Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » FGD :  Saya   Sungguh  Mencemaskan  Bali

FGD :  Saya   Sungguh  Mencemaskan  Bali

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
  • visibility 393
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin  12  Mei  2025

FGD :  Saya   Sungguh  Mencemaskan  Bali

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Terinspirasi oleh buku Prof. Dr. I Dewa Gede Palguna: Saya Sungguh Mencemaskan Bali, sekaligus menyikapi kondisi Bali terkini, dengan berbagai persoalannya, membuat kita bertanya-tanya apakah Sandyakalaning Majapahit akan terulang di Bali? Di Balik Kemewahan Ritual dan Gemerlap Pariwisata, namun di pihak lain angka bunuh diri dan gangguan mental di Bali sangat tinggi, dahsyatnya alih fungsi dan alih kepemilikan lahan, kemacetan, sampah, krisis air dan kerusakan lingkungan lainnya, apakah kita bisa duduk diam menunggu perubahan datang dari langit?

Berbekalkan kesadaran untuk turut berperan serta dalam memberikan sumbangan pemikiran, Dewan Pimpinan Daerah Prajaniti Hindu Indonesia Provinsi Bali mengundang beberapa tokoh Bali dengan berbagai ragam profesi, dengan mengadakan Focus Group Discusion pada hari Sabtu tanggal 10 Mei 2025 bertempat di Warung Kang Zanger Bokashi Farm Jalan Waribang Denpasar.

Dialog yang dipandu langsung oleh Ketua DPD Prajaniti Bali Dr. Sayoga berjalan penuh dinamika sebagai ekspresi dari kegundahan sekaligus kecintaan kita semua pada tanah pelekadan, Bali. Dialog yang sekali waktu diselingi gelak tawa dihadiri oleh tokoh tokoh prominent di Bali antara lain, Bapak Made Mangku Pastika, Prof. I Dewa Gede Palguna, Prof. Nitya Santhiarsa, Dr. Tini Gorda, Dr. Surpi Aryadharma, Dr. Ketut Donder, Putu Suasta, M.A, Ir. Nyoman Baskara, MM, Drs. Ketut Ngastawa, SH, MH, Prof. Nitya Santhiarsa, Dr. Nyoman Sarjana, Dr. I Wayan Jondra, Gung Trisna, Drs. Nyoman Wiratmaja, M.Si., I W. Joni Artha, Anak Agung Gede Putra, NW Suryathi, I.A. PT. Yustini, dr. Wayan Sayoga, Bapak Mangku Suteja, Bapak Nyoman Suteja, Ni Made Ratnadi, SE, Agung Sudarsa, SH, MH, Desak Ketut Dewi, SE, I Wayan Darna, S.Sos, M.AP, I Dewa Putu Putraka Jaya, SE, M.Ag, TD Yuan Priana Sukariadha, SH,

Dari dialog muncul pemikiran dan barangkali menjadi perhatian kita selama ini, seperti;

1.Alih Fungsi lahan tanpa kendali dan pengelolaan Tata Ruang yang seperti tidak ada aturan, tanpa tindakan atas berbagai pelanggaran yang terjadi sehingga perlu dilakukan tindakan nyata seperti yang dilakukan Kang Dedi Mulyadi di Jawa Barat dengan mengambil tindakan tegas atas pelanggaran Tata Ruang.
2.Pembangunan yang masih berorientasi fisik semata dan dipihak lain belum menyentuh pembangunan dalam hal karakter mental secara serius
3.Angkutan umum yang masih belum menjadi prioritas utama sehingga kemacetan semakin parah, ditambah dengan penambahan jumlah kendaraan yang tak terkontrol.
4.Bunuh diri semakin marak, hampir setiap hari terjadi. Bali masih menempati ranking 1 nasional. Seberapa besar kontribusi, korelasi antara beban sosial, adat dan ritual terhadap peningkatan kasus bunuh diri, dibutuhkan kajian dan research lebih dalam.
5.Sampah yang tidak kunjung tertangani dengan pantas menciptakan iklim lingkungan yang semakin tidak sehat
6.Tamu asing yang sangat bebas menyalahgunakan visa yang melakukan kegiatan usaha selama di Bali tanpa ada kontrol dan tindakan tegas dari aparat
7.Jargon Pariwisata Budaya perlu lebih aplikatif dan kontekstual. Demikian juga kita mesti membumikan Tri Hita Karana dalam tindakan sehari hari
8.Perlu terus diperjuangkan bersama menuju Otonomi Sui Generis untuk kekhususan Bali untuk memperkuat NKRI. Hanya dengan demikian Bali bisa lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan kebutuhan pokoknya, terlebih Bali merupakan tujuan utama pariwisata internasional
9.Orang Bali mesti secara jujur melakukan introspeksi atas segala permasalahan yang terjadi selama ini. Kita tidak bisa melarikan diri dan harus dihadapi bersama dengan sungguh sungguh. Tidak berhenti hanya pada jargon Mulat Sarira namun selanjutnya dibarengi dengan membenahi diri dan tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama.
10.Kita jangan pernah lelah dan menyerah di dalam memperbaiki kondisi Bali. Kita semua harus bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan hingga terganggunya keseimbangan yang terjadi selama ini.
11.Pemerintah sepatutnya terus membangun jembatan komunikasi agar dapat memahami problematika ini dengan lebih dalam sehingga solusi yang diambil lebih komprehensif dan holistik.
12.Dialog ini tidak memiliki intensi menyalahkan siapapun termasuk pemerintah. Kami mengapresiasi upaya pemerintah yang positif dan dipihak lain kami tetap kritis dan tegas terhadap kebijakan yang ugal ugalan.
13.Dialog ini mencoba menggali pemikiran, jalan keluar dari berbagai pakar yang tulus dan cinta Bali yang selama ini telah terlibat aktif dalam bidang dan perannya masing masing.
14.Dialog ini tidak berhenti sampai disini dan kedepan akan dikembangkan terus untuk mencapai sasaran target yang lebih

