Ir. Ngh. Senantara Anggota DPR RI Terkaya diBali: Pansus TRAP Justru Menjadikan Bali Semakin Tertata dan Primadona Wisata Dunia
- account_circle Admin
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Denpasar, Senin 22 Juni 2026
Ir. Ngh. Senantara Anggota DPR RI Terkaya di Bali: Pansus TRAP Justru Menjadikan Bali Semakin Tertata dan Primadona Wisata Dunia

Anggota DPR RI asal Kab.Buleleng,Bali Ir. Nengah Senantara.
Bali, indonesiaexpose.co.id – Di tengah munculnya kritik yang menilai kinerja Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali berpotensi mengganggu iklim investasi, dukungan kuat justru datang dari anggota DPR RI asal Kab.Buleleng,Bali Ir. Nengah Senantara.
Ir. Nengah Senantara yang juga Ketua DPW Partai NasDem Bali ini anggota DPR RI terkaya di Bali .Ia menegaskan siap mengawal dan menyuarakan berbagai temuan serta rekomendasi Pansus TRAP hingga ke tingkat nasional.
Menurut Senantara, keberadaan Pansus TRAP memiliki landasan hukum yang jelas karena dibentuk secara resmi oleh DPRD Provinsi Bali. Karena itu, seluruh proses yang dilakukan pansus harus dihormati sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap tata ruang, aset daerah, dan perizinan di Pulau Dewata.
Pengusaha yang memiliki bisnis di sektor pertambangan batu bara, perkebunan kelapa sawit, serta sejumlah usaha pariwisata di Bali tersebut menegaskan dirinya tidak memiliki kepentingan pribadi maupun kepentingan lembaga terhadap persoalan yang menjadi objek kajian Pansus TRAP, termasuk terkait proyek Bali Turtle Island Development (BTID).
“Yang saya kedepankan adalah kepentingan masyarakat Bali secara menyeluruh. Pansus TRAP harus didukung agar dapat bekerja lebih maksimal demi menjaga masa depan tata ruang Bali,” tegas Ir. Nengah Senantara politisi asal buleleng ini.
Ia menilai, apabila berbagai persoalan tata ruang dan perizinan dibiarkan tanpa pengawasan yang ketat, potensi pelanggaran justru akan semakin masif dan dapat berdampak terhadap keberlanjutan pembangunan di Bali.
Karena itu, Senantara mendukung penuh setiap temuan dan rekomendasi yang dihasilkan Pansus TRAP DPRD Bali. Menurutnya, keberadaan pansus bukan untuk menghambat investasi, melainkan memastikan pembangunan berjalan sesuai aturan serta tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, lingkungan, tradisi, dan budaya Bali.
Ketua DPW Partai NasDem Bali itu menegaskan temuan-temuan tersebut akan menjadi perhatian serius dan akan disampaikan di tingkat pusat.
Terlebih, proyek yang berstatus Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) maupun Proyek Strategis Nasional (PSN) berkaitan langsung dengan investasi dan pengelolaannya berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.
“Pasti saya suarakan karena Kawasan Ekonomi Khusus atau Proyek Strategis Nasional (PSN) itu di bawah Danantara Management dan investasi,” tegas pria asal Desa Tembok itu.
Ir. Nengah Senantara optimistis, dengan tata ruang yang tertata dengan baik serta tetap mengedepankan nilai-nilai tradisi dan budaya Bali yang adiluhung, Pulau Dewata akan semakin menjadi primadona bagi wisatawan mancanegara.
“Bali akan semakin kuat sebagai destinasi kelas dunia apabila pembangunan dilakukan secara tertib dan berkelanjutan. Tradisi dan budaya Bali yang adiluhung harus tetap menjadi roh dalam setiap kebijakan pembangunan,” pungkasnya.
Pernyataan Senantara ini sekaligus menjadi dukungan politik dari tingkat pusat terhadap kerja Pansus TRAP DPRD Bali yang belakangan menjadi sorotan publik menyusul berbagai temuan terkait tata ruang, aset daerah, dan perizinan yang dinilai perlu mendapat perhatian serius demi masa depan Bali.
(080)
- Penulis: Admin
