Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Menjadikan Media Sosial Jembatan Pemimpin dan Masyarakat

Menjadikan Media Sosial Jembatan Pemimpin dan Masyarakat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 12 Jun 2021
  • visibility 176
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Sabtu  12 Juni  2021

 

Menjadikan Media Sosial Jembatan Pemimpin dan Masyarakat

(foto/ilustrasi)

 

Jakarta, indonesiaexpose.co.id  –  Media sosial menjadi salah satu alat untuk menyebarkan informasi. Peran media sosial dinilai sangat penting di era digital saat ini. Sebut saja Facebook, Twitter, dan Instagram.

Deputy Head of Media Relations of Communication Reputation Departement LSPR Bali, Rizka Septiana, M.Si., IAPR menjelaskan, media sosial itu dinilai efektif untuk memberikan informasi tentang apapun. Hal itu berpotensi untuk meningkatkan partisipasi publik terhadap suatu hal.

“Tidak diragukan lagi banyak manfaat yang diberikan semua platform media sosial, seperti penyebaran informasi secara aktual, berkomunikasi secara langsung antara komunikator (pemilik akun) dan komunikan (followers) secara real time, dan lain-lain. Hal ini memberikan keuntungan salah satunya meningkatkan koneksi, bahkan meningkatkan kesadaran masyarakat ataupun sosialisasi program kegiatan sebuah perusahaan,” tutur Rizka di Jakarta, Minggu (13/6/2021).

Penggunaan media sosial membuat masyarakat mengetahui kegiatan seseorang, baik publik figur sampai politsi. Pengguna dapat terhubung secara langsung dengan mereka.

Bagi politisi, media sosial bisa menjadi tunggangan yang baik untuk kampanye. Mereka aktif mengenalkan program atau kegiatan yang sedang dilakukan.

Namun, alih-alih aktif, banyak orang berpendapat bahwa upload-an di media sosial berbeda jauh dari aslinya mereka (politisi) dinilai hanya terkenal di dunia maya ketimbang di dunia nyata.

Beberapa waktu lalu, seorang politisi memberikan paparan terkait nya saat acara yang digelar di Semarang. Beliau setuju bahwa kehadiran pemimpin utama sebaiknya ada di tengah rakyat. Dengan pernyataan lengkapnya “Pemimpin itu ke depan adalah pemimpin yang ada di lapangan. Pemimpin yang memang dilihat teman-temannya, orang-orang yang mendukungnya. Ada di lapangan, dan bukan hanya di media ataupun media sosial.”

Menurutnya, seorang pemimpin harusnya bekerja di lapangan, demi memberikan manfaat dan hasil nyata kepada masyarakat umum.

“Hanya sangat disayangkan pernyataan tersebut diberitakan dengan menghilangkan esensi pernyataan tersebut sehingga memperkeruh bahkan menimbulkan situasi maupun persepsi buruk atasnya,” sambungnya.

Dari terjun langsung bersama rakyat, pemimpin dapat mendengar suara warganya. Suara itu yang mencerminkan kebutuhan akan kebijakan-kebijakan yang nantinya akan dikeluarkan dan dilaksanakan oleh pemerintah.

Hal ini di ungkapkan Puan Maharani yang berbagi pengalamannya sendiri saat kampanye berbulan-bulan sejak Pemilu pertamanya.

Diceritakannya, Ia harus menginap di daerah, berangkat pagi dan pulang dini hari. Hal ini merupakan usaha beliau untuk mencoba Mengenali dan memahami tantangan yang dihadapi oleh masyarakat yang akan memilihnya.

Dalam kunjungannya ke Sulawesi Utara lalu beliau memaparkan “Kita (wakil rakyat) ada di sini ujung-ujungnya untuk kesejahteraan rakyat. Kita akan berguna untuk melayani masyarakat dan masyarakat harus kita bantu untuk kesejahteraan mereka,”.

