Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Perkuat Ketahanan Perbankan OJK  Luncurkan  Panduan  Resiliensi  Digital

Perkuat Ketahanan Perbankan OJK  Luncurkan  Panduan  Resiliensi  Digital

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
  • visibility 120
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Rabu  21 Agustus 2024.

Perkuat Ketahanan Perbankan OJK  Luncurkan  Panduan  Resiliensi  Digital

 

 

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Panduan Resiliensi Digital (Digital Resilience) bagi industri bank umum untuk semakin memperkuat ketahanan industri perbankan di era digital serta mengawal transformasi digital perbankan sesuai Cetak Biru Transformasi Digital Perbankan yang telah diterbitkan 2022 lalu.

Peluncuran dilakukan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae bersamapimpinan asosiasi dan industri perbankan pada Peluncuran Panduan Resiliensi Digital dan Diskusi Tata Kelola Artificial Intelligence di Sektor Perbankan di Jakarta, Selasa.

Dalam sambutannya, Dian menyampaikan bahwa digitalisasi memberikan manfaat untuk meningkatkan efisiensi di berbagai aspek dan juga menghadirkan sejumlah tantangan dan risiko bagi perbankan yang perlu diantisipasi dan dimitigasi. Digitalisasi juga memungkinkan industri perbankan untuk berkolaborasi dengan sektor lainnya melalui interkoneksi dalam
suatu ekosistem digital.

“Hal tersebut menuntut sistem perbankan yang resilien karena dapat mempengaruhi kelangsungan operasional dan usaha bank. Pada kondisi demikian, kerangka resiliensi digital menjadi krusial untuk diterapkan,” kata Dian.

Kerangka resiliensi digital sebagaimana disusun pada Panduan Resiliensi Digital, secara umum menitikberatkan pada tiga aspek utama yaitu sebagai berikut:

  1.  Aspek ketahanan terhadap dinamika bisnis yang tercermin dalam dimensi Digital Competitiveness. Hal ini meliputi pengembangan produk yang berorientasi konsumen, adopsi teknologi terkini secara cepat, tepat, dan bertanggungjawab, serta transformasi desain organisasi, kepemimpinan digital, budaya digital, dan talenta digital.
  2. Aspek ketahanan terhadap disrupsi/gangguan yang tercermin dalam kerangka manajemen kelangsungan bisnis atau Business Continuity Management (BCM), yang terdiri atas tiga tahapan utama, yakni:

a. Tahap Antisipasi (Anticipate) yang merupakan proses mempersiapkan diri dalam menghadapi kemungkinan gangguan atau ancaman pada lingkungan digital.
b. Tahap Bertahan dan Pulih (Withstand and Recover) yang merupakan proses dalam
menghadapi insiden keamanan atau gangguan dengan tetap memastikan operasional
bank secara efektif.
c. Tahap Berkelanjutan (Sustain) yang merupakan proses evaluasi dan pengembangan
untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan sebagai upaya untuk
mengembangkan prosedur ketahanan yang lebih baik.

3. Sebagai bagian dari pelindungan konsumen di era digital, kerangka resiliensi digital juga
memperhatikan aspek nasabah yang meliputi customer incident management, customer
incident recovery, dan customer post-recovery services.
Kerangka resiliensi digital berserta aspek yang terkait telah dimuat dalam Panduan Resiliensi Digital dengan tujuan agar dapat menjadi acuan bagi bank dalam mempersiapkan, menghadapi, dan kembali pulih setelah terjadinya gangguan operasional teknologi atau disrupsi/insiden siber dengan meminimalkan antara lain kerugian nasabah, kerusakan reputasi, dan kerugian finansial.

Hal tersebut juga merupakan salah satu wujud dukungan OJK terhadap perbankan Indonesia dalam peningkatan akselerasi transformasi digital serta memperkuat ketahanan bisnis dan operasional bank di era digital dalam mendukung perekonomian nasional.

