desinfektan, dan lain-lain.

“Jujur, saya kasihan sama prajuru adat khususnya pecalang. Ingat, di satu sisi mereka juga terdampak ekonominya gara-gara Corona ini (Covid-19). Sebagian besar mereka karyawan dan buruh, ada yang jadi satpam dan lain-lain, secara ekonomi mereka ini menengah bawah. Memang mereka tidak berani melawan instruksi dari keliannya, tapi kita kan perasaan (kasihan, red) juga,” terangnya mengingatkan.

“Pecalang siap ngayah, tapi kita kan tidak tau ini sampai kapan berakhir (Covid-19), tidak mungkin bisa ngayah dengan anggaran swadaya terus. Kasihan mereka. Ngayah nindihin tanah kelahiran itu jiwa dan darah pecalang, tapi harus ada simpati dan empati terhadap kondisi mereka (Pecalang, red),” tegasnya.

“Sebagai salah satu garda terdepan, siapa bisa jamin pecalang tidak bisa tertular. Jaminan dari resiko tugas, kesehatan dan keselamatan, harus disiapkan anggarannya, Pecalang hanya butuh anggaran makan-minum, APD, jaminan asuransi kesehatan dan jiwa, siapa tau, jika terjadi kemungkinan terburuk,” ujarnya.

“Itu semua merupakan bentuk apresiasi yang sesungguhnya bagi mereka,” imbuhnya.

Meski demikian, pada kesempatan tersebut, Gung De juga menyampaikan apresiasi terhadap Gubernur Bali, yang telah melahirkan Peraturan Daerah (Perda) Bali No. 4 tahun 2019 tentang tentang Desa Adat di Bali sehingga Desa Adat memiliki payung hukum yang jelas dalam pelaksanaan peran dan tugas-tugasnya.

Sementara itu, terkait apa yang menjadi saran dan masukan yang disampaikan oleh Anak Agung Gede Agung Aryawan tersebut, Kadis PMA Provinsi Bali, I G.A.K Kartika Jaya Seputra mengatakan pihaknya sangat menyambut baik. Menurutnya, hal tersebut adalah aspirasi yang baik yang tentu akan menjadi bahan pertimbangan bagi Pemerintah Provinsi Bali.

“Keberadaan Satgas Gotong Royong, di awal pembentukannya, memang semua Satgas ini adalah relawan. Jadi tidak memikirkan honorarium, insentif dan lainnya. Nah, sekarang di dalam pelaksanaannya ada usulan-usulan masyarakat untuk memperhatikan, ini adalah aspirasi yang baik, tentu ini akan menjadi pertimbangan bagi pemerintah,” sambungnya.

Pada kesempatan tersebut, Kartika Jaya juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja dalam penanggulangan Covid-19 ini. “Bahwa Satgas Gotong Royong sudah bekerja di Desa, iya. Bahwa Dokter, paramedis juga sudah bekerja menangani pasien-pasien Covid-19, juga iya. Dan begitupun stakeholder lainnya juga sudah bekerja. Ini adalah aspirasi yang baik, tentu kita juga mengapresiasinya,” ujarnya.

“Yang jelas, kawan-kawan yang ada di Satgas Gotong Royong itu sudah bekerja luar biasa. Sudah banyak yang dilakukan, mulai dari mengedukasi masyarakat, mengumpulkan dan menyalurkan punia, kemudian juga mendata krama tamiu, tamiu termasuk PMI, sudah banyak yang dikerjakan, dan itu kita patut mengapresiasi dan tentu ini akan dipertimbangkan oleh pemerintah,” tandasnya.

Terkait penyaluran bantuan masyarakat terdampak Covid-19, ia mengatakan ada tiga sumber bantuan untuk masyarakat di Desa, yakni Dana Desa Adat, Dana Desa, dan dari Kementerian Sosial.

Ketika bantuan yang bersumber dari Dana Desa Adat, terangnya, tidak cukup untuk mengcover atau membantu semua krama desanya, misalnya krama tamiu dan tamiu yang belum tersentuh bantuan, maka data tersebut diserahkan ke Desa Dinas, dan jika Desa Dinas juga tidak cukup, maka diserahkan ke Kementerian Sosial.

Kartika Jaya juga menegaskan bahwa Pemprov Bali sama sekali tidak diskriminatif. Ia menegaskan bahwa Covid-19 ini soal kemanusiaan. Sehingga semua krama desa adat atau masyarakat yang memenuhi kriteria, dipastikan semua mendapatkan bantuan.

