Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali »

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 19 Jul 2022
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa  19  Juli  2022

 Walikota Jaya Negara Paparkan Mitigasi Bencana dan Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana di acara Sharing Experiences Kemendes PDTT

berita walikota denpasar

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didapuk menjadi narasumber pada Workshop on Sharing Experiences in Disaster Management at Comunity and Rural/Poor Household Level yang digagas Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI di Teba Majelangu, Desa Budaya Kertalangu Denpasar, Selasa (19/7/2022).

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didapuk menjadi narasumber pada Workshop on Sharing Experiences in Disaster Management at Comunity and Rural/Poor Household Level yang digagas Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI di Teba Majelangu, Desa Budaya Kertalangu Denpasar, Selasa (19/7). Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara turut memaparkan Mitigas Bencana dan Penulihan Ekonomi Pasca Bencana.

Hadir dalam kesempatan tersebut Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Kemendes PDTT, Sugito, Perwakilan dari ASEAN, Delegasi Negara-Negara ASEAN, serta OPD terkait di lingkungan Pemprop Bali dan Pemkot Denpasar.

Dalam paparannya, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menjelaskan, indeks desa membangun Kota Denpasar pada tahun 2020 dan 2021 berhasil memperoleh peringkat 2 sebagai kabupaten/kota dengan status mandiri. Sementara untuk tahun 2022 berhasil memperoleh peringkat 1 dengan status mandiri.

Lebih lanjut dijelaskan, terkait dengan penyiapan desa/kelurahan tangguh bencana di Kota Denpasar, saat ini telah terbentuk 8 desa/kelurahan tangguh bencana. Dimana, hal tersebut sejalan dengan misi kedua Kota Denpasar, yaitu menjaga stabilitas keamanan dengan terkendalinya kamtibmas, ketahanan pangan dan kesiapsiagaan bencana.

“Kota denpasar telah memiliki layanan terintegrasi kegawatdaruratan melalui call center pusat pengendalian operasional penanggulangan bencana dengan saluran telepon 0361-223333 atau 112. Disamping itu, kami juga memiliki pelayanan antar jemput jenazah gratis,” jelasnya

Lebih lanjut dijelaskan, dalam hal mitigasi bencana di Kota Denpasar, selain dengan penyusunan kebijakan serta membangun pos-pos pengamanan dan pos pengawasan, juga dilakukan pemetaan daerah rawan bencana hingga level desa/kelurahan. Tak hanya itu, mitigasi bencana juga dilaksanakan dengan pemasangan tanda-tanda bahaya/larangan dan jalur evakuasi, Warning Receiver System (WRS) gempa bumi, Early Warning System (EWS) tsunami, serta alat monitor ketinggian air sungai.

“Secara berkala, juga telah dilaksanakan pelatihan kebencanaan dan juga telah dibangun gedung tempat evakuasi sementara, serta sebagai bentuk kearifan lokal Bali, peringatan kebencanaan juga dapat menggunakan alat tradisional “bale kulkul/kentongan”, yang digunakan dalam memberikan informasi kepada masyarakat, termasuk informasi kebencanaan,” ujarnya

Jaya Negara menambahkan, seperti yang telah kita ketahui bersama, pandemi covid-19 selain memberikan pengaruh pada kesehatan, juga memberikan dampak pada sisi ekonomi di Bali secara umum dan kota Denpasar khususnya yang sebagian besar bergantung pada sektor pariwisata. Kondisi ini tentunya juga menjadi penyebab penurunan pertumbuhan ekonomi di Kota Denpasar.

“Berbagai strategi pengendalian covid-19 telah dilaksanakan, antara lain adalah dengan program “Jagabaya”, yaitu kolaborasi antara Forkopimda bersama satgas pencegahan covid-19 Kota Denpasar hingga level desa/kelurahan/desa adat/dusun/lingkungan. Selain itu upaya peningkatan vaksinasi di kota Denpasar dalam rangka pembentukan herd immunity terus kami laksakan,” jelasnya

Terkait inovasi penanganan kesehatan di masa pandemi, lanjut Jaya Negara, Pemkot Denpasar memiliki aplikasi Denpasar Siaga Covid-19 (Desac), yang merupakan layanan berbasis chatbot whatsapp yang digunakan untuk menghubungkan langsung antara pemerintah dengan warga terkonfirmasi positif.

