Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » DPR RI Komisi VII Sorotin Kekacauan Tata Ruang : Dari Raja Ampat hingga Kelingking Bali

DPR RI Komisi VII Sorotin Kekacauan Tata Ruang : Dari Raja Ampat hingga Kelingking Bali

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • visibility 256
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Senin  17  November  2025

DPR RI Komisi VII Sorotin Kekacauan Tata Ruang : Dari Raja Ampat hingga Kelingking Bali

 

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty . Foto/ist)

Jakarta , indonesiaexpose.co.id – Kritik tajam datang dari Kompleks Parlemen Senayan. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menyentil Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana terkait dugaan amburadulnya tata ruang pariwisata di berbagai daerah di Indonesia.

Dalam rapat kerja bersama Kementerian Pariwisata, Evita awalnya memuji kinerja Menpar yang dinilai sukses mempromosikan sektor gastronomi dan wellness tourism. Namun, Evita menegaskan bahwa promosi saja tidak cukup apabila tata ruang destinasi wisata kacau dan tidak sesuai RTRW maupun RTDN.

Evita mencontohkan dua kasus besar :

  • Tambang nikel di Raja Ampat
  • Pembangunan lift kaca di Pantai Kelingking, Nusa Penida, yang kini dihentikan oleh Pemprov Bali

Menurut Evita, pembangunan-pembangunan tersebut lolos karena adanya persoalan serius di sistem OSS – Online Single Submission, yang dinilai tidak melibatkan komunikasi dengan pemerintah daerah.

“Tata ruang destinasi kita kacau. Banyak bangunan tidak sesuai RTRW dan RTDN. Termasuk tambang nikel di Raja Ampat dan lift kaca di Kelingking yang tak pernah dikomunikasikan ke daerah. Investornya cuma bilang: kami dapat izin OSS,” ungkap Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty
dalam Rapat Kerja dengan Kementerian Pariwisata RI di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Senin (17/11/2025).

Evita menjelaskan, ketika Komisi VII melakukan kunjungan ke Bali, Gubernur Bali Wayan Koster menerangkan bahwa sistem OSS berjalan tanpa koordinasi dengan bupati maupun gubernur. Hal ini menyebabkan proyek-proyek yang tidak sesuai tata ruang tetap berjalan.

Evita menegaskan, meski bukan kesalahan Menpar, persoalan tata ruang pariwisata harus dipimpin langsung oleh Widiyanti sebagai kementerian sektor wisata.

“Ini memang bukan kesalahan Ibu Menteri. Tapi karena menyangkut pariwisata, Ibu yang harus menjadi leader untuk menyelesaikannya, ” ungkap Evita.

Selain Bali dan Raja Ampat, Politikus PDIP ini juga menyoroti persoalan tata ruang di Kalimantan Utara, Labuan Bajo, hingga Pulau Komodo, yang menurutnya semakin tumpang tindih antara kawasan pariwisata dan industri.

Ia berharap tata tuang yang amburadul di RI bisa diselesaikan dengan baik.

“Kita ke Kaltara ya, di daerah pariwisata ada industri, ini memang sekarang di Labuan Bajo, di Pulau Komodo, kita juga tahu masalah itu tata ruang itu diberi izin. Nah ini kalau kita nggak benahi sekarang ini pembangunan pariwisata kita ke depan akan lebih amburadul lagi dan akan lebih kacau. Jadi harus ada leadership dari pariwisata leading-nya untuk duduk dengan K/L, K/L terkait untuk sistem sistem ini, Bu,” imbuhnya.

Evita mendesak Menparekraf memimpin koordinasi lintas kementerian untuk memperbaiki sistem OSS dan menegakkan tata ruang pariwisata yang berkelanjutan.

Komisi VII DPR RI meminta agar pemerintah bergerak cepat memperbaiki tata ruang destinasi wisata agar pembangunan pariwisata jangka panjang tidak semakin kacau. Perkembangan isu ini akan kami laporkan selanjutnya.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 28 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Bali, Kamis   29  Desember 2022 Renungan  JOGER  

  • Lacak Kasus Positif Covid-19 :Penkab Badung Rekrut 65 Relawan

    Lacak Kasus Positif Covid-19 :Penkab Badung Rekrut 65 Relawan

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  03  November  2020   Lacak Kasus Positif Covid-19 :Penkab Badung Rekrut 65 Relawan   Foto/ist   BALI, INDEX  –  Menindaklanjuti Surat Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pusat Nomor : B-091/SATGAS/PD.01.02/10/2020, tertanggal 27 Oktober 2020, perihal Rekrutmen Relawan Contact Tracer dan Data Manager di 51 Kabupaten/Kota Provinsi Prioritas, serta guna mempercepat penanganan pandemi Covid-19, Pemerintah […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 22 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Bali, Selasa 23 Januari 2024 Renungan  Joger  

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Jumat, 22 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu 23 Juli 2022   Renungan  JOGER  

  • Sekda Alit Wiradana Hadiri Rapat Rekonsiliasi Iuran Jaminan Kesehatan Peserta Pekerja Penerima Upah BPJS Kesehatan.

    Sekda Alit Wiradana Hadiri Rapat Rekonsiliasi Iuran Jaminan Kesehatan Peserta Pekerja Penerima Upah BPJS Kesehatan.

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Mataram, Selasa  17  Juni  2025 Sekda Alit Wiradana Hadiri Rapat Rekonsiliasi Iuran Jaminan Kesehatan Peserta Pekerja Penerima Upah BPJS Kesehatan.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Sekertaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana menghadiri Rapat Rekonsiliasi Iuran Jaminan Kesehatan Peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) Pemerintah Daerah se-Provinsi Bali yang digelar oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 544
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  24 Maret  2020   Renungan  JOGER  

expand_less