Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kalimantan Tengah » Pindahkan ibu kota ke Kalteng untuk wujudkan Indonesia Sentris, kata Gubernur

Pindahkan ibu kota ke Kalteng untuk wujudkan Indonesia Sentris, kata Gubernur

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 21 Jul 2019
  • visibility 354
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palangka Raya, Senin 22 Juli 2019

 

Pindahkan ibu kota ke Kalteng untuk wujudkan Indonesia Sentris, kata Gubernur

(foto/ist)

 

Kalimantan Tengah, INDEX – Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menyebut, jika pemindahan ibu kota negara benar-benar ditetapkan ke Kalteng, maka hal itu merupakan keputusan yang paling tepat dan ideal untuk mewujudkan pembangunan Indonesia Sentris.

“Kalteng merupakan daerah yang paling ideal serta memiliki luasan lahan yang memadai, untuk memenuhi kebutuhan pembangunan ibu kota yang baru,” katanya saat dihubungi dari Palangka Raya, Minggu.

Pembangunan Indonesia Sentris adalah konsep pembangunan nasional yang tidak hanya berfokus pada pembangunan di pulau Jawa, tapi diperuntukan ke seluruh wilayah Indonesia secara merata tanpa adanya ketimpangan.

Pembangunan Indonesia Sentris merupakan keinginan yang dimiliki Presiden Joko Widodo, agar pelaksanaan pembangunan bisa benar-benar dirasakan oleh seluruh daerah dan masyarakat, khususnya mereka yang berada di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal.

Selama ini pembangunan di Kalteng belum bisa dilakukan secara maksimal karena keterbatasan anggaran yang dimiliki, sementara luasan wilayahnya merupakan salah satu provinsi terbesar di Indonesia.

Anggaran yang dialokasikan pemerintah pusat yang diantaranya disesuaikan jumlah penduduk, tentu menjadi sangat terbatas jika dibandingkan luasan wilayah milik Kalteng. Akibatnya banyak kebutuhan pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lainnya yang harus mengantre karena menyesuaikan anggaran.

“Jika ibu kota dipindah ke Kalteng, maka ragam kendala itu bisa segera diatasi, sebab peningkatan pembangunan akan langsung dilakukan. Selain itu penataan pembangunan ke wilayah lainnya pun, diyakini bisa dilaksanakan lebih baik lagi,” jelasnya.

Sebelumnya Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas Rudy S Prawiradinata menyebut, ada tiga kandidat terakhir lokasi ibu kota yang baru dan semuanya di Kalimantan, yakni Kalteng, Kalsel dan Kaltim.

Berdasarkan kajian yang telah dilaksanakan, pemindahan ibu kota harus dilakukan ke luar pulau Jawa, guna memastikan pertumbuhan ekonomi yang merata. Jika bisa direalisasikan, maka pembangunan Indonesia Sentris semakin berpeluang untuk direalisasikan dan tidak akan ada lagi Jawa Sentris.

“Dimana pun nantinya di tiga provinsi ini sebagai ibu kota yang baru, pasti akan menerima dampak pembangunan yang sangat signifikan. Tidak hanya daerah terpilih, namun juga wilayah yang ada di sekitarnya,” jelasnya.

Pertumbuhan ekonomi akan mulai merata dan tidak hanya didominasi oleh daerah-daerah di pulau Jawa. Saat ini pertumbuhan ekonomi di Jawa mencapai sekitar 5,7 persen dan penduduknya pun, jauh lebih padat jika dibandingkan dengan daerah lain di luar Jawa.

Alasan lainnya ibu kota harus segera dipindahkan, karena kondisi Jakarta saat ini sudah tidak ideal. Yakni rawan banjir, permukaan tanah terus mengalami penurunan, kemacetan tinggi hingga kualitas air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang kian menurun.
(ANT)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 13 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  14  Desember 2022 Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  03  Oktober  2020

  • Januari-April 2020, Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani 4,7 Juta Penumpang

    Januari-April 2020, Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani 4,7 Juta Penumpang

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Mangupura, Rabu 06 Mei  2020   Januari-April 2020, Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani 4,7 Juta Penumpang     BALI, INDEX  – Selama empat bulan pertama di tahun 2020, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali tercatat melayani 36 ribu pergerakan pesawat udara dan 4,7 juta penumpang. Dari data yang dihimpun, tercatat sebanyak […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Bali, Senin  10  Maret  2025 Renungan  Joger

  • Pj. Gubernur S.M. Mahendra Jaya Dukung LPD Lebih Inovatif dan Solutif Bagi Krama Bali

    Pj. Gubernur S.M. Mahendra Jaya Dukung LPD Lebih Inovatif dan Solutif Bagi Krama Bali

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Bali, Senin 27 November 2023 Pj. Gubernur S.M. Mahendra Jaya Dukung LPD Lebih Inovatif dan Solutif Bagi Krama Bali     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Pj. Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya sangat mengapresiasi keberadaan LPD di Bali, karena menurutnya hal ini sangat unik dan mungkin hanya satu-satunya ada di Indonesia. “Bali itu sangat unik, selain mempunyai […]

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Mangupura, Sabtu  25  September  2021   Bali PPKM Level Tiga, Gubernur Koster Siap Fasilitasi Kartu Khusus Bagi Pendonor Usia Lanjut     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Intensitas layanan donor darah oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali mulai meningkat sejak PPKM di Provinsi Bali turun level menjadi level tiga. Terjaganya persediaan kantung darah sangat penting untuk menyelamatkan […]

expand_less