“Dalam rangka upaya pemulihan ekonomi, kami melaksanakan program Pandemic Incubation Program (PIP), yang merupakan program pelatihan, pemberian stimulus dan pendampingan mulai usaha bagi warga yang terdampak pandemi covid 19,” tutur Jaya Negara

Tak hanya skala kota, kebijakan pemulihan ekonomi pasca bencana juga dilaksanakan di desa. Salah satunya adalah penyaluran bantuan langsung tunai dana desa sebesar sekitar 47 persen dari total dana desa. Kegiatan pengendalian covid-19 juga dialokasikan dalam dana desa sebesar kurang lebih 10 persen. Serta dalam rangka mendukung pengelolaan ketahanan pangan termasuk program padat karya tunai desa, dialokasikan sebesar kurang lebih 20 persen.

“Kegiatan pemulihan ekonomi lainnya yang dilaksanakan adalah dengan pengelolaan desa wisata serta pengelolaan badan usaha milik desa. Sinergi ini dilaksanakan dengan semangat “Vasudhaiva Khutumbakam”, yang memiliki makna “menyama braya”, memberikan nilai tambah dalam hal proses implementasi program penanganan bencana dan pemulihan ekonomi desa,” ujar Jaya Negara

Sementara, Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Kemendes PDTT, Sugito menjelaskan, keterlibatan masyarakat sangat diperlukan dalam penanggulangan bencana karena masyarakat dapat menjadi orang-orang pertama yang terkena dampak. Masyarakat juga menjadi orang yang pertama kali memberikan respons terhadap bencana yang mereka hadapi.

Lebih lanjut dikatakan, sejak dini, kita perlu menyadari bahwa kita hidup di wilayah rawan bencana. Kenyataan ini mendorong kita untuk mempersiapkan diri, keluarga, dan komunitas di sekitar kita. Kesiapsiagaan diri diharapkan pada akhirnya mampu untuk mengantisipasi ancaman bencana dan meminimalkan korban jiwa, korban luka, maupun kerusakan infrastruktur. Mulai dari dalam diri sendiri, kita dapat membantu keluarga dan komunitas untuk membangun kesiapsiagaan, maupun pada saat menghadapi bencana dan pulih kembali pasca bencana.

“Kesiapsiagaan bencana dengan melibatkan partisipasi masyarakat salah satunya melalui desa siaga bencana. Desa siaga bencana adalah desa yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi ancaman bencana, serta memulihkan diri dengan segera dari dampak bencana yang merugikan jika terkena bencana,” tandasnya. (Adv).

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini 14 proyek fiktif yang diungkap KPK

    Ini 14 proyek fiktif yang diungkap KPK

    • calendar_month Senin, 17 Des 2018
    • account_circle Admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Jakarta , Selasa 18 Desember 2018   Ini 14 proyek fiktif yang diungkap KPK Empat pemanjat profesional membentangkan spanduk yang bertuliskan “Berani Lapor Hebat” di gedung KPK C1 Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. ( Foto/ist)   JAKARTA, INDEX  – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merinci 14 proyek terkait kasus korupsi pekerjaan fiktif pada PT Waskita Karya […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 18 Mei 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  19  Mei  2021   Renungan  JOGER  

  • DPRD Barsel apresiasi penggunaan dana desa untuk tangani stunting  

    DPRD Barsel apresiasi penggunaan dana desa untuk tangani stunting  

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Buntok, Kamis, 27 Februari 2020   DPRD Barsel apresiasi penggunaan dana desa untuk tangani stunting (ilustrasi)   KALIMANTAN TENGAH, INDEX    – DPRD Kabupaten Barito Selatan Kalimantan Tengah mengapresiasi adanya anggaran sebesar Rp4 miliar dari dana desa tahun 2020 ini yang diperuntukkan menangani stunting di wilayah setempat. “Adanya anggaran sebesar Rp 4 miliar dalam menangani stunting […]

    • calendar_month Sabtu, 8 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Karangasem, Sabtu 08 Juli 2023 Wagub Cok Ace Apresiasi Gotong Royong Krama Dadia Arya Kanuruhan Selenggarakan Karya Pitra Yadnya   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati didampingi Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bali I Ketut Sukra Negara menghadiri rangkaian Karya Pitra Yadnya, Ngeroras, Mamukur di Balai […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  23  Agustus  2023 Renungan  Joger

  • Kembali Digelar, Sanur Village Festival 2023 ke-16 Angkat Tema Amrta Sagara.

    Kembali Digelar, Sanur Village Festival 2023 ke-16 Angkat Tema Amrta Sagara.

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  06 Juli 2023 Kembali Digelar, Sanur Village Festival 2023 ke-16 Angkat Tema Amrta Sagara.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Sanur Village Festival (SVF) kembali digelar tahun ini. SVF yang rencana dihelat selama lima hari ini mengangkat tema Amrta Sagara. Ketua Panitia Sanur Village Festival 2023, I.B Gede Sidharta Putra yang juga Ketua Yayasan Pembangunan […]

expand_less