Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Kisruh Seng & Plastik : Solusi Bupati & Reorientasi Wisata Desa oleh Pansus TRAP DPRD BALI di Jatiluwih

Kisruh Seng & Plastik : Solusi Bupati & Reorientasi Wisata Desa oleh Pansus TRAP DPRD BALI di Jatiluwih

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • visibility 228
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tabanan, Selasa  09  Desember 2025

Kisruh Seng & Plastik : Solusi Bupati & Reorientasi Wisata Desa oleh Pansus TRAP DPRD BALI di Jatiluwih

 

Kegiatan petani Jatiluwih

 

Bali, indonesiaexpose.co.id – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya memberikan dua solusi kepada para petani Subak Jatiluwih terkait kisruh pemasangan seng dan plastik di lahan pertanian mereka, yang dipicu oleh penyegelan sejumlah bangunan usaha oleh Pansus TRAP karena dinilai melanggar tata ruang.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Sanjaya usai menerima audiensi para petani dan pemilik akomodasi wisata Jatiluwih di Kantor Bupati Tabanan, Senin (8/12/2025).

Adapun solusi yang diberikan, pertama, kebijakan pembebasan pungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk lahan sawah di kawasan Subak Jatiluwih mulai tahun 2026.

Kedua, seluruh hasil komoditas pertanian petani Jatiluwih akan diserap oleh pemerintah melalui Perusda Sanjayaning Singasana guna menjamin kesejahteraan petani serta memberikan kepastian harga.

“Kami ingin melindungi petani dan lahan sawah. Jatiluwih adalah kawasan pertanian organik yang sangat penting, sehingga melalui solusi ini kami berupaya menjaga warisan leluhur sekaligus mempertahankan status Warisan Budaya Dunia UNESCO yang telah disandang sejak 2012,” jelasnya.

Terkait delapan tuntutan yang diajukan para petani dan pelaku usaha, Sanjaya menyebut semuanya akan dihimpun terlebih dahulu untuk kemudian dibahas lebih lanjut.

Menanggapi hal tersebut, Wayan Subadra, warga Jatiluwih yang hadir dalam audiensi, menyambut baik solusi yang ditawarkan Bupati.

“Soal pembebasan PBB, memang sudah seharusnya begitu. Jangan hanya menjadikan sawah sebagai objek, tapi petani harus dibantu agar bisa sejahtera,” katanya.

“Pembebasan PBB bagi saya sangat bagus, karena di Jatiluwih yang menjadi daya tarik wisata adalah terasering subaknya,” ujarnya.

Selain pembebasan PBB dan penyerapan hasil pertanian, ia berharap pemerintah memberikan dukungan lebih luas.

“Misalnya subsidi pupuk. Jadi harusnya semua kebutuhan petani ikut dibantu,” tambahnya.

Sementara , Pansus TRAP DPRD Bali menyebut bahwa Jatiluwih memiliki potensi budaya dan alam yang luar biasa, sehingga harus di jaga dan dikembangkan dengan pendekatan yang menyeimbangkan pelestarian dan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Dr ( C ) Made Supartha.S.H.M.H. menjelaskan, pengawasan ini dilakukan menyikapi mulai menyempitnya lahan sawah akibat alih fungsi menjadi bangunan beton—kondisi yang dinilai mengancam identitas budaya Bali serta citra Jatiluwih sebagai destinasi sawah terindah yang dicari wisatawan mancanegara.

Pansus TRAP DPRD Bali menegaskan kehadirannya bukan untuk menghambat pembangunan, tetapi untuk memastikan penataan ruang berjalan benar, menjaga warisan budaya, dan membangun ekonomi rakyat tanpa merusak alam. Supartha mengatakan sebuah anugrah bagi warga Jatiluwih, memiliki keindahan sawah yang tak ada lawasannya di dunia.

”Aset yang membanggakan adalah keindahan sawah teras iring. Ini tak ada lawan tading di dunia, hingga UNESCO menetapkan sebagai WBD. Ini yang harus dijaga, jika ini mampu dijaga, mampu memberikan kontribusi bagi warga tanpa harus merusaknya,” jelas politisi asal Tabanan ini.

Pengembangan Budaya dan Ekonomi: Rumah Warga Jadi Homestay & Restoran berkelas hotel

Untuk memperkuat manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal, sebagai desa wisata berkelas dunia, Pansus TRAP DPRD Bali mendorong rencana pengembangan desa berbasis budaya. Dalam konsep yang telah disiapkan:

Rumah-rumah penduduk akan ditata dan diarahkan menjadi homestay berstandar internasional.

Didesain pula restoran khas desa yang menampilkan kuliner lokal yg hygines bagi tamu yang berkunjung.

