Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Menjadikan Media Sosial Jembatan Pemimpin dan Masyarakat

Menjadikan Media Sosial Jembatan Pemimpin dan Masyarakat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 12 Jun 2021
  • visibility 226
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Sabtu  12 Juni  2021

 

Menjadikan Media Sosial Jembatan Pemimpin dan Masyarakat

(foto/ilustrasi)

 

Jakarta, indonesiaexpose.co.id  –  Media sosial menjadi salah satu alat untuk menyebarkan informasi. Peran media sosial dinilai sangat penting di era digital saat ini. Sebut saja Facebook, Twitter, dan Instagram.

Deputy Head of Media Relations of Communication Reputation Departement LSPR Bali, Rizka Septiana, M.Si., IAPR menjelaskan, media sosial itu dinilai efektif untuk memberikan informasi tentang apapun. Hal itu berpotensi untuk meningkatkan partisipasi publik terhadap suatu hal.

“Tidak diragukan lagi banyak manfaat yang diberikan semua platform media sosial, seperti penyebaran informasi secara aktual, berkomunikasi secara langsung antara komunikator (pemilik akun) dan komunikan (followers) secara real time, dan lain-lain. Hal ini memberikan keuntungan salah satunya meningkatkan koneksi, bahkan meningkatkan kesadaran masyarakat ataupun sosialisasi program kegiatan sebuah perusahaan,” tutur Rizka di Jakarta, Minggu (13/6/2021).

Penggunaan media sosial membuat masyarakat mengetahui kegiatan seseorang, baik publik figur sampai politsi. Pengguna dapat terhubung secara langsung dengan mereka.

Bagi politisi, media sosial bisa menjadi tunggangan yang baik untuk kampanye. Mereka aktif mengenalkan program atau kegiatan yang sedang dilakukan.

Namun, alih-alih aktif, banyak orang berpendapat bahwa upload-an di media sosial berbeda jauh dari aslinya mereka (politisi) dinilai hanya terkenal di dunia maya ketimbang di dunia nyata.

Beberapa waktu lalu, seorang politisi memberikan paparan terkait nya saat acara yang digelar di Semarang. Beliau setuju bahwa kehadiran pemimpin utama sebaiknya ada di tengah rakyat. Dengan pernyataan lengkapnya “Pemimpin itu ke depan adalah pemimpin yang ada di lapangan. Pemimpin yang memang dilihat teman-temannya, orang-orang yang mendukungnya. Ada di lapangan, dan bukan hanya di media ataupun media sosial.”

Menurutnya, seorang pemimpin harusnya bekerja di lapangan, demi memberikan manfaat dan hasil nyata kepada masyarakat umum.

“Hanya sangat disayangkan pernyataan tersebut diberitakan dengan menghilangkan esensi pernyataan tersebut sehingga memperkeruh bahkan menimbulkan situasi maupun persepsi buruk atasnya,” sambungnya.

Dari terjun langsung bersama rakyat, pemimpin dapat mendengar suara warganya. Suara itu yang mencerminkan kebutuhan akan kebijakan-kebijakan yang nantinya akan dikeluarkan dan dilaksanakan oleh pemerintah.

Hal ini di ungkapkan Puan Maharani yang berbagi pengalamannya sendiri saat kampanye berbulan-bulan sejak Pemilu pertamanya.

Diceritakannya, Ia harus menginap di daerah, berangkat pagi dan pulang dini hari. Hal ini merupakan usaha beliau untuk mencoba Mengenali dan memahami tantangan yang dihadapi oleh masyarakat yang akan memilihnya.

Dalam kunjungannya ke Sulawesi Utara lalu beliau memaparkan “Kita (wakil rakyat) ada di sini ujung-ujungnya untuk kesejahteraan rakyat. Kita akan berguna untuk melayani masyarakat dan masyarakat harus kita bantu untuk kesejahteraan mereka,”.

Jika aspirasi rakyat sudah dimengerti, pemimpin dapat menentukan porsi-porsi prioritas dalam kebijakannya. Ini akan berpengaruh pada penyaluran anggaran hingga undang-undang yang menguntungkan rakyat.

