Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » PLN UID Bali Himbau Masyarakat Saat Bermain  Layang-Layang  Hindari Kabel SUTT

PLN UID Bali Himbau Masyarakat Saat Bermain  Layang-Layang  Hindari Kabel SUTT

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
  • visibility 125
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin  27  Juni  2023

PLN UID Bali Himbau Masyarakat Saat Bermain  Layang-Layang  Hindari Kabel SUTT

 

Manager Komunikasi PLN UID Bali I Made Arya

 

Bali, indonesiaexpose.co.id – PT PLN (Persero) UID Bali kembali bersiaga saat memasuki musim layang-layang yang sudah mulai ramai di bulan Juni hingga mencapai puncaknya pada Juli hingga Agustus. Pada musim ini biasanya gangguan jaringan listrik akan meningkat.

Manager Komunikasi PLN UID Bali I Made Arya mengatakan, perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (PLN UID) Bali mencatat 132 kali terjadi gangguan pasokan listrik akibat layang-layang. Gangguan itu terjadi selama kurun waktu hampir 2,5 tahun dari 2021 hingga Juni 2023.

Ia menghimbau Kepada masyarakat agar bermain layangan di tempat aman, yakni di ruang terbuka jauh dari jaringan listrik PLN. Imbauan ini disampaikan karena jumlah gangguan tahun ini jauh lebih tinggi daripada tahun lalu.

” Gangguan listrik akibat layang-layang di pertengahan tahun 2023 sudah hampir menyamai tahun 2022. “Ini baru akan masuk Juli (2023) gangguan yang disebabkan oleh layang-layang sampai bulan Juni ini sudah mencapai gangguan di tahun 2022. Artinya apa, gangguan satu tahun yang lalu (2022) sudah tercapai sampai hari ini. Ini boleh saya bilang musim layangan belum mulai,” kata Arya di acara temu media di Denpasar, Bali, Selasa (27/6/2023).

Lanjut Arya, pada jalur transmisi 150 Kv pada 2021, PLN menurunkan layangan 318 kali. Di 2022 turun ,yaitu terjadi 168 kali gangguan. Sementara Januari hingga Juni 2023 terjadi 213 kali layangan tersangkut di Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT).

Sementara, untuk gangguan di 20 kV atau jaringan listrik menengah tercatat 120 gangguan jaringan listrik akibat layangan dari 2021 hingga Juni 2023. Pada tahun 2021 terjadi 65 kali gangguan, tahun 2022 28 kali, serta pada Januari hingga Juni 2023 terjadi 27 kali gangguan.

“Artinya, jumlah gangguan yang tercapai di tahun lalu sudah tercapai baru setengah tahun,” jelasnya.

Kerugian akibat gangguan layangan itu belum dihitung. Namun, gangguan yang paling banyak terjadi di kawasan Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, dan Kabupaten Tabanan, Bali.

“Itu, secara garis besar. Kalau daerah (Kabupaten) Karangasem tidak begitu dan di Kabupaten Jembrana sedikit dan yang lainnya tidak terlalu besar. Mungkin tradisi masyarakat di sana tidak ada menaikkan layangan seperti di Denpasar atau Badung,” ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau, kendati menaikkan layangan sudah menjadi budaya di Pulau Bali, dan tidak mungkin dihilangkan. Namun, bahaya pemain layangan itu dan gangguan pada jaringan listrik dapat diminimalisasi.

“Di mana jaringan listrik menyangkut khalayak hidup orang banyak, jaringan listrik termasuk objek vital nasional. Tidak tertutup juga kalau sampai menyebabkan kerugian yang besar, itu bisa ke ranah hukum. Karena PLN tidak akan melaporkan, PLN itu masuk aset objek vital nasional. Jadi kalau terjadi pihak kepolisian pasti akan melakukan action kalau layangan itu mengganggu kepentingan orang banyak,” ujarnya.