Ditemui usai acara Focus Group Discussion: Saya Sungguh mencemaskan Bali, Shri Sarvananda Dharma mengungkapkan rasa bahagia, atas kehadiran para tokoh di tengah kesibukan masing-masing.

” Ini mengingatkan saya dengan pertemuan sekitar 30 tahun silam di Ashram Gandhi Vidyapith Jl. Sudirman Denpasar saat rencana penggusuran Pura Rawamangun Jakarta. Semoga semangat persatuan itu tetap menyala di hati kita semua, sehingga dengan duduk bersama, setiap masalah bisa diatasi dengan kepala dingin, tanpa saling menyalahkan satu sama lain, ” pungkasnya.

(071)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Tiki JNE layani pengiriman Kursi Roda bagi penyandang Disabilitas

    PT Tiki JNE layani pengiriman Kursi Roda bagi penyandang Disabilitas

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Denpasar,  Senin 16  September  2019   PT Tiki JNE layani pengiriman Kursi Roda bagi penyandang Disabilitas     BALI, INDEX  –  Jumlah penyandang disabilitas di Indonesia menurut data dari Kementerian Sosial RI (tahun 2011) mencapai 3,11%, atau sebesar 6,7 juta jiwa. Menurut Kementerian Kesehatan RI, jumlah penyandang disabilitas jauh lebih besar lagi, yaitu 6% dari […]

  • Gagal tender pengadaan lift RSUD Doris Sylvanus segera ditindaklanjuti pemprov

    Gagal tender pengadaan lift RSUD Doris Sylvanus segera ditindaklanjuti pemprov

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Palangka Raya ,Selasa 21 Januari 2020   Gagal tender pengadaan lift RSUD Doris Sylvanus segera ditindaklanjuti pemprov (Foto/Ist)   KalTeng,  INDEX  – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan segera menindaklanjuti, permasalahan gagal tender pengadaan lift di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus Palangka Raya pada tahun 2019 lalu. “Gagal tender lift di rumah sakit itu […]

    • calendar_month Sabtu, 18 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  18  September  2021   Bersama Ratusan Relawan Peduli Sungai, Wawali Arya Wibawa dan Dandim 1611 Badung Kol. Inf. Made Alit Yudana Bersihkan Aliran Sungai Ayung.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Dalam rangka Hari Bersih – Bersih Sedunia Tahun 2021 bulan September 2021, Pemkot Denpasar bersama Jajaran Kodim 1611 Badung dan Komunitas Peduli Sungai […]

  • Perayaan Malam Tahun Baru 2023, Pemkot Denpasar Ajak  Masyarakat jaga Ketertiban

    Perayaan Malam Tahun Baru 2023, Pemkot Denpasar Ajak  Masyarakat jaga Ketertiban

    • calendar_month Senin, 26 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 26 Desember 2022   Perayaan Malam Tahun Baru 2023, Pemkot Denpasar Ajak  Masyarakat jaga Ketertiban     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemkot Denpasar mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga ketertiban saat Perayaan Malam Tahun Baru 2023 pada (31/12/2022) mendatang. Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor : 180/1358/HK/2022 sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 7 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  8  Februari  2021   Renungan  JOGER  

  • Jatiluwih di Ujung Tanduk: Pansus TRAP Siapkan Rekomendasi Akhir

    Jatiluwih di Ujung Tanduk: Pansus TRAP Siapkan Rekomendasi Akhir

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle 080
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Tabanan, Kamis  06  Januari  2026 Jatiluwih di Ujung Tanduk: Pansus TRAP Siapkan Rekomendasi Akhir   Dr. (c) I Made Supartha,S.H.,M.H  Ketua Pansus TRAP DPRD Bali   Bali,  indonesiaexpose.co.id  —  Kawasan Warisan Budaya Dunia Jatiluwih kini berada di titik krusial. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan atau Pansus TRAP DPRD Bali bersiap menuntaskan penanganan dugaan pelanggaran […]

expand_less