Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kepulauan Riau » PPP: proyek Gurindam 12 Tanjungpinang rawan masalah

PPP: proyek Gurindam 12 Tanjungpinang rawan masalah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 29 Des 2018
  • visibility 312
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tanjungpinang ,Sabtu 29 Desember 2018

PPP: proyek Gurindam 12 Tanjungpinang rawan masalah

 

(Foto/ist)

“Tanda-tanda proyek ini bermasalah sudah nampak. Tahun 2019 akan semakin jelas. Mudah-mudahan tidak ada tersangka dalam proyek ini”

KEPRI, INDEX – Proyek pembangunan Jalan Lingkar Gurindam 12 Tanjungpinang rawan menimbulkan masalah hukum, kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan Provinsi Kepulauan Riau (DPW PPP Kepri) Syarafuddin Aluan.

“Tanda-tanda proyek ini bermasalah sudah nampak. Tahun 2019 akan semakin jelas. Mudah-mudahan tidak ada tersangka dalam proyek ini,” ujar Aluan di Tanjungpinang, Jumat.

Ia menambahkan, masalah pertama yang dihadapi adalah terkait anggaran. Keterbatasan anggaran akibat kebijakan politik keuangan pemerintah pusat akan mempengaruhi sumber pendapatan Kepri dari dana bagi hasil (DBH). Tahun 2019, kata dia pemerintah pusat fokus mengarahkan pembangunan infrastruktur ke wilayah timur Indonesia.

Jika terjadi defisit anggaran akibat DBH tidak mencapai target, maka dikhawatirkan mengganggu pembangunan Jalan Lingkar Gurindam 12 di kawasan Tepi Laut-Teluk Keriting Tanjungpinang.

“Kecuali, RUU Provinsi Kepulauan disahkan sebelum masa jabatan DPR berakhir, mungkin akan ada penambahan pendapatan dari sektor kemaritiman,” ujarnya, yang juga anggota Fraksi Keadilan Sejahtera-Persatuan Pembangunan DPRD Kepri.

Masalah kedua, kata Aluan, terkait proses pelelangan proyek yang terindikasi bermasalah. Perusahaan yang memenangkan lelang proyek tersebut diduga masuk daftar hitam.

“Kenapa dimenangkan? Ada apa?” singgungnya.

Aluan yang juga anggota Komisi I DPRD Kepri mengemukakan persoalan defisit anggaran seharusnya menjadi pertimbangan Pemerintah Kepri untuk tidak terburu-buru mengambil keputuaan melaksanakan megaproyek tersebut.

“Sejak awal fraksi kami tidak setuju karena ada permasalahan lain yang prioritas yang harus diselesaikan seperti pengangguran, perekonomian jalan di trmpat dan kemiskinan,” katanya.

Aluan secara pribadi setuju proyek itu dilaksanakan, namun dengan menggunakan anggaran dari pusat, bukan menggunakan anggaran daerah.

“Saya mendapat informasi lembaga “tiga huruf” (KPK-red) mengawasi kegiatan ini,” ujarnya.(ANT)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ritual Imlek 2575 Digelar Di Kawasan Heritage Jalan Gajah Mada. Wujud Keberagaman, Padukan Budaya Tionghoa dan Bali

    Ritual Imlek 2575 Digelar Di Kawasan Heritage Jalan Gajah Mada. Wujud Keberagaman, Padukan Budaya Tionghoa dan Bali

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 24 Februari 2024 Ritual Imlek 2575 Digelar Di Kawasan Heritage Jalan Gajah Mada. Wujud Keberagaman, Padukan Budaya Tionghoa dan Bali     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Ritual perayaan Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili digelar semarak di kawasan Heritage Jalan Gajah Mada, pada Sabtu (24/2/2024). Pada sore itu hadir langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya […]

    • calendar_month Kamis, 18 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Medan, Kamis  18  Mei  2023 Ny. Putri Koster ajak Masyarakat Jadikan Kain Tradisional Tuan Rumah di Negeri Sendiri     Sumatera  Utara,  indonesiaexpose.co.id  – Ketua Dekranasda Provinsi Bali, menyaksikan langsung ajang Fashion show serangkaian peringatan HUT ke–43 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) 2023 di Lapangan Benteng, Kota Medan, Sumut, pada Rabu (17/5/2023) malam. Fashion Show tersebut menampilkan […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  17  April  2025 Renungan  Joger

  • Pendataan Kesenian di Kota Denpasar Catatkan 378 Kesenian Tua, Klasik dan Sakral

    Pendataan Kesenian di Kota Denpasar Catatkan 378 Kesenian Tua, Klasik dan Sakral

    • calendar_month Minggu, 7 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  7  Februari  2021   Pendataan Kesenian di Kota Denpasar Catatkan 378 Kesenian Tua, Klasik dan Sakral   Pementasan kesenian klasik di Kota Denpasar sebelum pandemi.   BALI,  indonesiaexpose.co.id  –  Program inventarisasi kesenian yang digencarkan Dinas Kebudayaan Kota Denpasar pada bulan Januari lalu telah selesai. Dimana, sebanyak 378 kesenian yang tergolong tua, klasik dan […]

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Bogor, Selasa  05  Mei 2020

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  29  Agustus   2025 Renungan  Joger

expand_less