“Dalam menghadapi Covid-19 ini pemerintah hadir memberi bantuan kepada semua masyarakat, sesuai kriteria yang membutuhkan, tidak mengenal suku, agama, kelompok, golongan maupun yang lainnya, karena ini soal kemanusiaan,” tandasnya.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPBD Kendari Gerak Cepat Evakuasi Warga Korban Banjir di Kelurahan Lepo Lepo Kota Kendari

    BPBD Kendari Gerak Cepat Evakuasi Warga Korban Banjir di Kelurahan Lepo Lepo Kota Kendari

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Kendari, Minggu  29  Juni  2025 BPBD Kendari Gerak Cepat Evakuasi Warga Korban Banjir di Kelurahan Lepo Lepo Kota Kendari   Petugas BPBD Kota Kendari Gunakan Perahu Karet Evakuasi Warga Korban Banjir di Kelurahan Lepo Lepo Kota Kendari, foto. Dok. BPBD, Minggu (29/6/2025)   Sulawesi Tenggara,  indonesiaexpose.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari, Sulawesi […]

  • Singgasana Seni Bung Karno Menggema di Sanur, UMKM Bali Diserbu

    Singgasana Seni Bung Karno Menggema di Sanur, UMKM Bali Diserbu

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle 080
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  28  Pebruari  2026 Singgasana Seni Bung Karno Menggema di Sanur, UMKM Bali Diserbu   Pagelaran Singgasana Seni Bung Karno mengguncang Bali Beach Convention Center, Sabtu (28/2/2026). Bali,  indonesiaexpose.co.id   — Pagelaran Singgasana Seni Bung Karno mengguncang Bali Beach Convention Center, Sabtu (28/2/2026). Ribuan pengunjung memadati arena, menjadikan ajang ini bukan sekadar panggung seni, melainkan […]

  • Sampaikan aspirasi Masyarakat Bali : Gubernur, DPD RI, DPRRI Dapil Bali, para ketua DPRD/Bupati/Walikota se Bali audiensi ke komisi II DPRRI

    Sampaikan aspirasi Masyarakat Bali : Gubernur, DPD RI, DPRRI Dapil Bali, para ketua DPRD/Bupati/Walikota se Bali audiensi ke komisi II DPRRI

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu 27 November 2019   Sampaikan aspirasi Masyarakat Bali : Gubernur, DPD RI, DPRRI Dapil Bali, para ketua DPRD/Bupati/Walikota se Bali audiensi ke komisi II DPRRI Gubernur Bali Wayan Koster bersama sejumlah pimpinan istitusi di Pulau Dewata, melakukan audiensi ke Komisi II DPR RI yang membidangi Pemerintahan Daerah, yang diterima pimpinan dan anggota Komisi […]

  • Pemkot Denpasar Sepakati Besaran Dana Hibah Pilkada Tahun 2024

    Pemkot Denpasar Sepakati Besaran Dana Hibah Pilkada Tahun 2024

    • calendar_month Rabu, 31 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  01  Juni   2023 Pemkot Denpasar Sepakati Besaran Dana Hibah Pilkada Tahun 2024     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Pemkot Denpasar bersama KPU dan Bawaslu Kota Denpasar menyepakati pendanaan kegiatan Pilkada Tahun 2024.Kesepakatan bersama ditandai dengan penandatanganan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, Asisten Administrasi Umum, I Dewa Nyoman Semadi, , Kepala […]

  • Suarakan Darurat Lingkungan, Kunto Aji, Reality Club, Teddy Adhitya, Sukatani, dan Sederet Musisi Indonesia Bergabung dalam IKLIM

    Suarakan Darurat Lingkungan, Kunto Aji, Reality Club, Teddy Adhitya, Sukatani, dan Sederet Musisi Indonesia Bergabung dalam IKLIM

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Gianyar, Minggu  29  Juni  2025 Suarakan Darurat Lingkungan, Kunto Aji, Reality Club, Teddy Adhitya, Sukatani, dan Sederet Musisi Indonesia Bergabung dalam IKLIM     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Di tengah tantangan lingkungan yang semakin mendesak di Indonesia, 15 musisi dari berbagai daerah dan genre termasuk Kunto Aji, Reality Club, Teddy Adhitya, Sukatani, dan sejumlah nama lainnya, […]

  • Pegadaian Kanwil VII Denpasar dan BPBD Provinsi Bali Serahkan 250 Paket Sembako untuk Para Korban Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Bali

    Pegadaian Kanwil VII Denpasar dan BPBD Provinsi Bali Serahkan 250 Paket Sembako untuk Para Korban Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Bali

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Denpasar,  Kamis  13 Juli 2023 Pegadaian Kanwil VII Denpasar dan BPBD Provinsi Bali Serahkan 250 Paket Sembako untuk Para Korban Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Bali     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Dalam rangka membantu meringankan beban para korban bencana banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah Provinsi Bali, Pegadaian Kanwil VII Denpasar bekerja sama […]

expand_less