Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Diaz Hendropryono : Negara Maju ,Mampu tangani Masalah Sampah

Diaz Hendropryono : Negara Maju ,Mampu tangani Masalah Sampah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 14 Agt 2019
  • visibility 155
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Rabu  14  Agustus  2019

 

Diaz Hendropryono : Negara Maju ,Mampu tangani Masalah Sampah

 

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Staff Khusus Presiden RI, Diaz Hendropryono, Manajer Program BEDO Jeff Kristianto (pojok kiri),saat menjadi Narasumber Workshop bertajuk ‘Dibuang Sayang’ bertempat di Rumah Sanur Creative Hub, Denpasar- Bali, Rabu (14/8/2019).

 

BALI, INDEX  –  Komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam mengatasi permasalahann sampah, utamanya sampah plastik mendapat apresiasi dari beragam kalangan. Bahkan, Pemerintah Pusat turut menaruh perhatian serius untuk mengentaskan permasalahan sampah, khususnya sampah plastik. Kota Denpasar pun menjadi role model percontohan penanganan sampah berbasis komunitas. Serangkaian Workshop bertajuk ‘Dibuang Sayang’ yang digagas Komunitas Dengar Yang Muda Vol. XVI, Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra didapuk menjadi salah satu narasumber bersama Staff Khusus Presiden RI, Diaz Hendropryono, bertempat di Rumah Sanur Creative Hub,Denpasar- Bali, Rabu (14/8/2019).

Dalam diskusi tersebut Walikota Rai Mantra menjelaskan bahaya plastik serta alasan terkait keseriusan Kota Denpasar dalam pengurangan sampah plastik. Rai Mantra merinci satu persatu alasan mengapa berani mengambil keputusan yang cenderung dianggap kurang populer ini.

“Biar saja tidak populer, yang penting kami di Kota Denpasar terus berkomitmen untuk menyelamatkan bumi dan orang banyak,” kata Rai Mantra.

Lebih lanjut dijelaskan, Perwali Nomor 36 tahun 2018 yang dikelauarkan Walikota Denpasar memang bukan tanpa alasan. Beragam alasan melatari keluarnya Perwali yang mengatur penggunaan plastik sekali pakai ini. Seperti halnya hasil penelitian yang dilaksanakan di sebuah sungai kecil yakni Tukad Tag-Tag Denpasar Utara. Dimana, dari hasil tersebut banyak ditemukan sampah plastik yang didominasi oleh tas kresek, sedotan, bungkus sabun, dan lain sebagainya yang sebagian besar akan bermuara di lautan. “Sebelum terbit Perwali, kami melakukan penelitian terlebih dahulu, sehingga tepat sasaran jika nanti menjadi acuan dalam pengambilan keputusan,” jelas Rai Mantra.

Terbitnya Perwali ini merupakan suatu langkah preventif dalam mengurangi sampah plastik di Bali, khususnya Kota Denpasar. Sehingga dengan membatasi penggunaanya, masyarakat nantinya akan terbiasa untuk tidak menggunakan plastik dan dapat menyelamatkan banyak orang.

Rai Mantra mengungkapkan, bahwa sejak diterbitkanya Perwali Nomor 36 Tahun 2018 ini pengurangan sampah plastik di Kota Denpasar turut seignifikan. Seperti halnya Toko Modern dan pusat perbelanjaan yang mengalami penurunan sampah plastik sebanyak 99,16 persen, di pasar rakyat 54,26 persen, Toko/warung sebanyak 86,36 persen.

“Penurunan hingga saat ini sudah signifikan, bahkan untuk memberikan efek jera kita telah lakukan Sidang Tipiring dengan mengambil tempat di banjar-banjar,” paparnya.

Diaz Hendropriyono (Foto/indonesiaexpose.co.id/015)

Staff Khusus Presiden RI, Diaz Hendropryono menambahkan, bahwa Dengar Yang Muda merupakan sebuah komunitas yang telah berdiri sejak tahun 2017 lalu. Beragam kegiatan dilaksanakan yang mengkhusus untuk memberikan ruang  bagi anak muda. Kali ini di Bali diskusi difokuskan pada permasalahan sampah serta beragam usaha yang dilaksanakan oleh komunitas, pemerintah dan masyarakat Bali.

Menurut Diaz , sampah sebenarnya bisa diatasi. Beberapa negara berhasil maju setelah sukses menangani sampah. Ia mencontohkan negara Rwanda yang kini bisa berkembang maju setelah berhasil mengatasi sampah. Singapura juga demikian.

