Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Wagub DKI Rano Karno ‘Kami Tidak Ingin Ambil Jeruk Bali ‘

Wagub DKI Rano Karno ‘Kami Tidak Ingin Ambil Jeruk Bali ‘

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nusa Dua, Kamis 12 Juni 2025

Wagub DKI Rano Karno ‘Kami Tidak Ingin Ambil Jeruk Bali ‘

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Perhelatan tahunan kelas dunia, Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) ke-11 2025, Mengusung tema, “Melestarikan Alam Hijau dan Warisan Budaya untuk Dunia” melibatkan 529 buyers dari 45 negara, 499 perusahaan penjual, dan 284 peserta pameran, yang berasal dari tujuh negara

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengungkap situasi pariwisata di Jakarta yang ironis. Meskipun jumlah kedatangan di Bandara Soekarno-Hatta tinggi, tapi warga Jakarta justru memilih liburan ke Bali.

Dia menyebut kunjungan di Bandara Soekarno-Hatta mencapai 70 juta orang per tahunnya, tetapi objek pariwisata di Jakarta hanya dikunjungi 1 juta orang saja. Rano melihat Jakarta memiliki banyak tempat wisata, tetapi aktivitas pariwisatanya dapat dikatakan minim.

“Kita punya Ancol, tapi sudah hampir 20 sampai 30 tahun tidak pernah terjadi revitalisasi. Kita punya Pulau Seribu, tapi tidak pernah dikunjungi di sana. Orang Jakarta lebih banyak ke Bali,” kata Rano Karno kepada Gubernur Bali, Wayan Koster, saat prescon di acara  Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) ke – 11 , bertempat di Nusa Dua, Bali, Kamis (12/06/2025).

“Ternyata di Jakarta ini banyak hotel, tapi jarang atraksi. Karena itu kita baru saja membuat kerja sama dengan 10 hotel di Jakarta, mereka wajib menampilkan kebudayaan Betawi, dan tentu kita memberikan stimulus. Kita sedang mendesain awal,” ungkapnya.

Rano juga menyebut pengenalan budaya melalui film sebagai salah satu upaya yang akan dilakukannya untuk mempromosikan pariwisata Jakarta. Dia ingin menjadikan Jakarta sebagai Kota Sinema (Cinema City). Politisi yang juga merupakan aktor kondang tersebut mengatakan dalam setahun, film layar lebar Indonesia dapat meraih 84 juta penonton.

“Kalau di Bali sudah punya pariwisata, Jakarta belum [unggul di wisata], punya [keunggulan] bisnis. Kebetulan Pak Gubernur [Pramono Anung] bilang, kita bikin Jakarta menjadi Kota Sinema. Sekarang potensi film di luar, itu sangat luar biasa. Ini harus diambil kesempatan ini,” ucapnya.

Rano menyebut, mengenalkan wilayah dalam sinema merupakan hal yang sedang gencar dilakukan banyak negara di dunia. Dia mencontoh Bangladesh yang menjadi tempat syuting untuk film Attraction. Bermula dari tempat syuting tersebut, daya tarik Bangladesh menjadi meningkat dan masyarakat dunia jadi tahu tentang negara tersebut.

“Saudi Arabia sedang membangun industri filmnya. Karena itulah Jakarta ingin mempunyai trademark yang disebut ‘Jakarta Kota Sinema’,” terang Rano.

Sementara itu, Gubernur Bali, Wayan Koster, menyebut saat ini situasi pariwisata Bali makin meningkat, baik dari sisi jumlah penyelenggaraan wisatawan mancanegara dan domestik. Dia menyebut, jumlah wisatawan domestik yang berkunjung ke Bali pada tahun 2024 mencapai 9,5 juta wisatawan dengan 6 juta wisatawan berasal dari DKI Jakarta.

“Jadi 70 persen lebih yang domestik itu dari DKI. Jadi kalau transportasi dan infrastruktur di Bali bagus, sebenarnya meningkatkan pelayanan untuk warga DKI yang berkunjung ke Bali,” tutur Koster.

Tahun 2025 ini, jumlah wisatawan mancanegara diklaim mengalami peningkatan dengan rata-rata lebih dari 20 ribu kunjungan per hari atau tumbuh 11 persen dibandingkan tahun 2024. Sementara kunjungan domestik berada di angka 10 hingga 11 ribu per hari atau turun 2 persen dibandingkan tahun 2024.

(110).

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  13  September  2025 Renungan  Joger

  • Berikan Layanan yang Lebih Luas : PT Puri Bunda buka Cabang Baru RSIA Puri Bunda Tabanan Bali

    Berikan Layanan yang Lebih Luas : PT Puri Bunda buka Cabang Baru RSIA Puri Bunda Tabanan Bali

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Tabanan, Sabtu  08  Pebruari  2020   Berikan Layanan yang Lebih Luas : PT Puri Bunda buka Cabang Baru RSIA Puri Bunda Tabanan Bali Pendiri RSIA Puri Bunda Dr. Made Suyasa Jaya Sp.OG [K], saat meresmikan RS. Puri Bunda  cabang baru di Jl. Ir. H. Soekarno, Kediri Kab.Tabanan-Bali, Sabtu 08 Pebruari 2020.(Foto/INDEX/080)   BALI, INDEX  –   Berikan […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 26 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  27  Mei 2024 Renungan  Joger

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Bali, Selasa 11  Maret  2025 Renungan  Joger    

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  28  Pebruari  2020   Renungan  JOGER  

  • Pansus TRAP  DPRD Bali Tegas : Satpol PP Jangan Tunggu Desakan Baru Bertindak

    Pansus TRAP  DPRD Bali Tegas : Satpol PP Jangan Tunggu Desakan Baru Bertindak

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Denpasar,  Selasa  23  September  2025 Pansus TRAP  DPRD Bali Tegas : Satpol PP Jangan Tunggu Desakan Baru Bertindak   Sekretaris Pansus TRAP DPRD Bali Dewa Rai (tengah) saat memimpin SIDAK di salah satu bangunan pelanggar PERDA   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Kabar terbaru dari Gedung DPRD Bali. Panitia Khusus Tata Ruang dan Aset kembali menyoroti lemahnya […]

expand_less