Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Tinjau Pabrik Gula, Kemenperin: Sektor Kritikal Berperan Penting Pulihkan Ekonomi

Tinjau Pabrik Gula, Kemenperin: Sektor Kritikal Berperan Penting Pulihkan Ekonomi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 4 Sep 2021
  • visibility 121
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Sabtu  4  September  2021

 

Tinjau Pabrik Gula, Kemenperin: Sektor Kritikal Berperan Penting Pulihkan Ekonomi

 

Plt Direktur Jenderal Industri Argo Kemenperin Putu Juli Ardika saat Kunker ke PG Trangkil Pati Jawa Tengah, Kamis , (26/8/21) Dok. Kementerian Perindustrian RI

 

Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Sebanyak 70 persen perusahaan di industri agro merupakan sektor yang masuk kategori kritikal. Selama masa pandemi Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sektor industri ini mendapat izin untuk beroperasi penuh dengan tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

“Industri kritikal memang dijaga aktivitas produksinya karena untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor, serta berperan penting dalam memacu pemulihan ekonomi nasional,” kata Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu 04/9/2021).

Putu menjelaskan, salah satu sektor kritikal yang dipacu adalah industri gula. Kebutuhan komoditas olahan tebu ini terus meningkat, baik untuk konsumsi langsung maupun sebagai bahan baku industri. “Kebutuhan gula nasional saat ini mencapai 6 juta ton per tahun, yang terdiri dari 2,7-2,9 juta ton gula konsumsi, dan 3-3,2 juta ton untuk gula kebutuhan industri,” ungkapnya.

Dari total kebutuhan tersebut, rata rata produksi gula konsumsi (gula kristal putih) di dalam negeri sebesar 2,1-2,2 juta ton, dan produksi nasional gula kebutuhan industri (gula kristal rafinasi) sebesar 3-3,2 juta ton. Oleh karenanya, Kemenperin fokus pada kebijakan pengembangan industri gula di tanah air agar lebih produktif dan berdaya saing. Selain itu, mendorong pembangunan pabrik gula baru yang terintegrasi dengan perkebunan tebu.

Pada saat ini, terdapat 62 pabrik gula berbasis tebu dengan kapasitas terpasang nasional mencapai 316.950 ton tebu per hari (TCD). Apabila seluruh pabrik gula tersebut berproduksi optimal dan efisien, dapat memproduksi gula sekitar 3,5 juta ton per tahun. “Hal ini berarti kebutuhan untuk gula konsumsi sudah dapat terpenuhi,” tutur Putu.

Guna memantau langsung aktivitas industri gula saat PPKM, Plt. Dirjen Industri Agro melakukan kunjungan kerja di Pabrik Gula Trangkil di Pati, Jawa Tengah, Kamis 26 Agustus 2021. Kegiatan ini juga untuk melihat penerapan protokol kesehatan sesuai Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 3 Tahun 2021 tentang Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) pada Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19.

“PG Trangkil adalah industri yang tergolong dalam kategori sektor kritikal dan telah memiliki IOMKIyang diterbitkan oleh Kemenperin. Kami melihat langsung, PG Trangkil sudah memiliki pedoman dan fasilitas yang baik dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19. Kami juga memberikan apresiasi karena perusahaan ini melaporkan IOMKI secara berkala sesuai waktu yang ditetapkan,” papar Putu.

Selain itu, PG Trangkil akan mengikuti program vaksinasi yang diinisiasi oleh Kemenperin, dengan melibatkan karyawan dan keluarganya serta masyarakat sekitar pabrik. Total sasarannya mencapai lebih dari 1.000 akseptor. “Vaksinasi menjadi salah satu faktor yang sangat penting untuk mendukung produktivitas perusahaan karena didukung karyawan yang sehat,” imbuhnya.

Pemimpin PG Trangkil, Sukirno menyampaikan, pihaknya berkomitmen melaksanakan protokol kesehatan secara ketat guna memutus mata rantai dan menghindari penyebaran Covid-19 di lingkungan perusahaan dan sekitarnya. “Langkah-langkah yang kami laksanakan antara lain adalah membentuk Satgas Covid-19, menyediakan alat genose, serta memastikan karyawan masuk lingkungan perusahaan menggunakan masker dan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh,” sebutnya.

