Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Melawan lupa : Sejarah Perang Besar Puputan Benteng Jagaraga di Buleleng Bali 

Melawan lupa : Sejarah Perang Besar Puputan Benteng Jagaraga di Buleleng Bali 

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 7 Mei 2023
  • visibility 442
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gianyar, Senin  08  April 2023

Melawan lupa : Sejarah Perang Besar Puputan Benteng Jagaraga di Buleleng Bali

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Perang Besar Puputan Benteng Jagaraga di Buleleng Bali dan prakarsa Ide Anak Agung Gde Agung yang mengusulkan agar kepada Adipati Agung ( Panglima Perang) Gusti Ketut Djelantik dianugrahi Gelar Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Pusat.

Hal ini di ungkapkan Ida Bagus Rai Jendra alias Kakyang Rai saat di temui jurnalis Indonesiaexpose.co.id  di jalan Patih Jelantik Gianyar , saat di tanya   mengapa Gusti Ketut Djelantik dianugrahi pahlawan nasional,Gianyar-Bali, Minggu (7/5/2023).

” Berdasarkan penelitian kajian sejarah yang mendalam, betapa heroiknya perjuangan Gusti Ketut Djelantik sebagai Panglima Perang yang memimpin ribuan pasukan laskar Bali melawan ribuan pasukan Belanda yang dipimpin Jenderal Michiels,” jelasnya.

Lebih lanjut dipaparkan, Perang puputan Jagaraga terjadi tgl 15 April tahun 1849, merupakan simbul awal pertempuran frontal skala besar yang dilakukan laskar Bali sebagai wujud nyata perlawanan terhadap penjajah Belanda. Dan baru setengah abad kemudian diikuti perang Puputan Badung tahun 1906, disusul Puputan Klungkung tahun 1908 dan puputan Margarana tahun 1946.

Sebagai gambaran singkat bagaimana kondisi Benteng Jagaraga dari sumber sejarah yang diteliti berdasarkan dokumen dan arship penting baik di Leiden Belanda, arship Nasional ,arship Daerah Bali maupun dokumen pribadi Ide Anak Agung Gde Agung yang tertuang dalam buku” Bali Pada Abad 19″. Benteng Jagaraga sebenarnya adalah hasil karya Adipati Agung Gusti Ketut Djelantik dimana sejak hubungan Kerajaan Buleleng dengan Pemerintah Hindia Belanda menjadi tegang bulan Oktober 1844, Gusti Ketut Djelantik yakin bahwa perang antara kedua belah pihak tidak dapat dihindarkan.

Mulai saat itu dirancanglah suatu siasat peperangan dengan membangun benteng pertahanan dan dipilihlah Desa Jagaraga yang letaknya sangat strategis dan tidak bisa dijangkau oleh tembakan meriam kapal perang Belanda. Selain itu Desa Jagaraga dikelilingi oleh jurang yang dalam di bagian timur dan barat yang menyulitkan bagi pasukan artileri musuh.

Kubu pertahanan yang dibangun terdiri dari 4 benteng yang diperkuat dan dikelilingi oleh tembok dan parit yang dalam. Selain itu seluruh dataran dimuka Desa Jagaraga yang menghadap Desa Bungkulan penuh dengan kubu pertahanan kecil kecil. Benteng itu dipertahankan oleh pasukan Laskar Bali dengan persenjataan tombak, senapan dan juga meriam kecil ” lila ,”.

Dilihat dari sudut militer teknis dan strategis diakui oleh para akhli militer Belanda sehingga mereka sangat sulit dan setelah bersusah payah baru bisa menaklukannya.Mereka sangat kagum atas keakhlian membangun benteng tersebut sangat kuat, rapi teratur ditambah faktor kedisiplinan pasukan rakyat Bali yang mematuhi perintah panglima perang Adipati Agung Gusti Ketut Djelantik.

Kedisiplinan diakui sendiri oleh Jendral Michiels selaku panglima perang Hindia Belanda dalam pertemuan perundingan yang gagal antara kedua pihak di kota Singaraja tgl. 7 April 1849. Benteng Jagaraga bisa direbut Belanda setelah melalui pertempuran sangat dahsyat dan heroik antara ribuan pasukan Laskar Rakyat Bali yang bersenjatakan tombak, senapan dan meriam kecil yang dipimpin langsung Gusti Ketut Djelantik melawan ribuan pasukan Belanda yang datang dari Batavia, Jawa, Madura dan Lombok dengan senapan lengkap, artileri serta meriam dan dibantu lagi dari Angkatan Laut serta dipimpin oleh Jenderal Michiels.