Paket Wisata  di Jatiluwih 

Warga akan dilibatkan penuh dalam pengelolaan wisata, sehingga pendapatan tidak lagi didominasi pihak luar/kelompok pemodal tertentu. Bahkan untuk tambahan pendapatan masyarakat petani di buatkan paket di sawah ;
1, Manyi
2, metekap
3, nandur
4, Mandi lumpur
5, Tangkap belut
6, trecking di sawah
7, picnik di tengah sawah di kubu kandang sapi

Pemanfaatan ruang di wilayah ruang pertanian organik Jatiluwih oleh para petani dalam bentuk usaha kecil, dijalur persawahan yang memberikan udara segar kepada wisatawan dapat di buatkan trek kunjungan, couching klinik tentang pengelolaan sawah (bajak sawah dengan sapi-panen massal dengan cara ‘spingan’) sampai pengolahan kuliner yang khas dengan masakan Bali (lawar lindung, klipes goreng, pepes jubel, blauk, dan sebagainya) di gubuk petani sebagai tempat peristirahatan petani setelah selesai melakukan kegiatan/pekerjaan di sawah, gubuk itu dapat dikelola oleh petani untuk meningkatkan kesejahteraan petani dari kunjungan wisatawan, sebagaimana kegiatan dimaksud diatas

“Dengan model ini, ekonomi naik, budaya Bali tetap terjaga, dan desa wisata jati luwih tidak kehilangan identitasnya,” pungkas Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Dr ( C ) Made Supartha.S.H.M.H.

Kawasan Jatiluwih yang dikenal sebagai ikon sawah bertingkat Bali kini berada pada momen kritis. Pengawasan dan keberpihakan pemerintah menjadi kunci, agar warisan budaya dunia ini tidak hanya menjadi cerita masa lalu.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Bali, Senin  26  Februari  2024 Renungan  Joger

  • Rayakan HUT ke-207 Garut, Dirut KAI dan Bupati Garut Cek kesiapan  Jalur  Reaktivasi 

    Rayakan HUT ke-207 Garut, Dirut KAI dan Bupati Garut Cek kesiapan  Jalur  Reaktivasi 

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Bandung, Senin 24  Pebruari  2020   Rayakan HUT ke-207 Garut, Dirut KAI dan Bupati Garut Cek kesiapan  Jalur  Reaktivasi  (Foto/ist) JAWA BARAT, INDEX  –  Direktur utama PT. Kereta Api Indonesia ( Persero ) Edi Sukmoro bersama Bupati Garut Rudi Gunawan melakukan pengecekan bersama menggunakan Kereta Inpeksi 4 dari Stasiun Cibatu , Stasiun Pasirjengkol , dan […]

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 29 November 2021   Dari Kegiatan Sosial Hut Ke-50 Korpri, Jaya Negara Kunjungi Anggota Korpri Yang Sakit     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Hut ke-50 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) diperingati Pemkot Denpasar melalui kegiatan sosial. Pada Senin (29/11/2021) pelaksanaan kegiatan sosial dengan mengunjungi anggota Korpri Denpasar yang sedang sakit, dipimpin langsung Wali Kota […]

  • R. Erwin Soeriadimadja ,KPwBI Bali   Buka  Kuta Fashion Week 2023 

    R. Erwin Soeriadimadja ,KPwBI Bali   Buka  Kuta Fashion Week 2023 

    • calendar_month Minggu, 23 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Kuta, Senin  24  Juli  2023 R. Erwin Soeriadimadja ,KPwBI Bali   Buka  Kuta Fashion Week 2023   Bali, indonesiaexpose.co.id – Pulau Bali, dengan keindahan alam yang memukau, pantai yang menakjubkan, dan suasana sunset yang indah, telah menjadi destinasi wisata favorit yang juga terkenal dengan industri fashion yang berkembang pesat. Dalam rangka memajukan industri fashion lokal dan […]

  • DIVIDEN Ratusan Miliar Masuk Kas Badung

    DIVIDEN Ratusan Miliar Masuk Kas Badung

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Badung, Rabu  10  Pebruari  2026 DIVIDEN Ratusan Miliar Masuk Kas Badung       Bali, indonesiaexpose.co.id – Pemerintah Kabupaten Badung menerima dividen jumbo dari PT Bank Pembangunan Daerah Bali. Sebagai pemegang saham mayoritas di PT. Bank BPD Bali, Pemkab Badung resmi menerima dividen sebesar Rp363 miliar untuk tahun buku 2025. Dividen tersebut diserahkan secara simbolis […]

  • Pameran dan Talkshow “Gara-gara Sampah” Apresiasi Perwali 36, Bergerak Bersama Kurangi Plastik

    Pameran dan Talkshow “Gara-gara Sampah” Apresiasi Perwali 36, Bergerak Bersama Kurangi Plastik

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Denpasar,  Minggu  01  September  2019   Pameran dan Talkshow “Gara-gara Sampah” Apresiasi Perwali 36, Bergerak Bersama Kurangi Plastik   Talkshow dihadiri Wali Kota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Robi Navicula, Akademisi Universitas Udayana I Gede Hendrawan, tokoh agama dan Warung Kecil, Sri Novi, Jumat (30/8) di timur Lapangan Puputan Badung, I Gusti Ngurah Made Agung […]

expand_less