Sebagai pemimpin, alangkah baik jika ke depannya dapat mengkombinasikan kedekatan langsung dan tidak langsung pada rakyat. Media sosial digunakan bukan untuk tampil, tetapi mendengarkan keinginan-keinginan masyarakat. Media sosial menjadi perpanjangan kehadiran seorang pemimpin untuk yang dipimpinnya.

Dengan begitu, tercipta kedekatan yang nyata antara pemimpin dan masyarakat. Kepercayaan pun terbangun untuk menjalankan sistem kenegaraan yang adil dan mensejahterakan masyarakat.

Sebagai masyarakat umum, kita harus belajar menelaah pernyataan dengan mata dan hati terbuka, tanpa ada tendensi negatif sehingga meragukan bahkan memperkeruh keadaan dengan pernyataan-pernyataan keras yang tidak ada landasan, ataupun karena merasa media sosial adalah ajang unjuk gigi bersama.

Media sosial adalah channel atau saluran, pemilik akunnya lah tetap bertanggungjawab atas apapun yang ditulisnya. Berpikir 1000 kali sebelum melakukan posting di media sosial, karena apapun yang kita tulis memperlihatkan sejatinya diri kita sendiri. Kecintaan kita kepada Indonesia bukan dengan rajinnya ‘jempol’ kita, namun dengan hasil kerja sesungguhnya untuk sekitar kita.

Indonesia bersatu, bersatu untuk Indonesia.

(002)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • ITB Stikom Bali

    ITB Stikom Bali

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  23  September  2021 ITB Stikom Bali  

  • Kasus Sembuh dan Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar meningkat 92,21 persen

    Kasus Sembuh dan Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar meningkat 92,21 persen

    • calendar_month Kamis, 11 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Denpasar,  Kamis  11 Maret  2021   Kasus Sembuh dan Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar meningkat 92,21 persen   Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Tingkat kesembuhan pasien Covid -19 di Kota Denpasar per hari ini, Kamis (11/3/2021) bertambah sebanyak 26 orang. Sementara itu, kasus meninggal dunia nihil. “Perkembangan […]

  • Upaya Percepatan Kemandirian Fiskal Daerah, Bapenda Kota Denpasar Gelar FGD

    Upaya Percepatan Kemandirian Fiskal Daerah, Bapenda Kota Denpasar Gelar FGD

    • calendar_month Jumat, 20 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 20 Oktober 2023 Upaya Percepatan Kemandirian Fiskal Daerah, Bapenda Kota Denpasar Gelar FGD   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Dalam upaya akselerasi percepatan kebijakan fiskal daerah, meningkatkan kualitas belanja daerah, harmonisasi kebijakan fiskal pusat dan daerah serta perbaikan kualitas dan pemerataan pelayanaan kepada masyarakat, Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar melaksanakan Focus […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  11  Oktober  2020   Renungan  JOGER    

  • Pemerintah Kabupaten Tabanan Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan & Kuningan Tahun 2024

    Pemerintah Kabupaten Tabanan Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan & Kuningan Tahun 2024

    • calendar_month Senin, 26 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Tabanan, Senin  26  Februari  2024 Pemerintah Kabupaten Tabanan Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan & Kuningan Tahun 2024   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam hal ini, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, dan Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan, SE, mengucapkan, selamat merayakan Hari Suci Galungan dan Kuningan kepada umat […]

  • Tim Gabungan Gelar Operasi Yustisi Penegakan Prokes di Kawasan Desa Pemecutan Kelod, 10 Orang di Ganjar Denda, 1 Orang Lainya Dilakukan Pembinaan

    Tim Gabungan Gelar Operasi Yustisi Penegakan Prokes di Kawasan Desa Pemecutan Kelod, 10 Orang di Ganjar Denda, 1 Orang Lainya Dilakukan Pembinaan

    • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  31  Maret  2021     Tim Gabungan Gelar Operasi Yustisi Penegakan Prokes di Kawasan Desa Pemecutan Kelod, 10 Orang di Ganjar Denda, 1 Orang Lainya Dilakukan Pembinaan   Pelaksanaan Razia Penegakan Prokes di kawasan simpang Jalan Imam Bonjol – Jalan Gunung Soputan, Desa Pemecutan Kelod, Rabu (31/3/2021).   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Guna mengantisipasi […]

expand_less