Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Pansus TRAP  DPRD Bali: Tanpa Integrasi Pusat-Daerah, Tata Ruang Bali Rawan Disalahgunakan

Pansus TRAP  DPRD Bali: Tanpa Integrasi Pusat-Daerah, Tata Ruang Bali Rawan Disalahgunakan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
  • visibility 262
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Jumat 12 September 2025

Pansus TRAP  DPRD Bali: Tanpa Integrasi Pusat-Daerah, Tata Ruang Bali Rawan Disalahgunakan

 

Pansus TRAP DPRD Bali Gelar rapat bersama akademisi bertempat di Denpasar, Jumat (12/9/2025).

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset DPRD Bali mengingatkan bahaya tumpang tindih kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah. Ketua Pansus,  I Made Supartha, S.H.,M.H., menilai tanpa adanya integrasi yang jelas, regulasi tata ruang hanya akan membuka celah penyalahgunaan izin dan berpotensi menabrak aturan tata ruang Bali yang telah dirancang berdasarkan kearifan lokal serta daya dukung lingkungan.

“Peraturan yang tidak selaras antara pusat dan daerah justru menjadi pintu masuk bagi penyalahgunaan izin. Padahal, tata ruang Bali sudah disusun dengan memperhatikan keseimbangan alam, budaya, dan masyarakat,” tegas Ketua Pansus TRAP DPRD Bali   I Made Supartha, S.H.,M.H., di Denpasar, Jumat (12/9/2025).

Untuk memperkuat langkah pengawasan, DPRD Bali juga menggandeng akademisi dan pakar lintas bidang di antaranya :

  • Guru Besar Universitas Udayana Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si.,
  • Guru Besar Fakultas Hukum Udayana Prof. Dr. Ida Bagus Wyasa Putra
  • Tim Terpadu Penanganan Perusakan Ekosistem Danau, Mata Air, Sungai, Laut, dan Gunung Pemprov Bali, Prof Dr I Kt Sukawati Lanang Putra Perbawa

Selain para guru besar, DPRD Bali juga melibatkan kelompok pakar dan tim ahli internal untuk memastikan kebijakan yang dihasilkan tidak hanya kuat secara regulasi, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat Bali.

Prof. Wyasa Putra menegaskan, pemberian izin tidak boleh sekadar formalitas atau diwarnai tarik-menarik kepentingan. Izin harus berpijak pada regulasi yang jelas, konsisten, serta berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Menurutnya, tumpang tindih aturan antara pusat dan daerah kerap menimbulkan kerancuan, bahkan membuka ruang pelanggaran tata ruang. Hal inilah yang berpotensi melahirkan masalah serius, mulai dari alih fungsi lahan, banjir, hingga sengketa hukum.

Prof. Wyasa mendorong pemerintah daerah bersama DPRD untuk memperkuat pengawasan serta berani menindak tegas izin yang keluar tanpa dasar hukum yang sah. Ia juga mengingatkan, Bali memiliki kearifan lokal dalam tata ruang yang seharusnya dijadikan pedoman, bukan justru diabaikan.

Sementara Prof. Lanang menilai, pembangunan yang hanya mengejar aspek ekonomi tanpa mempertimbangkan nilai budaya dan sosial masyarakat Bali akan menimbulkan dampak serius. Mulai dari kerusakan lingkungan, konflik sosial, hingga hilangnya identitas kearifan lokal.

Ia juga menekankan, filosofi Tri Hita Karana yang diwariskan leluhur seharusnya menjadi fondasi utama tata ruang. Dengan begitu, keseimbangan antara manusia, alam, dan spiritual dapat tetap terjaga.

Prof. Lanang menegaskan, penataan ruang di Bali bukan hanya soal regulasi dan pembangunan, tetapi juga soal menjaga warisan sosial budaya agar tidak punah di tengah arus modernisasi.

