Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Puspadi Bali : Kualitas Hidup penyandang Disabilitas Layak di perjuangkan

Puspadi Bali : Kualitas Hidup penyandang Disabilitas Layak di perjuangkan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 12 Sep 2019
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar , Jumat  13  September  2019

 

Puspadi Bali : Kualitas Hidup penyandang Disabilitas Layak di perjuangkan

 

Acara Jumpa pers Diseminasi Penelitian Wheelchair User’s Voice, bertempat di Annika Linden Center, Tohpati, Denpasar-Bali, Kamis (12/9/2019).

 

BALI,  INDEX  – Sebagai upaya untuk pemenuhan alat bantu yang sesuai dengan penyandang disabilitas, United Cerebral Palsy-Wheels For Humanity (UCP-WFH) bekerjasama dengan MIT-CITE, University of Pisttburg dan Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan UGM (PKMK UGM), International Society of Wheelchair Professional dan Puspadi Bali melakukan sebuah penelitian berjudul Wheelchair Users Voice : A Pilot Study.

Studi yang dilakukan di Bali bertujuan untuk memotre layanan kursi roda yang disediakan lengkap dengan produk kursi roda dengan desain yang tepat dan sesuai kebutuhan pengguna.

Meresonasikan hasil studi, UCP Roda untuk kemanusian dan Puspadi Bali menyelenggarakan lokakarya diseminasi di Annika Linden Center,Kesemen Kertalangu,Denpasar-Bali,Kamis (12/9/2019).

Jumlah penyandang disabilitas di Indonesia menurut data dari Kementerian Sosial RI (tahun 2011) mencapai 3,11%, atau sebesar 6,7 juta jiwa.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, jumlah penyandang disabilitas jauh lebih besar lagi, yaitu 6% dari total populasi penduduk Indonesia. Akan tetapi, bila mengacu pada standar Organisasi Kesehatan Dunia PBB (WHO), jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai 10 % dari total penduduk atau sekitar 26 juta jiwa.

Dari total ini, jumlah penyandang disabilitas tertinggi usia produktif atau 18 hingga 60 tahun. Ragam disabilitas mencakup disabilitas fisik, intelektual, mental dan sensori. Penyebab disabilitas beragam pun beragam, ada yang sejak lahir, sakit, bencana atau kecelakaan.

“Penyandang disabilitas juga tereksklusi dari lingkungan sosial, serta akses terhadap fasilitas dan layanan publik terbatas,” kata Peneliti Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan UGM, Eviana Hapsari Dewi, MPH didampingi Direktur Puspadi Bali, I Nengah Latra, Manajer Program UCP Roda untuk Kemanusiaan, Indana Laazulva, di acara Jumpa pers Diseminasi Penelitian Wheelchair User’s Voice,bertempat di Annika Linden Center, Tohpati, Denpasar-Bali, Kamis (12/9/2019).

Menurutnya, penyandang disabilitas ini menjadi kelompok yang rentan miskin karena tingkat partisipasi yang rendah dalam berbagai sektor seperti pendidikan, pelatihan, penempatan kerja, dan lainnya.

” Untuk meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas penyandang disabilitas, kebutuhan penyediaan alat bantu yang sesuai dengan jenis disabilitas merupakan kebutuhan penting,” imbuhnya.

Eviana menjelaskan, kursi roda adaptif adalah layanan kursi roda yang sesuai dengan 8 langkah layanan kursi roda dari WHO,” katanya.

“Kursi roda ini , dapat meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas karena didesain sesuai dengan kebutuhan penggunanya,” sambungnya.

Direktur Puspadi Bali  I Nengah Latra menambahkan, studi ini menjadi penting dalam rekomendasi kebijakan di Bali, hasil penelitian ini dapat digunakan oleh pengambil kebijakan dalam pemenuhan hak alat bantu bagi penyandang disabilitas di Provindi Bali. Hal ini berkaitan dengan Undang-Undang No. 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas pasal 12 bahwa penyandang disabilitas berhak memperoleh Alat Bantu Kesehatan berdasarkan kebutuhannya.

” Kebutuhan kursi roda di Bali untuk penyandang disabilitas sebanyak 12 ribu.Namun, Puspadi Bali hanya bisa mencover sebanyak 2 ribu saja.Dengan adanya diseminasi ini, kami berharap bisa bersinergi dan bekerja sama lebih intens dengan pemerintah,” pungkasnya.

Meresonansikan hasil studi ini kepada pembuat kebijakan khususnya di Provinsi Bali, UCP Roda Untuk Kemanusiaan dan Puspadi Bali menyelenggarakan lokakarya diseminasi pada tanggal 12 September 2019 di Annika Linden Center. Karenanya diseminasi ini tak hanya dihadiri oleh penentu kebijakan di Provinsi Bali, namun juga penentu kebijakan tingkat nasional seperti Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta Bappenas. Mengusung prinsip kolaboratif dan partisipatif, lokakarya ini juga melibatkan perwakilan Organisasi Penyandang Disabilitas (OPD) serta pengguna kursi roda yang terlibat dalam studi ini. Kami berusaha melibatkan seluruh unsur mulai dari pemerintah hingga penyandang disabilitas pada lokakarya ini.

(071)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bali Raih Penghargaan Sebagai Provinsi Dengan Pendataan KUMKM Terbaik Tahun 2022

    Bali Raih Penghargaan Sebagai Provinsi Dengan Pendataan KUMKM Terbaik Tahun 2022

    • calendar_month Kamis, 23 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Mangupura, Kamis  23  November 2023 Bali Raih Penghargaan Sebagai Provinsi Dengan Pendataan KUMKM Terbaik Tahun 2022   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Koperasi Dan UKM Provinsi Bali meraih penghargaan sebagai salah satu Provinsi dengan Pendataan KUMKM Terbaik Tahun 2022, penghargaan tersebut secara langsung diberikan oleh Menteri Koperasi UKM RI Teten Masduki yang […]

  • Respon Dampak Covid-19 Di Desa Ubung Kaja, Wawali Jaya Negara Terima Bantuan Sembako Universitas Mahendradatta

    Respon Dampak Covid-19 Di Desa Ubung Kaja, Wawali Jaya Negara Terima Bantuan Sembako Universitas Mahendradatta

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 04  Mei  2020     Respon Dampak Covid-19 Di Desa Ubung Kaja, Wawali Jaya Negara Terima Bantuan Sembako Universitas Mahendradatta Secara simbolis Wakil Walikota I GN Jaya Negara menerima bantuan paket sembako dari Universitas Mahendradatta yang akan disalurkan kepada warga Desa Ubung Kaja terdampak Covid-19, Senin (4/5/2020) di desa setempat.   BALI,  INDEX  […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Bali, Senin  17  Maret  2025 Renungan  Joger

  • Rangkaian Hari Koperasi ke-78 , “Cerita Gensi di Balik Senja”

    Rangkaian Hari Koperasi ke-78 , “Cerita Gensi di Balik Senja”

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 01 Agustus 2025 Rangkaian Hari Koperasi ke-78 , “Cerita Gensi di Balik Senja”     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar turut memeriahkan peringatan Hari Koperasi ke-78 dengan menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Salah satu kegiatan utama adalah Jalan Sehat yang digelar pada Jumat (1/8/2025) di […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  25   Juli  2025 Renungan  Joger

  • Institut  Teknologi  Dan Bisnis (ITB) Stikom  Bali

    Institut  Teknologi  Dan Bisnis (ITB) Stikom  Bali

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Bali, Rabu 11 Maret  2020   Institut  Teknologi  Dan Bisnis (ITB) Stikom  Bali  

expand_less