Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Senator DPD RI: Penegak Hukum Harus Membasmi Mafia Proyek di Aceh

Senator DPD RI: Penegak Hukum Harus Membasmi Mafia Proyek di Aceh

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2020
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Jumat  27  Maret  2020

 

 

Senator DPD RI: Penegak Hukum Harus Membasmi Mafia Proyek di Aceh

 

Pimpinan Komite I DPD RI, H Fachrul Razi, MIP

 

JAKARTA,  INDEX  – Pimpinan Komite I DPD RI, H Fachrul Razi, MIP, mendesak penegak hukum agar membasmi habis para mafia proyek yang diduga terlibat dalam monopoli tender proyek di Aceh. Desas desus mengenai mafia proyek di Aceh sudah beredar luas di Pusat.

 

“Sebagai orang Aceh, terus terang saya malu karena Aceh masih berada di bawah garis kemiskinan. Padahal Pemerintah Pusat setiap tahun mengucurkan belasan triliun untuk membangun Aceh pasca konflik dan tsunami,” kata Fachrul Razi kepada INDEX melalui siaran tertulisnya, Jumat (27/3/2020).

 

Tapi sayang beribu sayang, kata dia, harapan ingin mensejahterakan rakyat Aceh justru tidak tercapai meski sudah 15 tahun pasca damai. Keberadaan mafia proyek yang memonopoli proyek di ULP Aceh dianggap menjadi salah satu kendala pemerataan ekonomi. Untuk itu, Fachrul Razi juga meminta dinas-dinas tidak bermain dengan “mafia proyek”, karena menurutnya Aceh butuh kesejahteraan rakyat secara menyeluruh.

 

“Kenapa hari ini Aceh masih miskin? Saya rasa, salah satu sebabnya karena banyaknya mafia proyek di Aceh. Dan itu bukan rahasia lagi, yang mengatur semua pemenangan tender proyek seperti desas-desus yang selama ini beredar. Karena itu, kita minta penegak hukum membasmi mafia proyek tersebut agar ada pemerataan ekonomi di Aceh,” ungkap Fachrul.

 

Menurut Senator Fachrul Razi, penegakan hukum bisa mencegah mafia-mafia tersebut berhenti memonopoli pemenangan proyek. Dengan begitu, ujarnya, tidak ada lagi perputaran uang hanya di kalangan satu kelompok saja.

 

“Bayangkan jika hanya satu kelompok saja yang bermain proyek, maka yang lain gigit jari. Proses peredaran uang terhambat, sehingga masyarakat susah terus, karena uang APBA dan Otsus tidak beredar di masyarakat,” ungkapnya.

 

Fachrul Razi juga menolak pernyataan yang mengatakan bahwa yang menikmati Dana Otsus selalu dituduhkan kepada mantan kombatan GAM dan korban konflik, padahal mereka masih hidup di bawah garis kemiskinan. *Sementara, mafia proyek masih terus menikmati hasil atas perjuangan mereka,” kecamnya.

 

“Karena itu, sekali lagi kami minta kepada penegak hukum di Aceh, khususnya Kepolisian dan Kejaksaan, jangan takut, basmi semua mafia proyek tersebut walaupun mereka orang dekat dengan Plt Gubernur Aceh,” tegas Fachrul.

 

Senator DPD RI asal Aceh ini juga meminta kepada masyarakat sipil dan media untuk mengawasi proyek dan penggunaan anggaran di Aceh.

 

“Kami sudah komunikasikan dengan KPK RI untuk mengawasi masalah ini, dan Aceh masih dalam pantauan ketat KPK RI,” tutupnya. (FRZ/003)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada! Penipuan Rekrutmen Mengatasnamakan PLN

    Waspada! Penipuan Rekrutmen Mengatasnamakan PLN

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  15 September 2020   Waspada! Penipuan Rekrutmen Mengatasnamakan PLN     JAKARTA,  INDEX  – PLN mengimbau para pelamar kerja yang berminat untuk bergabung ke PLN berhati-hati terhadap maraknya penipuan terkait rekrutmen yang mengatasnamakan PLN. Vice President Public Relations PLN, Arsyadany G. Akmalaputri menjelaskan, PLN tidak melakukan korespondensi terkait rekrutmen dan tidak memungut biaya […]

  • Kapolri Menjadi Irup pada Tupdik Sespimti Polri Dikreg ke-28 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-59 T.A. 2019

    Kapolri Menjadi Irup pada Tupdik Sespimti Polri Dikreg ke-28 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-59 T.A. 2019

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Bandung, Selasa  10  Desember 2019   Kapolri Menjadi Irup pada Tupdik Sespimti Polri Dikreg ke-28 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-59 T.A. 2019   JABAR, INDEX  –  Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si Menjadi Irup pada Tupdik Sespimti Polri Dikreg ke-28 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-59 T.A. 2019 bertempat di Gedung Utaryo Suryawinata Sespim Lemdiklat […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 18 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  19  November 2023 Renungan  Joger  

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Sabtu, 1 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  02  April  2023   Renungan JOGER

  • Kunjungi LDII, Kapolri Bahas Da’i Kamtibmas Hingga Moderasi Beragama

    Kunjungi LDII, Kapolri Bahas Da’i Kamtibmas Hingga Moderasi Beragama

    • calendar_month Selasa, 9 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Jakarta,  Selasa 9 Maret 2021   Kunjungi LDII, Kapolri Bahas Da’i Kamtibmas Hingga Moderasi Beragama   JAKARTA,  indonesiaexpose.co.id –  Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran bersilaturahmi dengan pengurus pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Beberapa hal dibahas, diantaranya bagaimana memaksimalkan peran Dai untuk menyampaikan pesan Kamtibmas hingga moderasi beragama. Kapolri mengatakan, dengan pendekatan […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  28  April 2022   Renungan  JOGER  

expand_less