“Itu, secara garis besar. Kalau daerah (Kabupaten) Karangasem tidak begitu dan di Kabupaten Jembrana sedikit dan yang lainnya tidak terlalu besar. Mungkin tradisi masyarakat di sana tidak ada menaikkan layangan seperti di Denpasar atau Badung,” ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau, kendati menaikkan layangan sudah menjadi budaya di Pulau Bali, dan tidak mungkin dihilangkan. Namun, bahaya pemain layangan itu dan gangguan pada jaringan listrik dapat diminimalisasi.

“Di mana jaringan listrik menyangkut khalayak hidup orang banyak, jaringan listrik termasuk objek vital nasional. Tidak tertutup juga kalau sampai menyebabkan kerugian yang besar, itu bisa ke ranah hukum. Karena PLN tidak akan melaporkan, PLN itu masuk aset objek vital nasional.

Made menegaskan bahwa PLN tidak melarang masyarakat atau pemain layang-layang yang biasa disebut sebagai rare angon untuk bermain dan menjalankan hobinya. Terlebih lagi pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk itu.
Namun, ia menghimbau para rare angon agar bermain dengan aman, seperti berada pada tempat yang aman, baik aman untuk pemain dan aman untuk fasilitas-fasilitas obyek vital nasional. Kemudian tidak menginapkan semalaman, atau setelah bermain langsung menurunkan layang-layang.

Made menuturkan, selain bermain secara individu, rare angon juga bisa mengikuti berbagai festival yang dapat merangkul para pemain. Menurutnya, festival layang-layang lebih aman untuk diikuti karena memiliki aturan bermainnya sendiri.

“Festival ini bagus diikuti karena sudah diatur jenis dan ukuran layangan, termasuk tempat pelaksanaan yang pasti jauh dari jaringan listrik berbahaya,” pungkasnya.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  26  Agustus  2020

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  16  Agustus  2023 Renungan  Joger

  • Kawal Kesuksesan WWF ke – 10 Tahun 2024 di Bali, Ini Peran Aktif DCC PLN Dalam Memastikan Operasi Sistem Kelistrikan Bali Tetap Andal

    Kawal Kesuksesan WWF ke – 10 Tahun 2024 di Bali, Ini Peran Aktif DCC PLN Dalam Memastikan Operasi Sistem Kelistrikan Bali Tetap Andal

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Badung, Kamis  23 Mei 2024 Kawal Kesuksesan WWF ke – 10 Tahun 2024 di Bali, Ini Peran Aktif DCC PLN Dalam Memastikan Operasi Sistem Kelistrikan Bali Tetap Andal   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Perhelatan internasional World Water Forum (WWF) ke – 10 tahun 2024 tak lepas dari peran PLN sebagai penyedia pasokan listriknya. Andil PLN untuk […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  25   Juli  2025 Renungan  Joger

  • Bank Emas Pegadaian: Investasi Aman, Mulai dari Nominal Kecil

    Bank Emas Pegadaian: Investasi Aman, Mulai dari Nominal Kecil

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  19  September  2025 Bank Emas Pegadaian: Investasi Aman, Mulai dari Nominal Kecil   Suasana nasabah lagi bertransaksi di CP Pegadaian Renon,Denpasar-Bali .   ” Bank Emas Pegadaian bukan sekadar tabungan, tapi juga langkah nyata untuk mempersiapkan masa depan dengan lebih bijak dan aman.” Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  PT Pegadaian terus berinovasi menghadirkan layanan keuangan yang […]

  • Maksimalkan Penanganan Sampah Dari Hulu, DLHK Denpasar Sosialisasikan Pengolahan Sampah Dari Sumber

    Maksimalkan Penanganan Sampah Dari Hulu, DLHK Denpasar Sosialisasikan Pengolahan Sampah Dari Sumber

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  07  Januari  2020   Maksimalkan Penanganan Sampah Dari Hulu, DLHK Denpasar Sosialisasikan Pengolahan Sampah Dari Sumber   Pelaksanaan Sosialisasi Pengolahan Sampah dari Sumber yang dilaksanakan di Graha Sewakadarma, Denpasar, Senin (6/1/2020).   BALI, INDEX  –  Komitmen Pemkot untuk menciptakan Denpasar yang bersih terus digalakkan. Kali ini, guna memaksimalkan penanganan sampah dari hulu, Dinas […]

expand_less