Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Pemkot Denpasar Siapkan Penataan Wajah Pusat Kota, Gajah Mada Jadi Salah Satu Kawasan Prioritas

Pemkot Denpasar Siapkan Penataan Wajah Pusat Kota, Gajah Mada Jadi Salah Satu Kawasan Prioritas

  • account_circle 112
  • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
  • visibility 82
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa  04  Agustus  2026

Pemkot Denpasar Siapkan Penataan Wajah Pusat Kota, Gajah Mada Jadi Salah Satu Kawasan Prioritas

Ket. Foto :Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, saat diskusi tentang Penataan Wajah bersama para seniman dan pemilik toko di Jalan Gajah Mada yang berlangsung di Bhineka Djaya, pada Selasa (4/8/2026).

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  —  Pemerintah Kota Denpasar terus mematangkan rencana penataan wajah pusat kota sebagai upaya menghadirkan kawasan perkotaan yang lebih tertata, menarik, nyaman, serta mampu menjadi penggerak aktivitas ekonomi lokal. Saat ini, tahapan persiapan penataan telah mulai dilakukan, termasuk oleh pihak kontraktor.

Penataan akan menyasar sejumlah titik yang menjadi landmark dan bagian penting dari wajah pusat Kota Denpasar. Di antaranya kawasan Catur Muka, penataan kawasan Lonceng, Patung Kuda, Simpang Puri Pemecutan, Simpang Tambrin, serta kawasan Suci. Mengingat kawasan tersebut memiliki nilai sejarah dan karakter yang kuat, penataannya membutuhkan perencanaan yang detail dan matang.

Hal ini disampaikan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, dalam sebuah diskusi yang berlangsung di Bhineka Djaya, pada Selasa (4/8/2026).

Wali Kota Jaya Negara juga turut mengundang sejumlah seniman Kota Denpasar, di antaranya Putu Marmar Herayukti atau akrab disapa Marmar Herayukti dan I Komang Gede Sentana Putra, atau yang biasa disapa Kedux, untuk memberikan masukan dan pandangan terkait konsep penataan tersebut.

Pelibatan seniman ini dimaksudkan agar penataan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, namun juga mampu memperkuat karakter, identitas, dan estetika Kota Denpasar.

Pada kesempatan itu, Jaya Negara menekankan, titik-titik strategis di pusat kota diharapkan dapat menjadi landmark baru yang representatif, sekaligus memberikan kesan wajah kota yang lebih segar dan hidup.

“Penataan ini kita harapkan dapat menghadirkan wajah pusat Kota Denpasar yang lebih baru, tetapi tetap memiliki karakter dan tidak meninggalkan sejarah yang sudah ada. Karena itu, masukan dari para seniman sangat penting dalam proses penataan ini,” ujar Jaya Negara.

Penataan Gajah Mada juga akan melibatkan para pemilik toko yang berada di Jalan Gajah Mada. Dalam prosesnya, Pemkot Denpasar juga telah berkomunikasi dan berdiskusi dengan para pemilik toko yang berada di sepanjang kawasan tersebut.

“Penataan akan mencakup wajah kawasan serta pedestrian, dengan harapan kawasan Gajah Mada yang selama ini menjadi salah satu kawasan bersejarah di Denpasar dapat kembali hidup dan menjadi ruang kota yang menarik bagi masyarakat,” ungkap Jaya Negara.

Selama penataan Pemerintah Kota Denpasar juga akan menyediakan Mobil Listrik untuk membantu masyarakat yang berkunjung di jalan Gajah Mada. Sehingga masyarakat tidak parkir di sepanjang Jalan Gajah Mada. Karena kendaraan listrik tersebut terus keliling.

Secara umum, para pemilik toko pada prinsipnya menyatakan dukungan terhadap rencana tersebut. Salah satunya pemilik Toko Bhineka Djaya, Wirawan Tjahjadi, yang menyambut baik rencana penataan wajah kota, khususnya di sepanjang Jalan Gajah Mada.

“Kami sangat setuju dengan adanya penataan wajah kota ini, terutama di sepanjang Jalan Gajah Mada. Bahkan, untuk menjadi percontohan, bagian depan toko kami siap digunakan,” ungkapnya.

Menurutnya, penataan kawasan tersebut dapat memberikan suasana baru sekaligus mendorong kembali aktivitas masyarakat di pusat kota.

Seniman Kota Denpasar, I Komang Gede Sentana Putra atau Keduk juga menyatakan dukungannya terhadap rencana penataan pusat kota. Menurutnya, wajah kota memang perlu dirawat dan ditata secara berkala, namun tetap harus mempertahankan nilai sejarah yang melekat pada kawasan tersebut.

“Secara pribadi saya sangat mendukung. Wajah kota wajib di-maintenance, bukan diganti secara total. Karena di dalamnya ada sejarah awal terbentuknya kota. Kalau ada penataan, kami sangat mendukung karena ini bisa mengangkat kota dan ekonomi lokal,” ujarnya.

