Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Kritik Aturan PCR Saat Naik Pesawat, Puan Maharani Didukung Susi Pudjiastuti

Kritik Aturan PCR Saat Naik Pesawat, Puan Maharani Didukung Susi Pudjiastuti

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
  • visibility 325
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Selasa  26  Oktober  2021

 

Kritik Aturan PCR Saat Naik Pesawat, Puan Maharani Didukung Susi Pudjiastuti

Susi Pudjiastuti (Foto/Ist)

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Sederet polemik terjadi akibat peraturan baru ketika harus naik pesawat. Aturan penumpang pesawat terbang harus menjalani tes polymerase chain reaction (PCR) ditentang banyak kalangan.

Seperti diketahui, pemerintah mengeluarkan aturan baru soal syarat perjalanan dalam negeri yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 21 Tahun 2021.

Dalam aturan itu, penumpang pesawat yang melakukan perjalanan, baik berasal maupun bertujuan ke daerah PPKM level 3 dan 4 wajib menunjukkan kartu vaksin (minimal dosis pertama).

Kemudian, penumpang juga harus melampirkan hasil tes PCR negatif yang diambil kurun waktu 2×24 jam.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) pun menyarankan kebijakan tes PCR untuk penumpang pesawat dibatalkan.
Ketua Umum YLKI Tulus Abadi menyebutkan, kebijakan PCR untuk penumpang pesawat ini sebaiknya dibatalkan atau direvisi.

“Revisi yang dimaksud misalnya, waktu pemberlakuan PCR menjadi 3×24 jam, mengingat di daerah-daerah tidak semua tes PCR cepat,” ucap Ketua Umum YLKI Tulus Abadi melalui siaran tertulisnya yang di terima redaksi, Selasa (26/10/2021).

Menurutnya,  syarat perjalanan dengan angkutan udara cukup antigen saja, tapi harus vaksin 2x.
Tulus juga menyebutkan, bahwa kebijakan PCR ini diskriminatif karena memberatkan dan menyulitkan konsumen.

“Diskriminatif, karena sektor transportasi lain hanya menggunakan antigen bahkan tidak pakai apapun. Maka dari itu kebijakan ini diskriminatif,” sambung Tulus.

Selain itu Tulus juga mengingatkan, jangan sampai kebijakan tersebut kental aura bisnisnya dan pihak-pihak tertentu yang diuntungkan.

Hal itu juga dikomentari oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani, meminta pemerintah menjawab kebingungan masyarakat terkait Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021. Inmendagri yang mengatur soal PPKM Level 3, 2, dan 1 di Jawa dan Bali itu mewajibkan agar semua penerbangan mewajibkan tes polymerase chain reaction (PCR) 2×24 jam.

“Beberapa hari ini banyak masyarakat bersuara karena bingung dengan aturan baru PCR sebagai syarat semua penerbangan ini. Masyarakat mempertanyakan kenapa dalam kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia yang semakin membaik, tapi justru tes perjalanan semakin ketat,” tambah Puan.

“Kenapa dulu ketika Covid-19 belum selandai sekarang, justru tes antigen dibolehkan sebagai syarat penerbangan. Kalau sekarang harus PCR karena hati-hati, apakah berarti waktu antigen dibolehkan, kita sedang tidak atau kurang hati-hati? Pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat seperti ini harus dijelaskan terang benderang oleh pemerintah,” ujar Puan.

Menurut Puan, tes PCR seharusnya digunakan hanya untuk instrumen pemeriksaan bagi suspect corona. Ia mengingatkan, fasilitas kesehatan di Indonesia belum merata dan akan semakin menyulitkan masyarakat yang hendak bepergian dengan transportasi udara.

“Masyarakat juga bertanya-tanya mengapa PCR dijadikan metode screening, padahal PCR ini alat untuk diagnosa Covid-19. Dan perlu diingat, tidak semua daerah seperti di Jakarta atau kota-kota besar yang tes PCR bisa cepat keluar hasilnya,” kata politisi PDIP ini.

