Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Purbaya Klaim Anggaran Daerah Kerap Diselewengkan

Purbaya Klaim Anggaran Daerah Kerap Diselewengkan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Senin  06  Oktober  2025

Purbaya Klaim Anggaran Daerah Kerap Diselewengkan

 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (foto/ist).

 

Jawa Timur, indonesiaexpose.co.id  –  Pemangkasan tajam anggaran transfer ke daerah mewarnai postur APBN 2026. Pemerintah pusat menilai maraknya penyelewengan menjadi alasan utama pengurangan dana, yang mencapai ratusan triliun rupiah. Benarkah daerah boros dan tak becus mengelola anggaran?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pemotongan dana transfer ke daerah atau TKD dilakukan karena banyaknya penyelewengan dalam pengelolaan anggaran. Pemerintah pusat pun menurunkan alokasi TKD dalam RAPBN 2026 hingga Rp200 triliun.

“Alasan pemotong itu utamanya dulu karena banyak penyelewengan, ya. Artinya enggak semua uang yang dipakai, dipakai dengan betul. Jadi, itu yang membuat pusat agak, bukan saya ya, pemimpin-pemimpin itu agak gerah dengan itu,” ujar Purbaya kepada awak media di Surabaya, Kamis (2/10/2025).

TKD diproyeksi turun dari Rp919 triliun menjadi Rp649 triliun, sementara belanja pemerintah pusat justru naik signifikan. Pemerintah mengklaim akan tetap mendorong pembangunan daerah lewat program langsung, dengan alokasi hingga Rp1.300 triliun.

Masalah lainnya: penyerapan anggaran yang buruk. Hingga Agustus 2025, dana pemda yang mengendap di perbankan tercatat Rp233 triliun , tertinggi dalam 5 tahun terakhir. Mayoritas berasal dari Jawa, Kalimantan, dan Sumatra.

Kondisi ini memperkuat kritik soal sentralisasi anggaran. Ekonom menilai, pemangkasan TKD akan menurunkan kapasitas fiskal daerah dan memaksa pemda berhemat hingga menyusun ulang program prioritas.

“Kalau mereka bisa serap dengan baik, saya akan perjuangkan penambahan alokasi. Tapi itu syaratnya, ” kata Purbaya.

APBD yang sering mengendap di perbankan juga menjadi persoalan yang menghambat tingkat efektifitas belanja daerah. Sampai dengan Agustus 2025, berdasarkan data BI menunjukkan bahwa dana Pemda yang masih mengendap di perbankan mencapai sekitar Rp233,11 tiliun.

Pemerintah pusat ingin belanja lebih tepat sasaran. Tapi benarkah mencabut sebagian kendali anggaran dari daerah adalah solusi? Tantangan ke depan bukan hanya soal angka, tapi juga soal kepercayaan dan tata kelola.

(011)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Bali Dorong Kinerja  Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

    OJK Bali Dorong Kinerja  Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 17  Januari  2024 OJK Bali Dorong Kinerja  Bank Perkreditan Rakyat (BPR)   Bali, indonesiaexpose.co.id –  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali terus berupaya memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor perbankan, khususnya Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Langkah ini bertujuan untuk menciptakan industri BPR yang berintegritas, tangguh, dan mampu berkontribusi terhadap perekonomian Bali. Hal […]

    • calendar_month Jumat, 28 Mei 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  28  Mei  2021   Sinergikan Program Organisasi Perempuan Ketua TP PKK Ny. Sagung Antari Jaya Negara Rangkul Anggota Bhayangkari Denpasar     Bali, indonesiaexpose.co.id  – Ketua Tim Penggerak PKK Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara merangkul peran organisasi perempuan di Denpasar. Salah satu sinergitas bersama Bhayangkari Cabang Kota Denpasar bersinergi dalam berbagai kegiatan. […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  20  November  2021 Renungan  JOGER    

  • Sidang Perdana Kasus Bos Kuta Paradiso Hotel Digelar di PN Denpasar

    Sidang Perdana Kasus Bos Kuta Paradiso Hotel Digelar di PN Denpasar

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  12  November  2019   Sidang Perdana Kasus Bos Kuta Paradiso Hotel Digelar di PN Denpasar   BALI,  INDEX   – Sidang perdana kasus bos hotel Kuta Paradiso digelar di PN Denpasar, Selasa (12/11).  Sidang tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Subandi. Sementara JPU terdiri dari I Ketut Sujaya, Eddy Arta Wijaya, dan Martinus T […]

    • calendar_month Senin, 4 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Tabanan ,Selasa 05  Juli  2022 Buka Lomba Mancing, Bupati Tabanan Gelorakan Semangat Gotong Royong Pemeliharaan Infrastruktur di Masyarakat   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Semangat gotong royong menjadi modal utama suksesnya pembangunan dalam masyarakat. Bukan hanya membangun, semangat ini juga harus tetap dipertahankan dalam pemeliharaan hasil pembangunan, seperti pembangunan infrastruktur. Hal ini disampaikan Bupati Tabanan Dr. I […]

  • Aviation Security Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai berhasil gagalkan upaya penyelundupan seekor baby orang utan.

    Aviation Security Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai berhasil gagalkan upaya penyelundupan seekor baby orang utan.

    • calendar_month Minggu, 24 Mar 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Kuta, Minggu 24  Maret 2019 Aviation Security Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai berhasil gagalkan upaya penyelundupan seekor baby orang utan.   Baby Orang Hutan yang telah dibius diletakkan dalam keranjang di Bandara I Gusti Ngurah Rai.(23/3/2019) BALI, INDEX  –  Upaya penyelundupan seekor bayi Orang Utan berhasil digagalkan Aviation Security Bandara I Gusti Ngurah […]

expand_less