Ia menilai, kawasan pusat kota memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi salah satu destinasi yang mampu menjadi titik perputaran ekonomi baru.

“Harapannya kawasan ini bisa menjadi destinasi dan pusat perputaran ekonomi. Jadi masyarakat tidak hanya lewat, tetapi bisa datang, menikmati suasana, dan berlama-lama di kawasan ini,” katanya.

Keduk menambahkan, konsep penataan saat ini masih terus digali dengan mencari karakter atau ikon yang menjadi ciri khas masing-masing kawasan di Denpasar.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah kawasan Patung Kuda. Ke depan, kawasan tersebut diharapkan dapat ditata menggunakan material yang lebih permanen, termasuk unsur logam, serta dilengkapi sejumlah ruang atau spot yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk bersantai maupun berfoto.

“Di kawasan Patung Kuda misalnya, akan kita lihat kembali apa yang menjadi karakter daerah tersebut. Bisa diperbarui dengan material yang lebih permanen, menggunakan logam, kemudian diberikan spot-spot agar masyarakat bisa menikmati kawasan, datang, duduk, rileks, dan berlama-lama,” jelasnya.

Selain memperkuat estetika kawasan, fasilitas pendukung juga menjadi bagian penting dalam penataan. Sejumlah fasilitas dasar seperti toilet, ruang duduk, serta spot foto diharapkan dapat tersedia sehingga kawasan pusat kota tidak sekadar menjadi jalur lalu lintas, tetapi juga menjadi ruang publik yang nyaman.

Melalui penataan tersebut, dirinya berharap pusat kota dapat kembali menjadi kawasan yang hidup, memiliki daya tarik baru, tetap mempertahankan nilai sejarah, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Penataan wajah pusat Kota Denpasar ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan kota yang lebih nyaman, berkarakter, dan memiliki ruang publik yang mampu menjadi tempat interaksi masyarakat maupun daya tarik bagi wisatawan.

( 112 )

  • Penulis: 112
  • Editor: putri
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekretariat  DPRD  Provinsi  Bali

    Sekretariat  DPRD  Provinsi  Bali

    • calendar_month Minggu, 1 Jan 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Bali, Senin  02   Januari  2022   Sekretariat  DPRD  Provinsi  Bali

  • Mahasiswa ITB STIKOM Bali Nyaris Borong Semua Medali LKTI Faperta Fair 2 di NTB

    Mahasiswa ITB STIKOM Bali Nyaris Borong Semua Medali LKTI Faperta Fair 2 di NTB

    • calendar_month Kamis, 4 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 04 Agustus 2022 Mahasiswa ITB STIKOM Bali Nyaris Borong Semua Medali LKTI Faperta Fair 2 di NTB     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Ada kado Istimewa menjelang HUT XX ITB STIKOM Bali pada 10 Agustus 2022 mendatang. Kado istimewa itu dipersembakan mahasiswa Fakultas Informatika dan Komputer Prodi Sistem Informasi ITB STIKOM Bali, I Kadek […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  26  November 2021 Renungan  JOGER  

  • Pemkot Denpasar Dorong Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Pemberdayaan UMKK Melalui Katalog Elektronik

    Pemkot Denpasar Dorong Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Pemberdayaan UMKK Melalui Katalog Elektronik

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 08 Agustus 2024   Pemkot Denpasar Dorong Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Pemberdayaan UMKK Melalui Katalog Elektronik     Bali,  indonesiaexpose.co.id   –  Guna mengoptimalkan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Koperasi (UMKK) melalui katalog elektronik, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, turut berpartisipasi […]

  • Menyambut Hari Raya Nyepi, ITB STIKOM Bali Gelar Pameran dan Lomba Ogoh-Ogoh Mini Dibuka Wawali Denpasar

    Menyambut Hari Raya Nyepi, ITB STIKOM Bali Gelar Pameran dan Lomba Ogoh-Ogoh Mini Dibuka Wawali Denpasar

    • calendar_month Minggu, 7 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Denpasar,  Minggu  7  Maret  2021   Menyambut Hari Raya Nyepi, ITB STIKOM Bali Gelar Pameran dan Lomba Ogoh-Ogoh Mini Dibuka Wawali Denpasar Wawali Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa ditemani Prof. Made Bandem di lokasi pameran   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Untuk kedua kalinya masyarakat Bali tidak mengelar pawai ogoh-ogoh sebagai imbas dari situasi pandemi Covid […]

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  14  Agustus 2022 Lepas Kirab Merah Putih MBPS, Wagub Cok Ace Gelorakan Semangat Persatuan   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Wakil Gubernur Bali Prof.Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati melepas Kirab Merah Putih yang diselenggarakan oleh Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Provinsi Bali, di depan Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Sabtu 13 Agustus 2022. Dalam sambutannya, […]

expand_less