Pada kesempatan yang sama, Inspektur Jenderal Kemenperin Masrokhan mengemukakan, pihaknya turut melakukan pendampingan dan pengawalan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan di sektor industri.

“Kami melihat peran pentingnya sektor industri untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Namun tak dapat dipungkiri, kesehatan dan keselamatan pegawai industri juga merupakan hal yang utama untuk terus dijaga dan ditingkatan,” tandasnya

(Hartono / 009)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT. Sucofindo  Sabet Dua Penghargaan di Ajang  9th  Malam Anugerah  BUMN 2020

    PT. Sucofindo  Sabet Dua Penghargaan di Ajang  9th  Malam Anugerah  BUMN 2020

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Jakarta,  Jumat  10  Juli  2020   PT. Sucofindo  Sabet Dua Penghargaan di Ajang  9th  Malam Anugerah  BUMN 2020   (Foto/Ist)   JAKARTA,  INDEX  – PT Sucofindo (Persero) sukses memborong dua  penghargaan dalam acara  9 th malam Anugerah BUMN 2020.   Kedua penghargaan tersebut  mencakup kategori Perusahaan BUMN (Non Tbk) Pengembangan SDM Terbaik ke-2 dan kategori CEO  BUMN  (Non […]

  • IGK Kresna Budi  terpilih secara aklamasi sebagai Keyua DPD Golkar Kab.Buleleng periode 2020-2025

    IGK Kresna Budi  terpilih secara aklamasi sebagai Keyua DPD Golkar Kab.Buleleng periode 2020-2025

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Singaraja, Sabtu  22  Agustus  2020   IGK Kresna Budi  terpilih secara aklamasi sebagai Keyua DPD Golkar Kab.Buleleng periode 2020-2025   Ketua  Golkar  Kab. Buleleng  IGK  Kresna Budi  (Foto/ist)   BALI,  INDEX  –  Musyawarah daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Buleleng akhirnya menetapkan IGK Kresna Budi menjadi Ketua Partai Golkar Buleleng periode 2020-2025. IGK  Kresna Budi yang kini  […]

  • Rayakan HUT ke-120 , PT. Pegadaian (persero ) Dukung Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional  

    Rayakan HUT ke-120 , PT. Pegadaian (persero ) Dukung Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional  

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 1 April 2021   Rayakan HUT ke-120 , PT. Pegadaian (persero ) Dukung Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional   Pemimpin Wilayah VII Denpasar PT Pegadaian Nuril Islamiah   Bali, indonesiaexpose.co.id –   PT. Pegadaian  (persero) melangsungkan perayaan HUT ke-120. Pada perayaan kali ini  tetap mengedepankan protokol kesehatan (Prokes). Pada kesempatan HUT Pegadaian yang jatuh pada tanggal […]

  • index

    index

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  05  Juli 2023

  • Sat Reskrim Polrestabes Bandung Amankan Lima Anggota Kelompok Bermotor Yang Keroyok Pemuda 16 Tahun di Kota Bandung

    Sat Reskrim Polrestabes Bandung Amankan Lima Anggota Kelompok Bermotor Yang Keroyok Pemuda 16 Tahun di Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Bandung, Selasa 25 Mei  2021   Sat Reskrim Polrestabes Bandung Amankan Lima Anggota Kelompok Bermotor Yang Keroyok Pemuda 16 Tahun di Kota Bandung   Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Adanan Mangopang, S.IK saat konferensi pers, Selasa (25/5). Jawa Barat,indonesiaexpose.co.id –  Lima orang pria anggota kelompok bermotor di Kota Bandung berinisial R (18), AS (19), J […]

  • Kasus Suap CPO yang Libatkan Tiga Hakim Cederai Sistem Peradilan Indonesia

    Kasus Suap CPO yang Libatkan Tiga Hakim Cederai Sistem Peradilan Indonesia

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis  19   Juni  2025 Kasus Suap CPO yang Libatkan Tiga Hakim Cederai Sistem Peradilan Indonesia   Anggota Komisi III DPR RI Gilang Dhielafararez (foto/ist).   Jakarta , indonesiaexpose.co.id  – Anggota Komisi III DPR RI Gilang Dhielafararez menilai terbongkarnya kasus korupsi ekspor CPO (crude palm oil) yang melibatkan suap terhadap hakim, telah mencederai sistem peradilan. […]

expand_less