Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » XL Axiata Bangun Solusi IoT “Mushtech” Jawab Kebutuhan Petani Jamur di Jawa Barat

XL Axiata Bangun Solusi IoT “Mushtech” Jawab Kebutuhan Petani Jamur di Jawa Barat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 20 Sep 2022
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung, Rabu   21  September 2022.

XL Axiata Bangun Solusi IoT “Mushtech”

Jawab Kebutuhan Petani Jamur di Jawa Barat

 

” Solusi IoT Mushtech menerapkan teknologi yang mendukung Precision Agriculture untuk budidaya pertanian yang memerlukan kondisi lingkungan yang akurat. Mushtech yang dibangun di Lab IoT X-Camp milik XL Axiata ini secara khusus ditujukan untuk petani jamur tiram yang ingin meningkatkan produksi dan kualitas hasil.

 

Jawa  Barat,  indonesiaexpose.co.id  –  PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus mengembangkan solusi Internet of Things (IoT) untuk mendukung digitalisasi bisnis kecil menengah yang dikembangkan oleh masyarakat. Salah satu solusi IoT yang saat ini sedang XL Axiata kembangkan diberi nama “Mushtech”. Sesuai namanya, solusi ini dibangun untuk membantu para petani pembudidaya jamur tiram di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ide yang mendasari pembangunan IoT ini datang dari program inkubasi Akademi Madrasah Digital (AMD) yang diprakarsai XL Axiata dan Kementerian Agama RI.

Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa mengatakan, “Layaknya teknologi lain yang dibuat untuk memberi kemudahan bagi penggunanya, Mushtech ini pun dikembangkan dengan tujuan meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas hasil panen jamur tiram. Pada kumbung jamur tradisional, pemantauan kondisi lingkungan di dalam kumbung dan penyiraman biasanya dilakukan secara manual baik melalui metode pengamatan secara langsung maupun berdasarkan kebiasaan pola pemeliharaan yang dilakukan oleh petani.”

Gede menambahkan, Mushtech merupakan solusi yang hadir dengan latar belakang masalah yang dihadapi petani atau pembudidaya jamur tiram dalam mengelola dan memantau kumbung jamur. Dengan solusi digital ini, kondisi lingkungan kumbung bisa dijaga seperti kondisi suhu dan kelembapan udara dalam kondisi yang optimal untuk proses penumbuh kembangan jamur tiram.

Dengan kemampuan yang dimiliki Mushtech, petani tidak perlu lagi melakukan pengkondisian lingkungan di dalam kumbung jamur secara manual. Di dalam kumbung ditempatkan berbagai jenis sensor dan aktuator yang dapat menjaga kondisi lingkungan, seperti kelembapan, suhu udara dan intensitas cahaya yang optimal untuk pertumbuhan jamur tiram.

Proyek pengembangan solusi Mushtech ini pun secara langsung melibatkan Madrasah Aliyah Negeri 2 Majalengka, peserta AMD asal Kabupaten Majelengka, Jawa Barat, yang mencetuskan ide pertama kali. Dalam proses pengembangan selanjutnya, para siswa itu secara langsung mengumpulkan problem statement dari pembudidaya jamur tiram. Data dan informasi yang mereka dapatkan menjadi rujukan dalam proses inkubasi di X-Camp, mulai dari prototyping produk hingga menjadi solusi yang bisa diterapkan oleh para petani hingga industri terkait.

“Secara umum Mushtech dapat digolongkan sebagai teknologi yang mendukung Precision Agriculture, sehingga bisa dimanfaatkan untuk budidaya tani yang memerlukan keakuratan kondisi lingkungan. Desain dari Mushtech secara khusus ditujukan untuk petani jamur tiram yang ingin meningkatkan produksi dan kualitas hasil usahanya melalui bantuan teknologi khususnya dengan menggunakan teknologi IoT”, lanjut Gede.

Direktur KSKK Madrasah, Prof. Dr. Moh. Isom, M.Ag menjelaskan bahwa Indonesia membutuhkan talenta-talenta muda madrasah yang mampu mewujudkan transformasi digital di tengah-tengah pusaran bisnis Internet of Things dan Industri 4.0. Keberhasilan menciptakan karya inovasi solusi digital ini sebagai wujud kemandirian dalam berprestasi bagi anak-anak madrasah.

