Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali »

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 2 Jul 2022
  • visibility 85
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nusa Dua, Sabtu  02  Juli  2022

 

Menhan Prabowo Dorong Revolusi STEM, Aptisi Tuntut Hapus Biaya Akreditasi dan Jatah KIP

Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto saat memberikan sambutan di acara RPPP ke-1 APTISI di Nusa Dua, Bali, Sabtu (02/7/2022).

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto mendorong perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di seluruh Indonesia untuk masuk dalam revolusi STEM guna menghasilkan sarjana yang berkualitas dibidang Science, Technology, Engineering and Mathematics atau STEM. Menurut Prabowo, Indonesia masih jauh tertingal dari negeri lain, terutama Amerika dan Tiongkok.

“Tiap tahun RRT menghasil sarjana STEM sebanyak 1,3 juta orang, sedangkan USA menghasilkan sarjana STEM sebanyak 300 ribu  orang,” kata Prabowo di depan depan para Pengurus Pusat Asosiasi Peguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (Aptisi), rektor PTS dan BEM PTS seluruh Indonesia di Nusa Dua, Bali, Sabtu (02/7/2022).

Prabowo kemudian memperlihatkan bukti lain betapa Indonesia masih tertinggal dibidang pengusaan teknologi canggih, khusus super computer.

“Tahun 1996 Indonesia hanya punya 1 super computer, RRT masih nol (kosong). Tapi tahun 2017 RRT sudah memiliki 167 buah super computer, sedangakan USA memiliki 165 buah super computer,” sebut Prabowo. “RRT kini unggul dalam jumlah produksi computer, semi conductor, komunikasi dan obat-abatan,” lanjut Prabowo.

Sementara itu Ketua Umum Aptisi Pusat Dr. M. Budi Djatmiko mendesak pemerintah untuk lebih memperhatikan PTS yang selama ini memberikan kontribusi besar terhadap negeri ini. Hasil Rembuk Nasional dan Rapat Pengurus Pusat Pleno di Bali memutuskan sedikitnya tujuh poin untuk disampaikan kepada pemerintah, namun ada tiga poin yang menurut Budi sangat penting dan wajib direspon pemerintah. Pertama, hapus biaya akreditasi mandiri, kedua perbaiki sistem uji komptensi dan ketiga jatah beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Budi Djatmiko menjelaskan, saat ini ada tiga jenis biaya akreditasi yakni Rp 50 juta, Rp 79 juta dan Rp 82 juta.

“Aptisi keberatan dengan biaya akreditasi mandiri tersebut dengan tiga alasan. Pertama terlalu mahal. Kedua biaya itu bisa dibayar oleh pemerintah sehingga tidak perlu dibebankan kepada PTS. Ketiga, Aptisi mengajukan isian akrediitasi berbasis Block Chain sehingga tidak berbayar dan tidak perlu mendatangkan asesor tapi kami direview dan langsung keluar (status akredtasi PTS),” terang Budi Djatmiko.

Tuntutan kedua, adalah Aptisi mendesak pemerintah menaikan jumlah mahasiswa PTS penerima beasiswa KIP Kuliah. Dia menyebut, tahun 2020 mahasiswa PTS hanya kebagian 5 persen jatah beasiswa KIP Kuliah, tahun 2021 naik menjadi 65 persen, sekarang tahun 2022 malah turun lagi menjadi 50 persen.

“Padahal saat ada 4530 PTS dibawah Aptisi dengan jumlah mahasiswa sekitar 6 juta orang dari total 9 juta mahasiswa Indoneaia,” beber Budi Djatmiko.

Menurutya apa yang disepakati Aptisi di Bali atau lebih tepat tuntutan Aptisi ini akan segera disampaikan kepada Presiden Jokowi oleh Pengurus Pusat Aptisi.

Tuntutan Aptisi supaya hapus biaya akreditasi.

“Ini saya harus menyampaikan, saya harus mengingatkan kepada para pemegang kebijakan, jangan salahkan saya, kalau mau turuti suara Aptisi semuanya free, gratis. Kalau tidak, BEM PTS seluruh Indonesia akan turun ke Jakarta Agustus mendatang untuk menyampaikan aspirasi ini,” tegas Budi Djatmiko.

Menyinggung paparan Menhan Prabowo Subianto tentang permaslahan bangsa saat ini, Budi Djatmiko sangat mengapresiasi ide dan cara-cara Prabowo menyelesaikan permasalahan bangsa.

“Tadi hampir semua pimpinan perguruan tinggi mendukung cara pak Prabowo menyelesaikan permasalahan bangsa.
walaupun saya tidak tahu apakah beliau mau majau atau tidak (dalam Pilres 2024-red) tapi pemikiran-pemikiran beliau tadi sangat diapresiaai oleh para pimpinan perguruan tinggi seluruh indonesia.

Masalahnya apakah beliau mau jadi calon presiden atau tidak, yang jelas Aptisi mendukung pemikiran-pemikran beliau,” tandas Budi Djatmiko.(Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  02  September  2020     Evaluasi Penanganan Covid 19 Di Denpasar. Rai Mantra Minta GTPP Lebih Gencar Edukasi Dan Pengawasan Protokol Kesehatan   BALI, INDEX – Guna mengoptimalkan penanganan serta mengevaluasi perkembangan covid-19 di Kota Denpasar agar dapat diminimalisir sesuai dengan yang diharapkan Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra meminta Gugus Tugas Percepatan […]

    • calendar_month Sabtu, 23 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 23 Juli 2022  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 25 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Bali,  Selasa  26  September 2023 Renungan  Joger

  • Bukit Ser Jadi Perhatian Serius DPRD Bali

    Bukit Ser Jadi Perhatian Serius DPRD Bali

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Denpasar , Selasa  30  Desember  2025 Bukit Ser Jadi Perhatian Serius DPRD Bali   Komisi I DPRD Provinsi Bali menggelar RDP  terkait dugaan permasalahan pertanahan dan pemanfaatan ruang di kawasan Bukit Ser, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kab. Buleleng, pada Senin, 29 Desember 2025.   Bali, indonesiaexpose.co.id  — Dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan serta menindaklanjuti pengaduan […]

    • calendar_month Jumat, 11 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 11 November 2022 Jaya Negara Buka Diskusi Hukum Permasalahan LPD, Wicara Atau Tindak Pidana     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Guna meningkatkan pemahaman dan sebagai bentuk pengembangan kompetensi Pengurus dan Pengawas LPD di Wilayah Kota Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Denpasar mengadakan kegiatan seminar diskusi Hukum dengan topik “Permasalahan […]

expand_less