Panduan Resiliensi Digital bagi industri bank umum ini semakin melengkapi berbagai kebijakan OJK dalam mendukung akselerasi transformasi digital perbankan, antara lain Cetak Biru Transformasi Digital Perbankan, POJK No.11/POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh Bank Umum, SEOJK No.29/SEOJK.03/2022 tentang Ketahanan dan Keamanan Siber bagi Bank Umum, dan SEOJK No.24/SEOJK.03/2023 tentang Penilaian Tingkat Maturitas Digital Bank Umum.

Peluncuran Panduan Resiliensi Digital dilanjutkan dengan diskusi Tata Kelola Artificial Intelligence (AI) yang menghadirkan berbagai pembicara kunci dari perusahaan teknologi dan dari bank umum yang kompeten di bidangnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mendapatkan berbagai insight mengenai pemanfaatan AI termasuk berbagai advanced AI systems serta tata kelola yang diperlukan, sehingga pengembangan dan penggunaan AI mampu memberikan manfaat teknologi yang maksimal sekaligus memitigasi berbagai risiko yang ada. Ke depan, OJK juga berencana akan menerbitkan panduan spesifik bagi sektor perbankan terkait dengan penerapan AI, sebagaimana yang telah dilakukan oleh beberapa  regulator lain di berbagai negara.
(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Trisno Nugroho, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali : Inflasi bulan Juni 2020 terjaga dalam kisaran sasaran Nasional

    Trisno Nugroho, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali : Inflasi bulan Juni 2020 terjaga dalam kisaran sasaran Nasional

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 02 Juni  2020   Trisno Nugroho, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali : Inflasi bulan Juni 2020 terjaga dalam kisaran sasaran Nasional Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Propinsi Bali, Trisno Nugroho   BALI,  INDEX  – Provinsi Bali di bulan Apri dan Mei 2020 mengalami deflasi. Deflasi terutama terlihat pada komoditas canang sari, cabai rawit, […]

  • Beban berat yang ditanggung Petani ditambah lagi kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan 

    Beban berat yang ditanggung Petani ditambah lagi kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan 

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Denpasar,  Selasa  29  Oktober  2019   Beban berat yang ditanggung Petani ditambah lagi kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan     BALI,  INDEX  –  Kebijakan pemerintah untuk meningkatkan pendapatan negara justru membuat petani makin terpuruk, misalnya, lewat kebijakan menaikkan pajak Bumi dan Bangunan (PBB) juga mencekik para petani. PBB itu dikeluhkan lantaran nominalnya semakin meningkat sehingga […]

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 28 Desember 2021        

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  15  Agustus  2021   Renungan  JOGER  

  • Menyongsong Pemilu 2024, Literasi dan Inovasi Komunikasi Politik Jadi Kunci Utama

    Menyongsong Pemilu 2024, Literasi dan Inovasi Komunikasi Politik Jadi Kunci Utama

    • calendar_month Minggu, 14 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Bangli, Minggu 14 Januari 2024 Menyongsong Pemilu 2024, Literasi dan Inovasi Komunikasi Politik Jadi Kunci Utama     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Dalam menyambut Pemilihan Umum 2024, literasi dan inovasi dalam komunikasi politik menjadi fokus utama dalam talkshow yang digelas Kampus Pascasarjana, Program Ilmu Komunikasi Hindu, UHN IGB Sugriwa, Sabtu, 14 Januari 2024. Perubahan pola komunikasi […]

    • calendar_month Selasa, 13 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 13 Desember 2022 Pembukaan Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar, Pemkot Denpasar Usulkan 6 Ranperda, Dewan Usulkan 1 Ranperda Inisiatif   Wakil Walikota Denp[asar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat mengikuti Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar ke-17 Masa Persidangan III dengan agenda penyampaian Pidato Pengantar Walikota Denpasar tentang 6 usulan Ranperda digelar di Gedung […]

expand_less