“Di daerah belum tentu hasil tes PCR bisa selesai dalam 7×24 jam, maka kurang tepat ketika aturan tes PCR bagi perjalananan udara berlaku untuk 2×24 jam,” sambungnya.

Bekas Menko PMK ini mengatakan, jika memang alasan kebijakan mobilitas diperbaharui karena semakin luasnya pembukaan operasional sektor sosial kemasyarakatan, maka seharusnya berlaku untuk semua moda transportasi.

“Tapi di aturan terbaru, syarat perjalanan bagi transportasi darat, laut, dan kereta api masih tetap memperbolehkan tes antigen 1×24 jam. Kebijakan yang tidak merata dan terkesan ada diskriminasi, harus di-clear-kan pemerintah,” ujar Puan.

Didukung Susi

Komentar Puan Maharani ternyata didukung oleh mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendukung pernyataan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani yang meminta pemerintah menekan tarif tes PCR.

Pasalnya, hasil tes PCR kini menjadi syarat wajib bagi penumpang pesawat di Jawa-Bali.

“Betul Mbak Puan… Ayo teriakin yang kenceng.. Harusnya PCR tidak boleh lebih dari Rp 275.000,” cuit Susi di akun @susipudjiastuti, Jumat, 22 Oktober 2021.

Cuitan Susi mengomentari sebuah pemberitaan yang memuat pernyataan Puan mengenai harga tes PCR tersebut. Berdasarkan keterangan tertulis di laman dpr.go.id, Puan sebelumnya menyoroti ketentuan pemerintah yang mewajibkan penumpang pesawat di wilayah Jawa-Bali untuk menunjukkan hasil PCR dengan pengambilan sampel 2×24 jam sebelum keberangkatan.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • ITB  Stikom  Bali

    ITB  Stikom  Bali

    • calendar_month Selasa, 27 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  27  Juli  2021 ITB  Stikom  Bali    

  • Cegah COVID-19, Bandara I Gusti Ngurah Rai Perketat Penumpang Masuk ke Bali

    Cegah COVID-19, Bandara I Gusti Ngurah Rai Perketat Penumpang Masuk ke Bali

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Mangupura, Selasa 10 Maret  2020   Cegah COVID-19, Bandara I Gusti Ngurah Rai Perketat Penumpang Masuk ke Bali   BALI,  INDEX  – Mengantisipasi potensi penyebaran Virus Corona (COVID-19) melalui penumpang rute internasional, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali mulai menerapkan kebijakan penanganan khusus terhadap penumpang yang berasal dari negara-negara terdampak.   Per hari […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 3 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat   04  Maret  2022   Renungan  JOGER  

  • Dekranasda Kota Kupang Kunjungi Dekranasda Kota Denpasar

    Dekranasda Kota Kupang Kunjungi Dekranasda Kota Denpasar

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 29 Mei 2019   Dekranasda Kota Kupang Kunjungi Dekranasda Kota Denpasar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Kupang. Pada Selasa (28/5) dipimpin oleh Ketua Dekranasda Kota Kupang, Ny. Hilda Manafe mengadakan kunjungan Ke Kota Denpasar dan diterima langsung oleh Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra di Gedung Wanita Santi Graha, […]

  • Denpasar Tuntaskan Penyaluran BLT Dana Desa sebanyak 4306 KK

    Denpasar Tuntaskan Penyaluran BLT Dana Desa sebanyak 4306 KK

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 22 Mei 2020   Denpasar Tuntaskan Penyaluran BLT Dana Desa sebanyak 4306 KK     BALI,  INDEX  –  Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa di Kota Denpasar terus dioptimalkan.Secara bertahap terus dilasanakan penyaluran dengan sistem jemput bola. Dan hari ini sudah tuntas disalurkan kepada masyarakat yang berhak. Penyerahan kali ini dilaksanakan langsung […]

  • PDAM  Tirta  Moedal  Kota Semarang

    PDAM  Tirta  Moedal  Kota Semarang

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Semarang, Senin  12  Agustus  2024   PDAM  Tirta  Moedal  Kota Semarang  

expand_less