“Kolaborasi antara dunia usaha dengan dunia pendidikan khususnya madrasah menjadi segitiga emas pendidikan yang berkesinambungan. Apa yang dilakukan Direktorat KSKK Madrasah bersama XL Axiata merupakan upaya memberikan kontribusi bagi masyarakat dengan menginvestasikan sumber daya manusia unggul bidang sains, teknologi dan solusi digital bagi masa depan bangsa ini melalui Program Akademi Madrasah Digital”, tambahnya.

Saat ini, Mushtech sudah digunakan oleh petani jamur di Majalengka, Jawa Barat. Selama kurang lebih 3 bulan, hasil dari penerapan teknologi IoT ini mendapat apresiasi positif dari para petani yang menggunakan. Selain bertani jamur, para petani dapat melakukan aktivitas yang lain. Melalui solusi ini, petani tersebut juga dapat memantau situasi kumbung jamur dari tempatnya bekerja serta memastikan suhu dan kelembapan kumbung jamur terjaga melalui handphone yang mereka miliki.

Dari sisi teknikal, Mushtech terdiri dari berbagai komponen seperti hardware, firmware, IoT platform dan software. Bagian hardware ini berfungsi untuk mendapatkan data-data sensor atau untuk menjalankan aktuator tertentu, seperti mengaktifkan pompa untuk menyemprotkan air melalui nozzle. Sensor yang digunakan untuk solusi Mustech ini terdiri dari sensor temperatur, sensor kelembapan serta sensor intensitas cahaya.

Data dari sensor kemudian dikirimkan melalui jaringan selular 4G ke platform IoT milik XL Axiata yang dikenal dengan FlexIoT. Selain berfungsi untuk menyimpan data-data sensor dalam sebuah database, FlexIoT juga berfungsi sebagai penyedia protokol IoT hingga menyediakan fitur keamanan jaringan serta manajemen perangkat.

Data yang berasal dari sensor tersebut kemudian diolah menjadi informasi yang dapat ditampilkan pada user interface berupa dashboard. Dashboard berfungsi menampilkan berbagai informasi yang diolah berdasarkan data-data dari sensor. Lebih jauh, di dalam dashboard yang dapat berbentuk website atau aplikasi mobile ini nantinya disertakan juga fungsi-fungsi yang digunakan untuk mengontrol aktuator. Data atau informasi yang dihasilkan ini nantinya dapat diolah lebih lanjut untuk kebutuhan analisa, tren dan pengamatan pola yang dapat digunakan oleh para petani untuk bekerja secara lebih efektif dan efisien.

(078)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Sembuh Di Denpasar Tembus 42 Orang, Kasus Positif 27 Orang

    Kasus Sembuh Di Denpasar Tembus 42 Orang, Kasus Positif 27 Orang

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  13  Juli  2020   Kasus Sembuh Di Denpasar Tembus 42 Orang, Kasus Positif 27 Orang   Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai   BALI,  INDEX  –  Usaha maksimal tenaga medis yang disertai dengan kedisiplinan pasien Covid-19 Kota Denpasar mulai membuahkan hasil. Dimana, angka kesembuhan pasien harian […]

    • calendar_month Minggu, 30 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Jakarta,  Minggu  30  Januari  2022

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  26  Pebruari  2020   Renungan  JOGER  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  06  Maret  2020   Renungan  JOGER  

  • Bunda Rai Wahyuni Sanjaya Kenalkan Literasi  Anak Usia Dini Dalam Kegiatan Story Telling  di Tingkat PAUD

    Bunda Rai Wahyuni Sanjaya Kenalkan Literasi  Anak Usia Dini Dalam Kegiatan Story Telling  di Tingkat PAUD

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Tabanan,  Senin  15   Juli  2024 Bunda Rai Wahyuni Sanjaya Kenalkan Literasi  Anak Usia Dini Dalam Kegiatan Story Telling  di Tingkat PAUD Bunda PAUD Tabanan Ny Rai Wahyuni Sanjaya yang juga selaku Bunda Literasi   Bali, indonesiaexpose.co.id – Bunda PAUD Tabanan Ny Rai Wahyuni Sanjaya yang juga selaku Bunda Literasi, kenalkan literasi pada anak-anak usia dini […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  17  Maret  2024 Renungan  Joger  

expand_less