Mengingat dan menyadari betapa besarnya dan heroiknya perjuangan Gusti Ketut Jelantik dalam memimpin pasukan Laskar Rakyat Bali melawan pasukan penjajah Belanda tersebut maka pemerintah pusat menganugrahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada Gusti Ketut Djelantik. (072)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • STTB Bandung Menuju Universitas

    STTB Bandung Menuju Universitas

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  09   April 2022   STTB Bandung Menuju Universitas   Dr. Dadang Hermawan dan Muchammad Naseer ketika bertemu Prof. Dr. Nizam dan Dr. Lukman di Gedung Ditjen Dikti Ristek, Kemendikbud Ristek, Senayan, Jakarta.     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Sekolah Tinggi Teknologi Bandung atau lebih dikenal dengan STT Bandung, yang juga salah satu Perguruan Tinggi […]

  • H.Hadi  Mulyadi Wagub  Kaltim ,    Khutbah  Idul  di  Masjid  Baitul  Muttaqien

    H.Hadi  Mulyadi Wagub  Kaltim ,    Khutbah  Idul  di  Masjid  Baitul  Muttaqien

    • calendar_month Sabtu, 22 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Samarinda, Minggu  23  April  2023 H.Hadi  Mulyadi Wagub  Kaltim ,    Khutbah  Idul  di  Masjid  Baitul  Muttaqien   (Foto/ist) Kalimantan  Timur,  indonesiaexpose.co.id  – Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menjadi khotib Salat Idulfitri 1444 H di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda, Sabtu (22/4/2023). Wagub Hadi Mulyadi mengatakan seluruh kaum muslimin saat ini sama-sama mengumandangkan […]

  • Peduli  Lingkungan, Pegadaian  Kanwi  VII  Denpasar  Dukung  Pelestarian  Penyu  Di  KPP  Jagat  Kerthi

    Peduli  Lingkungan, Pegadaian  Kanwi  VII  Denpasar  Dukung  Pelestarian  Penyu  Di  KPP  Jagat  Kerthi

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle 112
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Jembrana,  Sabtu  02 Mei 2026 Peduli  Lingkungan, Pegadaian  Kanwi  VII  Denpasar  Dukung  Pelestarian  Penyu  Di  KPP  Jagat  Kerthi   Bali,  indonesiaexpose.co.id  — Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan laut, PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar melaksanakan program Pegadaian Peduli melalui kegiatan bantuan pelestarian Penyu di KPP Jagat Kerthi. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pemimpin Wilayah VII […]

  • PLN Serahkan REC, Pelaku Usaha di Bali Ini Pakai Renewable Energy  

    PLN Serahkan REC, Pelaku Usaha di Bali Ini Pakai Renewable Energy  

    • calendar_month Rabu, 17 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 17  November  2021   PLN Serahkan REC, Pelaku Usaha di Bali Ini Pakai Renewable Energy   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – PLN UID Bali menyerahkan Renewable Energy Certificate (REC) kepada beberapa pelaku usaha yang berkomitmen terhadap penggunaan listrik dari sumber energi baru terbarukan di Kantor PLN UID Bali, Rabu (17/11). PT Langgeng Kreasi Jayaprima, PT […]

  • Bupati Tabanan Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1444 Hijriah

    Bupati Tabanan Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1444 Hijriah

    • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Tabanan, Rabu  19  April  2023 Bupati Tabanan Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1444 Hijriah  

  • Denpasar Youth Fest 2021 Resmi di Buka.Tampilkan Alffy Rev, Wonderful Indonesia.

    Denpasar Youth Fest 2021 Resmi di Buka.Tampilkan Alffy Rev, Wonderful Indonesia.

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  16  Oktober  2021   Denpasar Youth Fest 2021 Resmi di Buka.Tampilkan Alffy Rev, Wonderful Indonesia.     Pelaksanaan Gladi Pembukaan Denpasar Youth Fest 2021 di Gedung Dharma Negara Alaya Denpasar, Jumat (15/10/2021) petang. Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Denpasar Youth Fest 2021 akan resmi dibuka pada Sabtu (16/10) sore. Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya […]

expand_less