Jika aspirasi rakyat sudah dimengerti, pemimpin dapat menentukan porsi-porsi prioritas dalam kebijakannya. Ini akan berpengaruh pada penyaluran anggaran hingga undang-undang yang menguntungkan rakyat.

Sebagai pemimpin, alangkah baik jika ke depannya dapat mengkombinasikan kedekatan langsung dan tidak langsung pada rakyat. Media sosial digunakan bukan untuk tampil, tetapi mendengarkan keinginan-keinginan masyarakat. Media sosial menjadi perpanjangan kehadiran seorang pemimpin untuk yang dipimpinnya.

Dengan begitu, tercipta kedekatan yang nyata antara pemimpin dan masyarakat. Kepercayaan pun terbangun untuk menjalankan sistem kenegaraan yang adil dan mensejahterakan masyarakat.

Sebagai masyarakat umum, kita harus belajar menelaah pernyataan dengan mata dan hati terbuka, tanpa ada tendensi negatif sehingga meragukan bahkan memperkeruh keadaan dengan pernyataan-pernyataan keras yang tidak ada landasan, ataupun karena merasa media sosial adalah ajang unjuk gigi bersama.

Media sosial adalah channel atau saluran, pemilik akunnya lah tetap bertanggungjawab atas apapun yang ditulisnya. Berpikir 1000 kali sebelum melakukan posting di media sosial, karena apapun yang kita tulis memperlihatkan sejatinya diri kita sendiri. Kecintaan kita kepada Indonesia bukan dengan rajinnya ‘jempol’ kita, namun dengan hasil kerja sesungguhnya untuk sekitar kita.

Indonesia bersatu, bersatu untuk Indonesia.

(002)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  19 Desember 2023  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 14 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 720
    • 0Komentar

    Bali, Minggu   15  Mei 2022   Renungan  JOGER  

  • PLN Siapkan  Tiga FaseA untuk   Jalankan  Prosedur  Kerja  New  Normal

    PLN Siapkan  Tiga FaseA untuk   Jalankan  Prosedur  Kerja  New  Normal

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Jakarta,  Rabu  27 Mei 2020   PLN Siapkan  Tiga FaseA untuk   Jalankan  Prosedur  Kerja  New  Normal JAKARTA,  INDEX   – PLN terus bersiap menghadapi tatanan kehidupan baru atau new normal berdampingan dengan virus corona atau Covid-19. Guna mencegah penyebaran Covid-19 dan tetap dapat beraktivitas, PLN menyiapkan protokol pelaksanaan kerja dalam kondisi new normal yang dituangkan dalam […]

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Bandung, Minggu  26  April  2020

  • Trisno Nugroho Kepala BI Bali : Peningkatan Harga Pangan Dorong Inflasi Juni 2022

    Trisno Nugroho Kepala BI Bali : Peningkatan Harga Pangan Dorong Inflasi Juni 2022

    • calendar_month Minggu, 3 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu 03 Juli 2022   Trisno Nugroho Kepala BI Bali : Peningkatan Harga Pangan Dorong Inflasi Juni 2022 Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho Bali, indonesiaexpose.co.id – Berdasarkan rilis BPS Provinsi Bali, inflasi Bali pada bulan Juni 2022 mencapai 0,92% (mtm), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,71 % (mtm) dan lebih […]

  • Kapolri Minta Seluruh Kapolda Maksimalkan PPKM Mikro dan Kawal Pemulihan Ekonomi

    Kapolri Minta Seluruh Kapolda Maksimalkan PPKM Mikro dan Kawal Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 1 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu 2 Juni  2021   Kapolri Minta Seluruh Kapolda Maksimalkan PPKM Mikro dan Kawal Pemulihan Ekonomi   Jakarta,indonesiaexpose.co.id  –  Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin video conference (vicon) kepada seluruh kapolda dalam rangka mengecek langsung upaya penanganan pandemi Covid-19 setelah Lebaran, Selasa (1/6/2021). Para kapolda yang dipilih memaparkan hasil penanganan Covid-19 diwilayahnya masing- […]

expand_less