Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » FGD :  Saya   Sungguh  Mencemaskan  Bali

FGD :  Saya   Sungguh  Mencemaskan  Bali

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
  • visibility 333
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin  12  Mei  2025

FGD :  Saya   Sungguh  Mencemaskan  Bali

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Terinspirasi oleh buku Prof. Dr. I Dewa Gede Palguna: Saya Sungguh Mencemaskan Bali, sekaligus menyikapi kondisi Bali terkini, dengan berbagai persoalannya, membuat kita bertanya-tanya apakah Sandyakalaning Majapahit akan terulang di Bali? Di Balik Kemewahan Ritual dan Gemerlap Pariwisata, namun di pihak lain angka bunuh diri dan gangguan mental di Bali sangat tinggi, dahsyatnya alih fungsi dan alih kepemilikan lahan, kemacetan, sampah, krisis air dan kerusakan lingkungan lainnya, apakah kita bisa duduk diam menunggu perubahan datang dari langit?

Berbekalkan kesadaran untuk turut berperan serta dalam memberikan sumbangan pemikiran, Dewan Pimpinan Daerah Prajaniti Hindu Indonesia Provinsi Bali mengundang beberapa tokoh Bali dengan berbagai ragam profesi, dengan mengadakan Focus Group Discusion pada hari Sabtu tanggal 10 Mei 2025 bertempat di Warung Kang Zanger Bokashi Farm Jalan Waribang Denpasar.

Dialog yang dipandu langsung oleh Ketua DPD Prajaniti Bali Dr. Sayoga berjalan penuh dinamika sebagai ekspresi dari kegundahan sekaligus kecintaan kita semua pada tanah pelekadan, Bali. Dialog yang sekali waktu diselingi gelak tawa dihadiri oleh tokoh tokoh prominent di Bali antara lain, Bapak Made Mangku Pastika, Prof. I Dewa Gede Palguna, Prof. Nitya Santhiarsa, Dr. Tini Gorda, Dr. Surpi Aryadharma, Dr. Ketut Donder, Putu Suasta, M.A, Ir. Nyoman Baskara, MM, Drs. Ketut Ngastawa, SH, MH, Prof. Nitya Santhiarsa, Dr. Nyoman Sarjana, Dr. I Wayan Jondra, Gung Trisna, Drs. Nyoman Wiratmaja, M.Si., I W. Joni Artha, Anak Agung Gede Putra, NW Suryathi, I.A. PT. Yustini, dr. Wayan Sayoga, Bapak Mangku Suteja, Bapak Nyoman Suteja, Ni Made Ratnadi, SE, Agung Sudarsa, SH, MH, Desak Ketut Dewi, SE, I Wayan Darna, S.Sos, M.AP, I Dewa Putu Putraka Jaya, SE, M.Ag, TD Yuan Priana Sukariadha, SH,

Dari dialog muncul pemikiran dan barangkali menjadi perhatian kita selama ini, seperti;

1.Alih Fungsi lahan tanpa kendali dan pengelolaan Tata Ruang yang seperti tidak ada aturan, tanpa tindakan atas berbagai pelanggaran yang terjadi sehingga perlu dilakukan tindakan nyata seperti yang dilakukan Kang Dedi Mulyadi di Jawa Barat dengan mengambil tindakan tegas atas pelanggaran Tata Ruang.
2.Pembangunan yang masih berorientasi fisik semata dan dipihak lain belum menyentuh pembangunan dalam hal karakter mental secara serius
3.Angkutan umum yang masih belum menjadi prioritas utama sehingga kemacetan semakin parah, ditambah dengan penambahan jumlah kendaraan yang tak terkontrol.
4.Bunuh diri semakin marak, hampir setiap hari terjadi. Bali masih menempati ranking 1 nasional. Seberapa besar kontribusi, korelasi antara beban sosial, adat dan ritual terhadap peningkatan kasus bunuh diri, dibutuhkan kajian dan research lebih dalam.
5.Sampah yang tidak kunjung tertangani dengan pantas menciptakan iklim lingkungan yang semakin tidak sehat
6.Tamu asing yang sangat bebas menyalahgunakan visa yang melakukan kegiatan usaha selama di Bali tanpa ada kontrol dan tindakan tegas dari aparat
7.Jargon Pariwisata Budaya perlu lebih aplikatif dan kontekstual. Demikian juga kita mesti membumikan Tri Hita Karana dalam tindakan sehari hari
8.Perlu terus diperjuangkan bersama menuju Otonomi Sui Generis untuk kekhususan Bali untuk memperkuat NKRI. Hanya dengan demikian Bali bisa lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan kebutuhan pokoknya, terlebih Bali merupakan tujuan utama pariwisata internasional
9.Orang Bali mesti secara jujur melakukan introspeksi atas segala permasalahan yang terjadi selama ini. Kita tidak bisa melarikan diri dan harus dihadapi bersama dengan sungguh sungguh. Tidak berhenti hanya pada jargon Mulat Sarira namun selanjutnya dibarengi dengan membenahi diri dan tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama.
10.Kita jangan pernah lelah dan menyerah di dalam memperbaiki kondisi Bali. Kita semua harus bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan hingga terganggunya keseimbangan yang terjadi selama ini.
11.Pemerintah sepatutnya terus membangun jembatan komunikasi agar dapat memahami problematika ini dengan lebih dalam sehingga solusi yang diambil lebih komprehensif dan holistik.
12.Dialog ini tidak memiliki intensi menyalahkan siapapun termasuk pemerintah. Kami mengapresiasi upaya pemerintah yang positif dan dipihak lain kami tetap kritis dan tegas terhadap kebijakan yang ugal ugalan.
13.Dialog ini mencoba menggali pemikiran, jalan keluar dari berbagai pakar yang tulus dan cinta Bali yang selama ini telah terlibat aktif dalam bidang dan perannya masing masing.
14.Dialog ini tidak berhenti sampai disini dan kedepan akan dikembangkan terus untuk mencapai sasaran target yang lebih

