Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali »

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
  • visibility 173
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa 23 November 2021

 

Menteri PPPA, Kepala BKKBN RI dan Walikota Denpsar Komitmen Bersama Pencanangan Desa Ramah Perempuan, Peduli Anak, dan Desa Bebas Stunting

 

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), IGA. Bintang Darmawati, bersama Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo memperkuat sinergi dan kolaborasi program, serta kegiatan khususnya terkait percepatan penurunan stunting di tingkat pusat hingga daerah untuk mendukung tercapainya target penurunan angka stunting menjadi 14 persen pada 2024 mendatang.

Dimana kali ini Kementerian PPPA dan BKKBN bersinergitas bersama Walikota Denpasar IGN. Jaya Negara melaksanakan Pendatanganan Komitmen Bersama Pencanangan Desa Ramah Perempuan, Peduli Anak dan Desa Bebas Stunting serta Kampung Keluarga Berkualitas, Selasa (23/11) di Teba Majelangu Desa Kesiman Kertalangu Denpasar.

Tampak hadir juga dalam kesempatan ini, Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Gusti Ngurah Gede, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Istri Wakil Walikota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta instasi dan perangkat daerah terkait lainya.

Kemen PPPA kata Bintang Dramawati telah melakukan berbagai upaya, diantaranya melalui Program Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3), Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), berbagai program pencegahan stunting yang terintegrasi dalam Puskesmas Ramah Anak, Sekolah Ramah Anak, Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA), Pusat Kreativitas Anak, memperkuat sinergi dengan jaringan Forum Anak, dan pemberian edukasi mengenai perkawinan anak dan kehamilan di usia dini yang terus digalakkan hingga tingkat akar rumput, serta optimalisasi layanan rujukan akhir bagi korban kekerasan perempuan dan anak, melalui layanan SAPA 129.

“Kami juga terus memperkuat kelembagaan dan peran serta masyarakat, serta memberikan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Perlindungan Perempuan dan Anak kepada Pemerintah Daerah yang kali ini komitmen dengan Pemerintah Kota Denpasar. Hal ini bertujuan untuk membantu daerah meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Dimana saya sangat mengapresiasi Pemerintah Kota Denpasar karena telah berperan aktif didalam menanggulangi masalah perempuan dan anak,” kata Bintang Darmawati.

Sementara, Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo, mengungkapkan melalui mandat Peraturan Presiden (Perpres) No.72/2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting diharapkan Pemerintah Daerah melalui para Kepala Dinas dapat menggerakkan para pemangku kepentingan termasuk masyarakat luas untuk bersinergi sehingga menjadi kekuatan besar dalam menurunkan angka stunting di Indonesia.

“Melalui Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN AKSI), Pemerintah melalui BKKBN berupaya menajamkan intervensi dari hulu untuk mencegah anak terlahir dengan kondisi stunting. Faktor sensitif seperti lingkungan yang kumuh, sanitasi tidak baik, serta kemiskinan menjadi perhatian penting, namun faktor spesifik yaitu pada 1000 hari pertama kehidupan anak, bahkan mulai dari proses sebelum menikah hingga setelah melahirkan, proses ini harus dikawal bersama-sama,” jelas Hasto.

Walikota Denpasar IGN. Jaya Negara mengatakan, terkait dengan percepatan penurunan stunting dan penandatanganan komitmen desa ramah perempuan dan peduli anak, serta pencanangan desa ramah perempuan dan peduli anak (DRPPA), kampung keluarga berkualitas (KKB), dan desa bebas stunting di desa Kesiman Kertalangu. Kota Denpasar.

Pencanangan kampung keluarga berkualitas di desa Kesiman Kertalangu adalah upaya mendekatkan pelayanan dan pembangunan sektor terintegrasi ke desa. Sehingga diharapkan dapat mewujudkan pembangunan keluarga yang lebih berkualitas. Di Desa Kesiman Kertalangu sendiri capaian persentase aseptor KB cukup tinggi karena telah secara rutin mengadakan pelayanan KB gratis yang di selenggarakan oleh Dinas PPP3AP2KB.

Dengan dilaksanakannya pencanangan dan pendatanganan komitmen bersama pada hari ini diharapkan dapat mendorong seluruh komponen untuk mencapai kemajuan pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang pembangunan serta dapat mendorong semua pihak untuk memberikan perhatian, akan pentingnya eksistensi perempuan dan anak dalam berbagai sektor yang akan dapat membawa pengaruh positif bagi peningkatan kualitas hidup, pemenuhan hak dan kemajuan perempuan dan anak serta memberikan keyakinan besar bahwa apabila diberi peluang dan kesempatan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan yang dimilikinya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan Penyerahan Piala Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dan Kota Layak Anak (KLA) dari Menteri PPPA RI Kepada Walikota Denpasar. Dan Penyerahan PMT serta Paket Sayuran dan Olahan Ikan Kepada Ibu Hamil, Balita Gizi Kurang, dan balita terindikasi Stunting serta Penyerahan Permainan Anak, Pencanangan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak, Kampung Keluarga Berkualitas dan Desa Bebas Stunting, serta Penanaman Padi Bersama Anak-Anak.

(Adv).

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  09  April  2024 Renungan  Joger  

  • DPR RI Komisi VII Sorotin Kekacauan Tata Ruang : Dari Raja Ampat hingga Kelingking Bali

    DPR RI Komisi VII Sorotin Kekacauan Tata Ruang : Dari Raja Ampat hingga Kelingking Bali

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin  17  November  2025 DPR RI Komisi VII Sorotin Kekacauan Tata Ruang : Dari Raja Ampat hingga Kelingking Bali   Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty . Foto/ist) Jakarta , indonesiaexpose.co.id – Kritik tajam datang dari Kompleks Parlemen Senayan. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menyentil Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana […]

  • Hari  Jadi  Provinsi   Bali ke-65

    Hari  Jadi  Provinsi   Bali ke-65

    • calendar_month Selasa, 8 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  09  Agustus  2023 Hari  Jadi  Provinsi   Bali ke-65  

  • Kelurahan Penatih Wakili Denpasar Dalam Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Bali 2021

    Kelurahan Penatih Wakili Denpasar Dalam Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Bali 2021

    • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 16 Juni 2021   Kelurahan Penatih Wakili Denpasar Dalam Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Bali 2021     Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Kota Denpasar merupakan kompetisi dan evalusi hasil pembangunan desa dan kelurahan yang dapat mendorong kebersamaan dari tingkat kota, provinsi, dan nasional. Dimana kali ini Kelurahan Penatih mewakili Kota […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 13 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Bali, Senin  14 Juni  2021   Renungan  JOGER  

  • Hadiri Karya Ngenteg Linggih Banjar Anggabaya. Wawali Jaya Negara “Ngayah Nopeng”.

    Hadiri Karya Ngenteg Linggih Banjar Anggabaya. Wawali Jaya Negara “Ngayah Nopeng”.

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  23  Agustus  2020   Hadiri Karya Ngenteg Linggih Banjar Anggabaya. Wawali Jaya Negara “Ngayah Nopeng”.       BALI,  INDEX  –  Wakil Walikota Denpasar, IGN. Jaya Negara menghadiri karya Mamungkah Lan Ngenteg Linggih Pura Demung Banjar Adat Anggabaya, Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur. Pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih berkenaan dengan selesainya renovasi Bale Kulkul […]

expand_less