Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Global Financial Inclusion Index : Indonesia tercatat Negara cukup Progresif keuangan inclusinya di Asia Fasifik

Global Financial Inclusion Index : Indonesia tercatat Negara cukup Progresif keuangan inclusinya di Asia Fasifik

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 5 Sep 2019
  • visibility 45
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kuta,  Kamis  6  September  2019

 

 

Global Financial Inclusion Index : Indonesia tercatat Negara cukup Progresif keuangan inclusinya di Asia Fasifik

Hari kedua World Parliamentary Forum on Sustainable Development (WPFSD)ke-3 di Bali, 5-6 September 2019.(Foto/fotografer DPR RI/072)

 

BALI,  INDEX  –  Keuangan inklusif merupakan salah satu solusi untuk mengatasi ketimpangan ekonomi. Faktor penyebab terjadi ketimpangan ekonomi cukup bervariatif, salah satunya akses masyarakat pada lembaga keuangan yang rendah.

Demikian salah satu poin yang disampaikan oleh Wakil Ketua DPR RI Dr. Fadli Zon dalam National Statement di World Parliamentary Forum on Sustainable Development (WPFSD) ke-3 di Bali, 5-6 September 2019. WPFSD tahun ini mengusung tema “Combating Inequality through Social and Financial Inclusion”.

“Ketimpangan ekonomi jika tak ditangani secara serius, akan menekan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Bahkan dalam jangka panjang, inequality juga akan mengakibatkan gejolak sosial, karena akses dan pemberdayaan masyarakat yang tak merata,” tutur Fadli Zon di Bali, Kamis (6/9/2019).

“Itu sebabnya, DPR RI melalui WPFSD 2019 menekankan pentingnya sinergi antara strategi keuangan inklusif dan strategi pembangunan ekonomi untuk menanggulangi kemiskinan secara lebih luas,” imbuhnya.

Menuruntnya, bagi negara-negara berkembang  mengatasi ketimpangan ekonomi, tak cukup hanya dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi yang bergantung pada kinerja industri nasional. Sebab, meskipun pertumbuhan ekonomi meningkat, namun kerap tidak berkualitas. Kue ekonomi hanya dinikmati segelintir kelompok.

“Karena itu, bagi negara-negara berkembang, ketimpangan ekonomi juga perlu diatasi dengan sistem keuangan yang inklusif. Layanan keuangan inklusif membantu kelompok rentan dan berpenghasilan rendah untuk meningkatkan pendapatan mereka, mendapatkan modal, mengelola risiko, dan pada akhirnya bisa membawa keluar dari kemiskinan,”jelasnya.

Lanjutnya, untuk konteks Indonesia, sejauh ini sudah menunjukkan perkembangan, meski masih perlu upaya lebih transformatif. Berdasarkan laporan World Bank 2017 tentang Global Financial Inclusion Index (FINDEX), Indonesia tercatat sebagai negara cukup progresif keuangan inklusinya di antara negara-negara Asia Pasifik.

Fadli Zon menambahkan, perkembangan tersebut, salah satunya ditandai pertumbuhan jumlah pengguna fintech (financial technology) yang tercatat sangat drastis. Jika pada 2018 terdapat 1,03 juta pengguna fintech, data per Mei 2019 jumlahnya telah mencapai 8,7 juta. Ini menandakan adanya perluasan akses masyarakat terhadap layanan sistem keuangan.

“Namun, perluasan akses saja tak cukup. Perlu diiringi peningkatan kualitas. Untuk itu, upaya aktif meningkatkan literasi keuangan masyarakat, menjadi hal yang patut diperhatikan kedepannya tidak hanya oleh institusi keuangan, tapi juga oleh parlemen sebagai institusi pembuat kebijakan,”pungkasnya.

Parlemen memiliki peran penting dalam mengadopsi kebijakan yang menitikberatkan pada pembangunan universal, inklusif, dan berkelanjutan, untuk memastikan tidak ada satupun orang yang tertinggal (no one left behind) dalam upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di tahun 2030.

(072)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Cup XI/2020 Resmi Dibuka, Gali Potensi Atlet Dan Tingkatkan Prestasi

    Walikota Cup XI/2020 Resmi Dibuka, Gali Potensi Atlet Dan Tingkatkan Prestasi

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  07  Pebruari  2020   Walikota Cup XI/2020 Resmi Dibuka, Gali Potensi Atlet Dan Tingkatkan Prestasi   BALI,  INDEX  –  Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui KONI Kota Denpasar menggelar Wali Kota Cup XI Tahun 2020 pada 7 Februari hingga 31 Maret 2020 mendatang. Pembukaan agenda tahunan ini dilaksanakan di GOR Lila Bhuana Denpasar pada […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  25  April  2020   Renungan  JOGER  

  • Gathering Bersama Insan Kreatif Denpasar, Wawali Arya Wibawa Rangkul Kolaborasi, Wujudkan Denpasar Kota Kreatif

    Gathering Bersama Insan Kreatif Denpasar, Wawali Arya Wibawa Rangkul Kolaborasi, Wujudkan Denpasar Kota Kreatif

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  13  September   2024 Gathering Bersama Insan Kreatif Denpasar, Wawali Arya Wibawa Rangkul Kolaborasi, Wujudkan Denpasar Kota Kreatif   Kehadiran Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam gathering bersama komunitas kreatif Denpasar, Jumat (13/9/2024) di Kroffee Denpasar.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa berkesempatan menghadiri gathering […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 13 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  14  September 2022 Renungan  JOGER  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  13  Agustus  2020   Renungan  JOGER  

  • Pelanggan Pasar Badung Disemprot Disinfektan

    Pelanggan Pasar Badung Disemprot Disinfektan

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Denpasar,  Jumat  27  Maret  2020   Pelanggan Pasar Badung Disemprot Disinfektan   BALI, INDEX  –  Suasana berbeda terlihat di areal Pasar Rakyat Pasar Badung Kota Denpasar, Jumat (27/3). Pengunjung maupun pelanggan yang datang untuk berbelanja di pasar terbesar di Bali ini, disemprot disinfektan saat memasuki area masuk alias di pintu pengambilan karcis parkir.   Terlihat […]

expand_less