Pansus TRAP DPRD Bali menegaskan, integrasi antara pusat dan daerah mutlak diperlukan agar Bali tidak terus-menerus terjebak dalam konflik izin dan pelanggaran tata ruang yang berujung pada kerusakan lingkungan serta bencana.

Rapat yang dipimpin Ketua Pansus, I Made Supartha bersama Sekretaris Pansus Putu Diah Pradnya Maharani, I Nyoman Suwitra dan anggota dewan lainnya, menghadirkan berbagai pakar lintas disiplin. Hadir di antaranya Tim Terpadu Penanganan Perusakan Ekosistem Danau, Mata Air, Sungai, Laut, dan Gunung Pemprov Bali, Prof Dr I Kt Sukawati Lanang Putra Perbawa, Prof Dr Ida Bagus Wyasa Putra, dan Prof Dr Ir Putu Rumawan Salain. Jajaran eksekutif juga hadir, mulai dari Kepala BPKAD Bali, Kepala Biro Hukum Setda Bali, kelompok ahli bantuan hukum, serta tim pakar DPRD Bali.

 

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Pulihnya Ekonomi Bali di Masa Pandemi, PLN Listriki Usaha Budidaya Ayam Broiler

    Dukung Pulihnya Ekonomi Bali di Masa Pandemi, PLN Listriki Usaha Budidaya Ayam Broiler

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Klungkung , Jumat 23 Juli  2021   Dukung Pulihnya Ekonomi Bali di Masa Pandemi, PLN Listriki Usaha Budidaya Ayam Broiler     Bali, indonesiaexpose.co.id  – PT PLN (Persero) UID Bali berkomitmen untuk terus mendukung pulihnya perekonomian melalui program electrifying agriculture yakni meningkatkan produktivitas pelaku usaha di sektor pertanian, peternakan, perikanan maupun perkebunan dengan mendorong pemanfaatan […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Bali, Senin  20  Oktober  2025 Renungan  Joger  

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Bangli,  Kamis  23  Februari  2023 Ketua BKOW Bali Ny Tjok Putri Hariyani Ardhana Motivasi Ketua TP-PKK Bangli dan Ketua GOW Bangli”   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Mengawali program kerja di tahun 2023,Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali yang diketuai Ny Tjok Putri Hariyani Ardhana Sukawati ( Cok Ace) melakukan kunjungan kerja ke kabupaten Bangli […]

  • Pegadaian Wilayah VII Denpasar Gelar Bazar Emas, Investasi sebagai Penyelamat Ketahanan Ekonomi Keluarga

    Pegadaian Wilayah VII Denpasar Gelar Bazar Emas, Investasi sebagai Penyelamat Ketahanan Ekonomi Keluarga

    • calendar_month Selasa, 8 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Denpasar,  Rabu  09   November 2022 Pegadaian Wilayah VII Denpasar Gelar Bazar Emas, Investasi sebagai Penyelamat Ketahanan Ekonomi Keluarga   Suasana  Bazar Emas Pegadaian Cabang Renon ,Denpasar – Bali,Rabu (9/11/2022) (Foto:indonesiaexpose.co.id)   Bali, indonesiaexpose.co.id – Ingin punya emas, tapi dana terbatas PT Pegadaian menggelar Bazar Emas di Pegadaian Cabang Renon ,Denpasar – Bali, yang di gelar hari […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 5 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  06  November  2020   Renungan  JOGER    

  • Wabup Diar Kembali Kukuhkan Relawan Donor Darah, kali ini dilaksanakan di Desa Belantih dan Desa Selulung

    Wabup Diar Kembali Kukuhkan Relawan Donor Darah, kali ini dilaksanakan di Desa Belantih dan Desa Selulung

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Bangli, Rabu  06 Juli 2022 Wabup Diar Kembali Kukuhkan Relawan Donor Darah, kali ini dilaksanakan di Desa Belantih dan Desa Selulung Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar yang juga selaku Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangli kembali mengukuhkan relawan donor darah berbasis desa, kali ini pengukuhan dilaksanakan di dua tempat yakni […]

expand_less