Tukar Guling PT.BTID, BOHONG ?
- account_circle 080
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 53
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Karangasem, Kamis 16 April 2026
Tukar Guling PT.BTID, BOHONG ?

Bali , indonesiaexpose.co.id — “Kami Dibohongi”. Anggota Pansus TRAP DPRD Bali, I Nyoman Budiutama menyampaikan kekecewaannya secara terbuka karena merasa di bohongi.
Polemik tukar guling lahan mangrove di Kabupaten Karangasem kian memanas. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali menemukan sejumlah kejanggalan, saat melakukan peninjauan lapangan di Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem-Bali, Rabu, 15 April 2026.
Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari inspeksi mendadak (sidak) yang sebelumnya digelar pada 2 Februari 2026. Namun hingga kini, Pansus TRAP DPRD Bali mengaku belum memperoleh data konkret terkait mekanisme tukar guling lahan yang dimaksud.
Rombongan sidak dipimpin Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Dr (c) I Made Supartha, Sekretaris Pansus TRAP Dewa Nyoman Rai SH, Wakil Sekretaris Pansus TRAP Dr Somvir, serta anggota I Nyoman Budiutama S.H, Drs. I Wayan Tagel Winarta M.A.P, Anak Agung Gede Agung Suyoga S.H dan Nyoman Oka Antara S.H., M.K.n M.A.P serta OPD terkait.
Pansus menilai narasi tukar guling lahan ini berpotensi hanya bersifat semu.
Sejarah yang disampaikan tidak didukung bukti nyata.
PT BTID dinilai belum mampu menunjukkan data lengkap maupun bukti autentik terkait status dan lokasi lahan yang menjadi objek tukar guling.
Lebih krusial, Pansus menemukan indikasi bahwa kawasan konservasi mangrove justru telah lebih dulu “dikuasai”, sebelum seluruh kewajiban administratif diselesaikan.
Wilayah ekologis tidak boleh ditukar. Apalagi ini kawasan mangrove yang merupakan wilayah konservasi. Tidak bisa diambil sebelum semua syarat dipenuhi.
Atas dasar temuan tersebut, Pansus TRAP DPRD Bali sepakat merekomendasikan langkah tegas kepada pemerintah untuk menutup PT BTID.
(080)
- Penulis: 080
- Editor: Siregar
- Sumber: tim Index