Ditemui usai acara Focus Group Discussion: Saya Sungguh mencemaskan Bali, Shri Sarvananda Dharma mengungkapkan rasa bahagia, atas kehadiran para tokoh di tengah kesibukan masing-masing.

” Ini mengingatkan saya dengan pertemuan sekitar 30 tahun silam di Ashram Gandhi Vidyapith Jl. Sudirman Denpasar saat rencana penggusuran Pura Rawamangun Jakarta. Semoga semangat persatuan itu tetap menyala di hati kita semua, sehingga dengan duduk bersama, setiap masalah bisa diatasi dengan kepala dingin, tanpa saling menyalahkan satu sama lain, ” pungkasnya.

(071)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Segel Pol PP Line Hilang, Penegakan Hukum Satpol PP Bali Dipertanyakan

    Dua Segel Pol PP Line Hilang, Penegakan Hukum Satpol PP Bali Dipertanyakan

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  26  Desember 2025 Dua Segel Pol PP Line Hilang, Penegakan Hukum Satpol PP Bali Dipertanyakan   Salah satu Resto di Jatiluwih yang dipasang Pol PP Line hilang.   Bali , indonesiaexpose.co.id  — Hilangnya dua segel resmi Pol PP Line yang dipasang oleh Satpol PP kembali membuka luka lama soal lemahnya penegakan hukum di […]

  • Pastikan Pengamanan Berjalan Baik, Pj Gubernur bersama Forkopimda Sumut Kunjungi Gereja dan Tinjau Pos Pam Nataru

    Pastikan Pengamanan Berjalan Baik, Pj Gubernur bersama Forkopimda Sumut Kunjungi Gereja dan Tinjau Pos Pam Nataru

    • calendar_month Senin, 25 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Medan, Selasa  26  Desember  2023 Pastikan Pengamanan Berjalan Baik, Pj Gubernur bersama Forkopimda Sumut Kunjungi Gereja dan Tinjau Pos Pam Nataru   (foto/ist)   Gubernur Sumatera Utara (Sumut), indonesiaexpose.co.id  – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut mengunjungi sejumlah gereja dan meninjau beberapa Pos Pengamanan (Pos Pam) Natal […]

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu   27  Maret 2022   Gubernur Bali, Wayan Koster Hadiri Peringatan HKG PKK ke-50 Tingkat Provinsi Bali Tahun 2022       Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Gubernur Bali, Wayan Koster mengapresiasi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali yang kiprah dan peranannya bisa menyentuh hingga ke unit terkecil masyarakat, yaitu keluarga. Sehingga […]

  • I Made Suparta,SH.,MH, Ketua Fraksi PDIP : Mendukung Penegakan Hukum terhadap Prostitusi oleh Polda Bali

    I Made Suparta,SH.,MH, Ketua Fraksi PDIP : Mendukung Penegakan Hukum terhadap Prostitusi oleh Polda Bali

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  16  Desember  2024 I Made Suparta,SH.,MH, Ketua Fraksi PDIP : Mendukung Penegakan Hukum terhadap Prostitusi oleh Polda Bali   Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali, I Made Supartha, SH., MH   Bali, indonesiaexpose.co.id – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali, I Made Supartha, SH., MH., menyampaikan apresiasi mendalam atas langkah-langkah tegas […]

  • Denpasar Jadi Pilihan Kunjungan Kerja Tim MDF Pasific-Indonesia dan Kementerian Keuangan RI

    Denpasar Jadi Pilihan Kunjungan Kerja Tim MDF Pasific-Indonesia dan Kementerian Keuangan RI

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  8  Agustus  2019   Denpasar Jadi Pilihan Kunjungan Kerja Tim MDF Pasific-Indonesia dan Kementerian Keuangan RI Mewakili Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara menerima Kunjungan Team MDF Pasific-Indonesia dan Kementerian Keuangan RI di Graha Sewaka Dharma, Rabu (7/8/2019). BALI, INDEX – Kota Denpasar menjadi pilihan kunjungan kerja […]

  • KONSTRIBUSI SOSIAL, CSR BANDARA I GUSTI NGURAH RAI SALURKAN 4,2 M PADA TAHUN 2020

    KONSTRIBUSI SOSIAL, CSR BANDARA I GUSTI NGURAH RAI SALURKAN 4,2 M PADA TAHUN 2020

    • calendar_month Senin, 18 Jan 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Mangupura, Senin 18  Januari  2021   KONSTRIBUSI SOSIAL, CSR BANDARA I GUSTI NGURAH RAI SALURKAN 4,2 M PADA TAHUN 2020 Foto(ist)     BALI,  indonesiaexpose.co.id  – Sebagai salah satu bentuk tanggung jawab sosial PT Angkasa Pura I (Persero) cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali selama tahun 2020 telah menyalurkan dana Corporate […]

expand_less