Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Purbaya Klaim Anggaran Daerah Kerap Diselewengkan

Purbaya Klaim Anggaran Daerah Kerap Diselewengkan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
  • visibility 153
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, Senin  06  Oktober  2025

Purbaya Klaim Anggaran Daerah Kerap Diselewengkan

 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (foto/ist).

 

Jawa Timur, indonesiaexpose.co.id  –  Pemangkasan tajam anggaran transfer ke daerah mewarnai postur APBN 2026. Pemerintah pusat menilai maraknya penyelewengan menjadi alasan utama pengurangan dana, yang mencapai ratusan triliun rupiah. Benarkah daerah boros dan tak becus mengelola anggaran?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pemotongan dana transfer ke daerah atau TKD dilakukan karena banyaknya penyelewengan dalam pengelolaan anggaran. Pemerintah pusat pun menurunkan alokasi TKD dalam RAPBN 2026 hingga Rp200 triliun.

“Alasan pemotong itu utamanya dulu karena banyak penyelewengan, ya. Artinya enggak semua uang yang dipakai, dipakai dengan betul. Jadi, itu yang membuat pusat agak, bukan saya ya, pemimpin-pemimpin itu agak gerah dengan itu,” ujar Purbaya kepada awak media di Surabaya, Kamis (2/10/2025).

TKD diproyeksi turun dari Rp919 triliun menjadi Rp649 triliun, sementara belanja pemerintah pusat justru naik signifikan. Pemerintah mengklaim akan tetap mendorong pembangunan daerah lewat program langsung, dengan alokasi hingga Rp1.300 triliun.

Masalah lainnya: penyerapan anggaran yang buruk. Hingga Agustus 2025, dana pemda yang mengendap di perbankan tercatat Rp233 triliun , tertinggi dalam 5 tahun terakhir. Mayoritas berasal dari Jawa, Kalimantan, dan Sumatra.

Kondisi ini memperkuat kritik soal sentralisasi anggaran. Ekonom menilai, pemangkasan TKD akan menurunkan kapasitas fiskal daerah dan memaksa pemda berhemat hingga menyusun ulang program prioritas.

“Kalau mereka bisa serap dengan baik, saya akan perjuangkan penambahan alokasi. Tapi itu syaratnya, ” kata Purbaya.

APBD yang sering mengendap di perbankan juga menjadi persoalan yang menghambat tingkat efektifitas belanja daerah. Sampai dengan Agustus 2025, berdasarkan data BI menunjukkan bahwa dana Pemda yang masih mengendap di perbankan mencapai sekitar Rp233,11 tiliun.

Pemerintah pusat ingin belanja lebih tepat sasaran. Tapi benarkah mencabut sebagian kendali anggaran dari daerah adalah solusi? Tantangan ke depan bukan hanya soal angka, tapi juga soal kepercayaan dan tata kelola.

(011)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bangkitkan Heritage City Tour, Pemkot Denpasar Siapkan 8 Dokar Gratis.

    Bangkitkan Heritage City Tour, Pemkot Denpasar Siapkan 8 Dokar Gratis.

    • calendar_month Minggu, 20 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin   21  Maret 2022   Bangkitkan Heritage City Tour, Pemkot Denpasar Siapkan 8 Dokar Gratis.       Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Untuk membangkitkan kembali program Heritage City Tour, Pemkot Denpasar siapkan 8 Dokar gratis yang bisa dimanfaatkan masyarakat dan wisatawan. Seperti diketahui Kota Denpasar memiliki Heritage City Tour yang sangat menarik untuk dikunjungi baik […]

  • LPS Buka Lowongan PCP dan Prohire 

    LPS Buka Lowongan PCP dan Prohire 

    • calendar_month Kamis, 10 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis  10  Agustus  2023 LPS Buka Lowongan PCP dan Prohire   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengajak putra-putri terbaik bangsa yang memiliki integritas untuk bergabung melalui lowongan pekerjaan jalur PCP (Pendidikan Calon Pegawai) dan Prohire. Sekretaris LPS Dimas Yuliharto mengatakan pada tahun ini LPS membuka 2 jenis rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan organisasi. […]

  • Restoran Queen’s Tandoor Tetap Beroperasi Meski Disegel, Pansus TRAP DPRD Bali Rekomendasikan Pembongkaran

    Restoran Queen’s Tandoor Tetap Beroperasi Meski Disegel, Pansus TRAP DPRD Bali Rekomendasikan Pembongkaran

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Kuta , Selasa 03  Pebruari  2026 Restoran Queen’s Tandoor Tetap Beroperasi Meski Disegel, Pansus TRAP DPRD Bali Rekomendasikan Pembongkaran   Penyegelan PT Queen’s Tandoor Restaurant oleh satpol pp bali   Bali, indonesiaexpose.co.id   – Penegakan hukum tata ruang di Provinsi Bali kembali diuji. Restoran Queen’s Tandoor yang berlokasi di Jalan Raya Seminyak No. 1, Kecamatan Kuta, Kabupaten […]

  • Cegah Covid 19, Pemkot Jalin Kolaborasi Dengan IDI Denpasar

    Cegah Covid 19, Pemkot Jalin Kolaborasi Dengan IDI Denpasar

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 29  April  2020   Cegah Covid 19, Pemkot Jalin Kolaborasi Dengan IDI Denpasar   BALI,  INDEX  –  Ikatan Dokter Indonesia ( IDI ) Cabang Denpasar turut ambil bagian dalam mencegah penularan covid-19 di Kota Denpasar. Hal tersebut terungkap saat Ketua IDI Denpasar, dr. I Gusti Agung Ngurah Anom, MARS saat menyerahkan bantuan 5.000 […]

  • Pemerintah   Kota  Denpasar  Mengucapkan   Selamat  Hari  Raya  Idul  Adha  1443 H

    Pemerintah   Kota  Denpasar  Mengucapkan   Selamat  Hari  Raya  Idul  Adha  1443 H

    • calendar_month Sabtu, 9 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  09  Juli  2022   Pemerintah   Kota  Denpasar  Mengucapkan   Selamat  Hari  Raya  Idul  Adha  1443 H  

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Jakarta,  Sabtu  04  Juli  2020

expand_less