“Jadi kalau kita tak bisa mengatasi sampah ini, jangan berpikir bisa maju,” tegas Diaz yang juga Ketua PKPI ini.

“Kami sangat mengapresiasi masyarakat Bali, khususnya Bapak Walikota dan semoga Denpasar dapat menjadi contoh kota lainya dalam menjaga lingkungan serta mengatasi sampah,” paparnya.

 

Manajer Program BEDO Jeff Kristianto

Manajer Program BEDO Jeff Kristianto mengatakan sebagai wadah para pengusaha, pihaknya sangat peduli dengan masalah sampah plastik yang dinilainya sangat berbahaya ini.

Workshop bertajuk ‘Dibuang Sayang’ dihadiri oleh puluhan kaula muda, aktivis, serta komunitas lingkungan ini turut menghadirkan tiga narasumber lainya yakni Jeff Kristianto dari Komunitas Bedo, Komang Sudiarta dari Komunitas Malu Dong, Pande Gede Bayu dari pengusaha Pariwisata dan I Gede Ngurah Widiadnyana selaku Somia Design. Dalam kesempatan tersebut Rai Mantra turut meninjau pameran karya tas daur ulang, produk kerajinan dan beragam karya lainya.

(015)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hakim Setiawan, Pimpinan Wilayah VII PT Pegadaian Denpasar :  Menabung Sampah jadi Emas dalam bentuk Tabungan

    Hakim Setiawan, Pimpinan Wilayah VII PT Pegadaian Denpasar :  Menabung Sampah jadi Emas dalam bentuk Tabungan

    • calendar_month Selasa, 22 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Praya, Selasa 22 Februari 2022   Hakim Setiawan, Pimpinan Wilayah VII PT Pegadaian Denpasar :  Menabung Sampah jadi Emas dalam bentuk Tabungan   Unsur Pimpinan PT Pegadaian (Persero) dan Unsur Pemerintah  Desa  saat foto bersama di acara  Bank Sampah Putri Nyale,di Kantor Desa Kuta, Kamis (17/2/2022) lalu.   NTB,  indonesiaexpose.co.id  – PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VII […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 15 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Bali, Senin  16  November  2020   Renungan  JOGER  

  • Inflasi Kabupaten Tabanan Pada Awal Tahun Masuk Ketegori Rendah

    Inflasi Kabupaten Tabanan Pada Awal Tahun Masuk Ketegori Rendah

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Tabanan, Rabu  05  Maret  2025 Inflasi Kabupaten Tabanan Pada Awal Tahun Masuk Ketegori Rendah   Rapat Koordinasi: Upaya Pemkab Tabanan dalam Pengendalian Inflasi   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabanan telah merilis data inflasi pada Februari 2025, yang mencerminkan berbagai faktor ekonomi yang memengaruhi harga-harga di wilayah tersebut. Jika melihat perbandingan data […]

    • calendar_month Minggu, 29 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  29  Mei 2022

  • Pegadaian Raih Penghargaan Indonesia Sharia Finance Award 2023

    Pegadaian Raih Penghargaan Indonesia Sharia Finance Award 2023

    • calendar_month Senin, 15 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu 14 Mei 2023 Pegadaian Raih Penghargaan Indonesia Sharia Finance Award 2023   (Foto/ist)   Jakarta, indonesiaexpose.co.id   – Unit Usaha Syariah (UUS) PT Pegadaian berhasil meraih penghargaan di ajang Indonesia Sharia Finance Award 2023, untuk kategori “Outstanding Optimization of Product and Services Utilization Based on Sharia Principle” yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi secara daring […]

  • Nyepi dan Idul Fitri Beriringan, Bali Kirim Pesan Kuat Toleransi

    Nyepi dan Idul Fitri Beriringan, Bali Kirim Pesan Kuat Toleransi

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle 080
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Bangli, Rabu  18  Maret  2026 Nyepi dan Idul Fitri Beriringan, Bali Kirim Pesan Kuat Toleransi     Bali,  indonesiaexpose.co.id  — Umat Hindu bersiap menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1948 yang jatuh pada 19 Maret 2026. Rangkaian sakral dimulai dari Pemelastian, Tawur Agung Kesanga, hingga puncak Nyepi dan Ngembak Geni. Menariknya, perayaan ini beriringan […]

expand_less