Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Timur » Tim SAR cari korban tertimbun longsor Gunung Kapur Jember

Tim SAR cari korban tertimbun longsor Gunung Kapur Jember

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 26 Mar 2019
  • visibility 347
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jember , Selasa, 26 Maret 2019

 

Tim SAR cari korban tertimbun longsor Gunung Kapur Jember

 

Tim SAR bersama pekerja dan keluarga korban mencari korban Sucipto yang masih tertimbun longsor di kawasan pertambangan batu kapur Gunung Sadeng, Kabupaten Jember, Jatim,Selasa (26/3). (foto/ist)

 

“Berdasarkan hasil evaluasi dari beberapa orang saksi-saksi dan video yang merekam kejadian itu, kami sudah menemukan sejumlah titik untuk dilakukan pencarian korban sambil menunggu alat berat untuk menghancurkan dinding Gunung Sadeng yang berpotensi longsor itu”

 

JATIM, INDEX  – Tim SAR gabungan dengan komandan tim dari Basarnas Pos SAR Jember melakukan pencarian satu korban yang masih tertimbun longsor di area tambang Gunung Kapur Sadeng di Desa Puger Kulon, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa.

“Pencarian korban yang tertimbun longsor dilanjutkan hari ini dengan cara manual, namun belum juga membuahkan hasil dan sejumlah kendaraan korban selamat ditemukan di dalam reruntuhan batuan kapur itu,” kata Komandan Tim (Dantim) Operasi SAR Prahista Dian Yudi yang berada di Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Selasa.

Gunung Sadeng yang merupakan pegunungan menjadi lokasi penambangan batu kapur di Kecamatan Puger, Kabupaten Jember tersebut longsor dan kejadian itu terjadi sebelum para pekerja memulai aktivitas kerjanya di penambangan kapur tersebut pada Senin (25/3) pagi.

Seorang pekerja tambang mangaan PT Cahaya Putra bernama Sucipto (45) warga Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember tertimbun longsor di gunung kapur tersebut dan dua pekerja lainnya yakni Ahmed Samosir (25) warga Kabupaten Karawang dan M. Nur Hasan (31) warga Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember mengalami luka-luka yang mendapatkan perawatan intensif di Klinik Graha Puger Sehat.

“Berdasarkan hasil evaluasi dari beberapa orang saksi-saksi dan video yang merekam kejadian itu, kami sudah menemukan sejumlah titik untuk dilakukan pencarian korban sambil menunggu alat berat untuk menghancurkan dinding Gunung Sadeng yang berpotensi longsor itu,” tuturnya.

Prahista mengakui sejumlah kendala yang dihadapi tim SAR gabungan dalam melakukan pencarian korban yakni kondisi tebing Gunung Kapur Sadeng yang labil dan membahayakan karena berpotensi terjadi longsor susulan, sehingga pihaknya harus berhati-hati dalam mencari korban yang masih tertimbun longsor.

“Kami harus ekstra hati-hati dalam melakukan pencarian korban, namun hingga siang ini masih belum ditemukan korban yang tertimbun longsoran berupa material batu kapur itu,” katanya.

Alat untuk meruntuhkan dinding tebing itu rencananya didatangkan oleh pihak perusahaan dan hal tersebut dilakukan untuk menghindari longsor susulan yang dapat mengancam keselamatan tim SAR dan para pekerja yang berada di sana.

Sementara korban yang mengalami luka-luka sudah dalam kondisi membaik, bahkan satu korban yang mengalami luka ringan sudah diperbolehkan untuk pulang dan menjalani rawat jalan saja.

Pantauan di lapangan, pihak keluarga korban dan para pekerja tambang juga membantu Basarnas Jember dalam melakukan pencarian korban Sucipto yang masih belum ditemukan.

(ANT)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendaftar Program Diskon Tambah Daya Listrik “Super Wow” Tembus 50 Ribu Pelanggan

    Pendaftar Program Diskon Tambah Daya Listrik “Super Wow” Tembus 50 Ribu Pelanggan

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Jakarta,  Kamis  23  Juli  2020   Pendaftar Program Diskon Tambah Daya Listrik “Super Wow” Tembus 50 Ribu Pelanggan     JAKARTA,  INDEX  – Program Gebyar Kemerdekaan 2020 Tambah Daya Listrik “Super Wow”terus diminati pelanggan. Memasuki hari ke-10 sejak diluncurkan, sebanyak 55 ribu pelanggan telah mendaftar untuk memanfaatkan program potongan harga tambah daya. “Melihat antusias masyarakat, […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Bali, Senin  18  Agustus   2025 Renungan  Joger

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 12 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  13  November  2020   Renungan  JOGER  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  21 Pebruari  2025 Renungan  Joger

  • Menjunjung Tinggi Keberagaman SDM dan Inklusi, Pegadaian Diganjar Human Resource Asia Award

    Menjunjung Tinggi Keberagaman SDM dan Inklusi, Pegadaian Diganjar Human Resource Asia Award

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa 26 Juli 2022 Menjunjung Tinggi Keberagaman SDM dan Inklusi, Pegadaian Diganjar Human Resource Asia Award   Direktur Human Capital, Legal & Compliance PT Pegadaian Ridwan Arbian Syah (Foto/ist)   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  – PT Pegadaian meraih penghargaan Indonesia’s Best Companies to Work for In Asia 2022 dalam acara HR Asia Awards yang digelar secara virtual, […]

  • PERANGI CORONA, PLN TELAH KUCURKAN BANTUAN LEBIH DARI Rp 24 M

    PERANGI CORONA, PLN TELAH KUCURKAN BANTUAN LEBIH DARI Rp 24 M

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis  13  Agustus  2020   PERANGI CORONA, PLN TELAH KUCURKAN BANTUAN LEBIH DARI Rp 24 M     “PLN Jalankan Protokol Masa Adaptasi Kebiasaan Baru”   JAKARTA,  INDEX   – PLN secara aktif terus mendukung pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19. Sejalan dengan perkembangan pandemi Covid-19, PLN terus mempersiapkan diri untuk memasuki masa adaptasi kebiasaan […]

expand_less